<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13697954</id><updated>2011-08-06T15:04:40.922-07:00</updated><title type='text'>Perang demi keadilan</title><subtitle type='html'>Engkau adalah apa yang di dalam , yang mengendalikan hasrat. Sebagai hasrat, engkau adalah kehendak. Sebagai kehendak, engkau adalah perbuatan. Dan sebagai perbuatan, engkau adalah takdir.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cintokasiah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13697954/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cintokasiah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Erizeli Bandaro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01925231835467388002</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TABesQKVfYI/AAAAAAAAAg0/QEa_vDHW4Tc/S220/meHK.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13697954.post-7800612546961652941</id><published>2007-08-05T05:07:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T23:05:25.148-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5SBMPGOF0vs/TNZ1tAGPYzI/AAAAAAAAAvc/IPILaoJCuGk/s1600/singpore.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disebuah tempat dikawasan &lt;i&gt;financial center&lt;/i&gt; Singapore, diruang rapat dengan hembusan sejuk AC. Budiman hadir untuk suatu undangan yang akan merubah hidupnya. Tak ada cara untuk mengungkapkan ekspresinya ketika Pria berwajah sopan dengan setelan mahal mengucapkan ” Pak Budiman , semua sudah selesai. Mulai besok kami berserta team disini akan bekerja keras untuk menyelamatkan perusahaan anda yang terancam untuk dilelang karena lilitan hutang. ”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Pria itu duduk menghadap Budiman bersama ”team ” yang dimaksudnya. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; empat orang yang hadir disamping pria itu. Diperkenalkan satu perasatu. Satu orang sebagai lawyer yang bertugas mengatur proses settlement. &lt;span lang="SV"&gt;Kedua , fund manager yang bertugas menyiapkan skema pencairan dana dan untuk penyelamatan perusahaan. &lt;/span&gt;Yang ketiga adalah Banker yang bertugas mengatur pencairan dana itu. Yang Keempat adalah corporate secretary yang bertindak sebagai Lender bagi Budiman untuk mem bail out hutang. Budiman sadar bahwa keempat orang ini tak lebih adalah orang orang professional yang hanya bertugas sesuai printah dan dibayar untuk itu. Siapakah yang membayar. Tentu Dono. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lebih dua tahun dalam himpitan beban pikiran dan perasaan untuk mencari jalan keluar menyelamatkan perusahaannya dari resiko pengambil alihan lewat lelang,kini teratasi. Begitu mudahnya.  Mereka semua akan bekerja untuk memastikan perusahaanya selamat.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Budiman , sangat merindukan Dono. Dimana Dono kini berada. Apakah dia sehat sehat saja. Sejak terakhir pertemuan dengan Dono dua tahun lalu, dia hampir tidak pernah lagi bertemu. Namun janji Dono sebagai sahabat terpenuhi. Setiap hari dia selalu berdoa untuk sahabat terbaiknya itu. Da sadar perjuangan Dono tidaklah mudah. Atau tepatnya lebih kepada mission Impossible. Tapi kegigihan Dono lah tentu yang mebuat doa dari sahabatnya terkabulkan. Dono telah melewati proses takdir yang begitu rumit dan berat. Semua itu, disadari oleh Budiman, karena kecintaan Dono untuk semua orang terdekatnya dan tentu untuk bangsa yang sangat dicintainya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu berdiri untuk mengakhiri rapat itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Budiman mengikuti segera ikut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;berdiri. &lt;span lang="SV"&gt;Keempat mereka itu menjabat tangan Budiman , salah satu dari mereka berkata ” Kami akan berusaha dalam waktu tidak lebih sebulan masalah anda akan selesai. &lt;/span&gt;Dana sudah tersedia. Kami hanya perlu menyiapkan paper work untuk masuk kejakarta. Setelah itu semua akan berbeda untuk masa depan anda. ”&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;Budiman mengangguk dengan ceria. &lt;span lang="SV"&gt;Ketika dia akan melangkahkan kaki keluar dari ruangan rapat itu. Salah satu pria yang disebut sebagai anggota team itu berkata ” Pak, Ini ada Surat dari Pak Dono. &lt;/span&gt;Dia minta agar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini diserahkan kepada anda. ” Pria itu menyerahkan amplop kepada Budiman&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dengan simpatik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Budiman melihat amplop berisi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; itu tergeletak diatas meja kerjanya. Dia tersenyum karena itu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dari sahabat terbaiknya. Walau diamplop itu tertera Hong Kong namun dia tidak yakin Dono ada di &lt;st1:place st="on"&gt;Hong  Kong&lt;/st1:place&gt;. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mungkin ada disebuah benua disuatu negara jauh ribuan mill dari tempat dia berada. Amplop itu dibukannya dengan hati hati dan mulai membaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Pada waktu awal berjumpa , yang nampak oleh ku adalah kamu yang muram dan lelah. Aku tidak pernah mengenalmu sebelumnya, apalagi bertemu. Tapi pandangan pertama kita meyakinkanku bahwa kamu bukan orang biasa. Maksudku, kamu adalah seseorang yang mempunyai banyak impian namun bersemangat untuk membuat the dream come true. Memang kamu lelah namun kamu tegar dibalik kelelahan itu. Entah mengapa awal pertemuan itu membuatku semakin terobsesi tentang impianmu. Tentang harapanmu. Tentang &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; kedepan, yang harus merebut takdirnya sebagai rahmatan Lillalamin.Awalnya aku sempat terkejut ketika mendengar kamu berkata tentang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dikdirkan sebagai rahmatan Lilalamin. Tapi bila kamu berbicara , hanya 17% lahan di planet bumi yang layak ditanam dan 40% dari total lahan itu berada di Indonesia maka barulah aku dapat menyadarinya. Kamu benar dengan obsesi dan kamu benar dengan kelelahanmu bila melihat setiap hari negeri yang ditakdirkan sebagai lumbungan pangan planet bumi ini ternyata justru banyak yang hidup kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak mudah untuk menjelaskan bagaimana akupun menjadi kamu. Yang hidup dalam obsesi mengejar hari dan bergulat dengan segala rintangan untuk sebuah harapan agar menjadi kenyataan. Setiap langkah ku, juga kamu, adalah catatan dari banyak keluhan orang yang memelas untuk dibela. Memelas untuk perlindungan dari system negara yang korup. Mengapa yang lemah dan mayoritas harus dipinggirkan oleh berbagai program?. Mengapa ? Padahal bukankah mereka yang mayoritaspun akan menjadi kekuatan besar bila menjadi mesin penggarap lahan bagi ketahanan pangan dunia. Tapi mereka juga butuh infrastukure yang kuat, penguasaan sumber daya lainnya dan tentu keberpihakan system .Ternyata kitapun tak mau lagi terus bertanya. Karena Allah meminta kita untuk berhenti bertanya kecuali berbuat. Memang berat jalan dilewati. Kamu membentuk jalan dan aku ada dibelakangmu. Kamu mengambil resiko dan akupun menghadang resiko itu. Sehingga kelak jalan itu akan terbentuk untuk mereka.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kadang akupun ingin berhenti dari semua obsesi ini. Mungkin juga kamu. Tapi kitapun tetap tersenyum kala bertemu. Entahlah,yang kutahu itu membuat kita tak terpisahkan untuk berbuat dan menanti keajaiban datang. Benarlah , sebuah perjuangan yang digayuh dengan banyak harapan dan penderitaaan akhirnya akan berhenti juga pada tambatan jiwa. Semua kemenangan terbentang. Tapi tidak membuat ku larut dalam keceriaan. Aku terus membayangkan betapa beban berat harus kamu lewati. Keberadaanku hanyalah bagian kecil dari alat perjuanganmu. Aku hanyalah fuel untuk bekerjanya mesin perjuangan. Untuk obor perjuangan agar terus menyala dan menerangi semua. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; banyak lagi rentetan yang harus dilewati sampai semuanya menjadi kenyataan untuk mereka yang miskin ilmu dan harta.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tahukah kamu, ribuan mile kita bertaut dan aku yang ada didepan orang orang yang selalu berbicara tentang laba dan laba, akhirnya harus menahan tangis ketika untaian program kemanusiaan kita teraktualkan didepan mereka. Sebuah pencerahan terbentuk dengan sendirinya.Karena didalamnya ada pesan tentang kecintaan kepada semua dan ingin menjadikan bangsa kita sebagai rahmat bagi alam semesta. Rasanya aku ingin menangis.Bukan haru tapi betapa rasa cinta itu adalah universal.Berlaku bagi siapa saja. Memang benarlah bahwa setiap manusia mempunya jiwa religius yang hanya berbicara tentang cinta dan kasih sayang. Mereka terharu maka wajahmu semakin terbayang. Tentu kamu tidak tahu tapi akupun sadar keseharianmu memang terlatih akrab dengan keharuan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sahabat, akupun tak pernah membayangkan bila pada satu langkah akhirnya aku dipertemukan dengan keajaiban. Sama seperti ketika aku bertemu dengan mu awalnya. Seseorang ini aku kenal dan akhirnya membawaku kepada sinar terang. Seperti cahaya dibukit tursina yang menggiring Musa dalam kebingungan dan ketakutan.. Namun diakui ada secercah harapan untuk diperjuangkan. Akupun , tak ingin sinar itu mengabur. Kumelangkah dan mengejar arah sinar itu. Seperti ketika dia memberikanku mandate untuk mengelola dana ofsshorenya. Tidak ada perjanjian apapun dan juga tidak ada sharing apapun. Yang ada hanyalah dia ingin agar aku berbuat. Itu saja.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lantas akupun mendapatkan jaringan dari sumber lain. Sumber yang memberikan akses tak terbatas kepada sumber sumber keuangan dunia. Sumber yang hanya diakses oleh segelintir orang. Maka tahulah aku bahwa inilah awal yang baik untuk sebuah harapan kedepan.Akupun tak pernah mengharapkan bila akhirnya aku berada didunia dimana berkumpulknya manusia rakus. Manusia yang mendewakan uang dan membuat negara menjadi pengemis. Mereka ini pulalah yang akhirnya menjadikan dunia tak lagi ada keseimbangan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Keadilan soal uang adalah ilusi bagi mereka. Tapi , kamu jangan dulu berpikir bahwa keberadaan mereka datang dengan sendirinya. Mereka ada, juga akibat budaya masyarakat yang sakit. Tak ingin berbagi kecuali menyimpan harta rapat rapat dari segala system moneter dunia. Maka merekapun menjadi kumpulan komunitas terlatih mengelola dana dari ruang yang serba rahasia. Dari sinilah aku bergerak dalam kepura puraan untuk bersiasat. Setidaknya aku harus membutakan hati dari semua yang bertentangan dengan nurani. Mungkin aku salah tapi apakah arti kesalahan ini bila setiap hari kitapun merasa bersalah karena gagal berbuat untuk keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak ingin berdebat soal Robin Hood yang pahlwan rakyat karena merampok untuk orang miskin. Atau Salahuddin Al-Ayubi yang memilih berdamai dalam kemenangan perang Hittin demi kembalinya Jarusalem untuk semua pemeluk agama samawi. Aku hanya ingin setiap perbuatan kita karena panggilan nurani kita. Allah itu maha tahu dari rahasia hati terdalam kita. Dunia hanya melihat yang nampak tapi Allah melihat yang tak nampak. Karena kita terlahir sebagai ruh Allah dan untuk itulah kita hidup. Pembenaran dunnia selalu subjective tapi Allah selalu objective. AKu yakin betul itu dan juga kamu tentunya. Makanya aku tidak perlu menjelaskan apa yang kuperbuat dengan segala alasan yang membuat kamu bingung. Aku hanya ingin memastikan bahwa kita tetap bersama untuk selalu bersama karena cinta.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maka dari satu putaran transaksi ke transaksi berikutnya , akupun larut dalam permainan itu, Mempermainkan mereka dan berkelit dari berbagai ranjau mematikan. Berkali aku tersungkur dan hampir kalah. Namun kekalahan itu tidak pernah datang. Semakin tersudut semakin semangat jihad membara. Itupula yang dikatakan orang tentang patriotisme religius. Bahwa soldier mush die but not easy to die. Akhirnya ,dari sebuah pertarungan akan melahirkan kemenangan. Siapakah pemenang ? Tidak ada yang kalah atau yang menang dalam pertarungan ini. Itulah yang harus kamu maklumi. Seperti Salahuddin yang memaafkan musuh yang kalah. Kemenangan sejati adalah kemenangan akal sehat karena nurani selalu menjadi hakim penentu dalam setiap perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sahabat, dari penantianmu yang tak pernah henti. Dari penantianmu yang tak pernah putus menggapai asa. Dari sikap diam dan berbuat. Dari doa mu yang tak pernah henti kepada Illahi. Maka kini aku datang untuk mu. Untuk kita , tentunya. Semoga yang lalu biarlah berlalu. Setidaknya besok adalah new day untuk kita dan semua mereka yang berharap dan berharap karena cinta tetaplah cinta.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Salam dari sahabatmu “Dono&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Budiman menghela napas, Dia semakin rindu dengan sosok Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;br /&gt;Setelah usai sholat subuh. Dono keluar dari kamarnya. Dia berada ditengah areal perkebunan yang begitu luas. Diayunkannya langkah keluar dari pesanggrahan karyawan dimana dia menginap. Cukup jauh berjalan keluar dari komplek pesanggarahan itu untuk sampai ke sebuah desa. Pagi didesa ini terlalu sunyi. Udara masih berkabut walau azan subuh sudah lama berlalu.. Sementara derap langkah petani kuli perkebunan belum jua terdengar. Mereka masih mengurung diri didalam rumahnya masing masing. Entah kenapa ? Kehidupan desa yang dia tahu biasanya ramai , kini nampak murung. Memang sebuah desa yang sengaja diciptakan untuk menampung warga kelas teri dari Jawa. Kumpulan manusia malas dan tersingkir ditengah pesatnya pembangunan. Mereka harus rela di transmigarasikan. Tujuannya untuk mengurangi penduduk dari wilayah yang padat ke wilayah yang kurang. Tapi sebetulnya yang terjadi adalah menebar kemiskinan dan budaya malas kewilayah lain. Malaskah mereka ? ‘’ mereka tidak malas. Mereka pekerja yang giat dan cerdas. Mereka cerdas! Buktinya menolak bertani karena hasilnya tidak lebih baik menjadi kuli. Kalau pemerintah inginkan mereka giat maka jamin harga jual hasil tani mereka.. ‘’ Kata sebagian orang yang mematahkan teori kemiskinan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hari telah berangkat siang. Dono berjalan seorang diri. Dari kejauhan nampak warung Kopi dan benarlah mereka ada disini membunuh hari harinya. Mereka adalah para kuli kebun. Dikedai ini mereka asik main domino, berengkrama dengan berbagai ombrolan kosong, dan ada juga yang hanya diam asik menikmati kopi hangat. Nampaknya “ Lebih baik jadi kuli di negeri sendiri, di sinilah surga mereka. Di mana lagi ?, selain kedai kopi tempat mereka kembali, tempat mereka menemukan sebuah keluarga. Surga dapat dibangun di mana saja, dan dihuni oleh siapa saja, pikir mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kuli.Sama seperti nenek moyang mereka dulu yang terjajah. Memaklumi nasip wong cilik adalah lebih baik untuk merasa nyaman dan pasrah dari godaan berbuat buruk. Bukankah kuli bukan seorang pencuri atau koruptor ? . Mereka percaya itu. Meski terkadang status mereka sangat rendah dibandingkan yang lain. Tapi mereka tak ingin mengerti. Sebab tak cukup waktu untuk memahami dan mengerti tentang status, tentang kedudukan. Mereka merasa sebutan kuli sudah cukup memberi kepercayaan diri bagi mereka, dan itu lebih baik daripada seorang gelandangan atau pengangguran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini negeri kuli. Di setiap sudut &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, di kampung-kampung, di mana pun, kuli jadi penghuni. Tidak percaya? Ribuan kuli di negeri jiran adalah akibat dari kemelimpahan kuli di negeri ini. Dan mereka, yang kini ini duduk di kedai kopi, tidak memilih jadi kuli di negeri orang. "Lebih baik jadi kuli di negeri sendiri," umpat mereka, saat seorang kawan membawa oleh-oleh berupa bekas sabetan rotan yang menggaris di punggungnya. Mereka seolah tak hirau pada sejumlah kawan lain yang dengan semangat membara bersusah payah untuk bisa ikut menjadi kuli di negeri orang. Mereka hanya mencibir, "kalian tak malu jadi kuli di negeri orang?" Dan mereka pasti akan menutup telinga saat kawan-kawannya menjawab, "tak ada bedanya jadi kuli di negeri sendiri. Bahkan dinegeri sendiri Anjing lebih dihargai daripada kuli"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mungkin hidup yang dulu telah membuang mereka. Kini mereka sedang berada dalam pilihan hidup yang harus terlihat wajar sebagai sebuah keputusan yang tak salah , ditransmigrasikan dan akirnya menjadi kuli perkebunan.. Mereka sengaja membuang jauh ingatan lampau seperti seseorang yang membuang sauh ke dasar laut. Orang tua, kakak, adik, abang, saudara-mara, adalah wajah-wajah yang tak seharusnya hidup dalam ingatan mereka saat ini. Sebab kehadiran wajah-wajah itu hanya akan membuat kebebasan terkekang, dan hanya kembali menegaskan perasaan akan kehilangan dan kekalahan. Ini memuakkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sama memuakkannya dengan wajah kampung-kampung tempat kelahiran mereka di tanah jawa. Kampung yang membuat penghuninya merasa terbuang, merasa tak diperhitungkan. Dan anak-anak yang terlahir dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah anak-anak yang menderita ketakutan akan masa depan. Anak-anak yang setiap subuh bertelanjang dada, bermain congkak di bawah asuhan beruk-beruk di hutan karet. Anak-anak yang gemar memanjat batang kelapa, melebihi tupai. Anak-anak yang tahan berendam dalam lumpur gambut di akar-akar bakau berburu ketam atau siput. Anak-anak yang tiba-tiba telah tumbuh menjadi seseorang yang telah siap dipekerjakan untuk menjadi kuli, menjadi anak buah tongkang berlayar gelap ke negeri orang. Dan yang memuakkan inilah, yang kini harus ditanggungkan. Maka tertawalah. &lt;span lang="SV"&gt;Seperti seseorang yang baru saja menemukan dirinya sedang mencapai puncak kebahagiaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono masih duduk dikedai ini. Memperhatikan diam diam keadaan kedai kopi ini, terlalu tidak layak disebut kedai. Abu rokok yang bertebaran dilantai. Kadang kalau mereka mau meludah , meludahlah dilantai.Dan mereka para kuli , satu-satu datang, seperti bersepakat untuk bertemu, berkumpul di kedai kopi. Inilah saat pesta judi ala kampung digelar. Membanting angka-angka keberuntungan. Segala jenis minuman beralkohol murahan adalah hidangan sebagai taruhan ringan. Dan percakapan adalah lintasan-lintasan pikiran yang tak santun. Tak ada peristiwa yang selesai diperbincangkan dari mulut yang bau tuak. Mereka mengucapkan kata kata tak senonoh sebagai patahan-patahan emosi yang tak serius. Omong kosong, kadang menyakitkan terdengar. Tapi bagaimanapun semua percakapan memang tak jelas jelas dialamatkan kepada siapa dan untuk apa. Walau kadang diakhiri dengan adu mulut dan berkelahi. Mulut berdarah, gigi patah dan airmata kesal. Semua mungkin dan selalu saja terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bagi para kuli ini hari-hari terlewati dan kehilangan makna. Di dipinggir Kebun Sawit , kedai kopi seperti mereguk kegalauan dan harapan , dan membiarkannya berlalu. Dan mereka adalah orang-orang yang juga dengan sengaja membiarkan segalanya berlalu. Hidup seorang kuli adalah hidup yang terbatas. Mereka tak terlalu berkeinginan untuk merespons sesuatu yang sedang bergerak di luar mereka. BBM, korupsi, asap hutan, demonstrasi, amuk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;massa&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, tawuran antarsuku, penculikan, pembunuhan, kemiskinan, dan segala macamnya sudah terlampau akrab dengan telinga mereka. Dan kini tak ada urusan, selain menghitung keberuntungan dari meja judi.. Urusan di luar diri mereka adalah urusan di dunia lain. Mencampurinya hanya akan membuat mereka tak bisa bebas berpikir tentang bagaimana memenangkan taruhan saat bermain dimeja judi. Dan tentu, tak bisa membuat mereka bebas tertawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia tinggalkan kedai Kopi itu untuk meneruskan perjalanan ketempat lain. Dengan keadaannya yang tidak formil , tentu tak ada satupun mereka yang mengenalnya. Maka diapun bebas menyusuri kehidupan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Kehidupan yang tak pernah ditemukan dalam seminar atau laporan dari para ahli ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disuatu rumah yang dia lewati terdengar suara berteriak. Keterkejutannya memaksanya untuk mendekat. Mereka tidak memperdulikan kehadirannya. Begitupula dengan wanita yang berusaha melepaskan pukulan dengan kayu besar ditangan, yang diarahkan kepria yang ada didepannya. “ bangsat ya kamu? Sudah miskin masih juga engga tahu diri. Gaji mingguan yang tak seberapa habis di meja judi dan melacur. Ini anak yang akan lahir mau diapain !??. “ teriak wanita itu. Pria itu dengan cepat menangkis ayunan kayu itu dan melepaskan kepalan tangan hitamnya kearah dagu wanita itu, yang akhir terjerambab. Pria itu berlalu dengan begitu saja tanpa memperdulikan keadaan wanita itu yang ...mungkin pinsan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu tidak habis pikir ketika langkahnya terhenti diujung jalan oleh sekelompok pemuda kekar. Yang dia tahu , pria itu menjadi bulan bulanan dan tersungkur setelah para pemuda itu selesai memukulnya. “ Awas , ya ! kalau sampai minggu depan kamu masih menempati rumah itu maka nyawamu sebagai gantinya. Atau lunasi hutangmu. “ kata salah seorang pemuda yang nampak parlente wajah orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tak ingin menyaksikan terlalu lama perisitwa itu. Dia terus melangkah dan menjauh dari tempat itu. Dia sampai &lt;span&gt; &lt;/span&gt;disuatu rumah dipinggir kebun. Tidak layak disebut rumah. Baginya ini tak lebih kandang kambing. Namun disinilah satu keluarga tinggal. Sepasang suami istri dan dua orang anak gadisnya. Mereka masih terlalu muda dengan wajah yang nampak dipaksa dewasa. Inilah kehidupan lain yang juga sulit dimengerti. Mereka ramah mempersilahkannya masuk kedalam rumah yang tak berperabot kecuali dipan reot dan suasana rumah yang kotor. Ketika mereka menghidangkan minuman, ada perasaan sungkan untuk meminumnya. Karena masih ada aroma sabun yang melekat pada gelas. Mungkin mereka tidak mencuci dengan bersih. Maklum air bersih memang tidak mudah disini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya akan pindah kerja. Penghasilan sebagai kuli kebun disini tak bisa diharapkan banyak.’’ Kata sang suami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘’ Mau kerja dimana ? ‘’ Tanya Dono&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘’ Saya akan melamar jadi TKI ke tanah Jiran. Katanya penghasilan disana cukup baik. Banyak teman yang kembali membawa uang banyak dan bahkan dapat membeli kebun. Sementara disini, tidak ada lagi yang bisa diharapkan. Kita bekerja karena terpaksa memang harus bekerja. Terpaksa menerima gaji walau tidak cukup. Terpaksa hidup kekurangan tanpa masa depan. Semua memang dipaksa menerima kenyataan tidak dimanusiakan oleh bangsa sendiri. Gaji sebagai kuli dinegeri orang cukup membuat kita dihargai sebagai manusia.‘’ kata pria yang disebut suami dirumah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sang istri hanya terdiam. Pembicaraan terhenti ketika ada suara mobil berhenti didepan rumah mereka. Dono melihat , seorang pria keluar dari dalam mobil dan disambut dengan antusias oleh sang suami. Tapi sang istri tidak menampakan keceriaan.. Dia masuk kedalam kamar. .Sementara suaminya asyik bicara diluar dengan pria yang barusan datang itu. Tak berapa lama sang istri keluar dari kamar bersama dua orang anak gadisnya. Pria itu menuntun kedua gadis itu masuk kedalam mobil sambil diiringi senyum srigala. Sang suami hanya menyipitkan matanya ketika mobil itu bergerak menjauh dari tempat tinggal mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Suami saya butuh uang untuk mengurus segala sesuatunya agar dapat bekerja di tanah jiran. Pria tadi yang telah memberikan pinjaman uang kepada suami saya. Kedua anak gadis kami akan berkerja dengan pria itu untuk membayar hutang kami. “ hanya itu yang keluar dari mulut sang istri ketika kembali masuk kedalam rumah menemui Dono. Yang pasti besok suaminya akan pergi meniggalkannya dalam kesendirian dikampung ini. Sang wanita itu harus merelakan kepergian suaminya menjadi kuli dinegeri orang dan anak gadisnya menjadi pelacur dinegerinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono kembali kedalam wisma perkebunan setelah menjelang sore. Budiman sahabatnya sebagai pemilik perkebunan ini tersenyum menanti kehadirannya ” Dari mana saja kamu ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono menatap sekilas Budiman kemudian menatap kosong keluar jendela. Keseharian di Kebon yang disaksikannya membuat hatinya menjerit. Didepannya terhampar ladang ibadah bagi semua orang yang berilmu dan berharta untuk memikirkan dan berbuat bagi mereka yang lemah karena system. Dikebun ini, dia disadarkan tentang kehidupan lain yang jauh dari keadilan. Tanpa masa depan kecuali hanya bertahan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Aku lelah. Aku mau istirahat dikamar. " Kata Dono melangkah menuju kamar. Budiman melirik kearah Dono. Dia merasakan ada sesuatu yang membuncah dalam pikiran Dono. Memang ini kali pertama Dono datang ke lokasi perkebunannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" ya sudah. Kamu istirahat aja dulu. Aku mau kepabrik sebentar. " Budiman pergi keluar. Dono hanya mendengar suara mesin kendaraan dipacu menjauh dari camp itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Musim penghujan terlambat tahun ini. Setiap hari hujan dinanti dalam doa. Kadang ada petir melintas tanpa suara. Namun saat pagi matahari terbit dengan terik, seakan mempemainkan desa ini dan para penduduknya. Hari hari terasa merayap, tak terkira panasnya, bahkan setiap tarikan napas adalah sebuah kerja keras, setiap gerakan adalah sebuah perjuangan, setiap malam penuh cucuran keringat. Di Masjid muazin memanggil orang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang beriman untuk lebih baik sholat daripada tidur, suaranya terdengar merdu.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dono terjaga pagi itu. Setelah usai sholat subuh. Dia melihat dari balik jendela kamarnya. Beberapa orang berseliweran tanpa tenaga dijalanan. Hanya karena keterpaksaanlah membuat mereka harus keluar menuju tugas rutin menjadi kuli berupah murah. Baru kali ini dia merasa bangun tidur dengan perasaan bersalah. Merasa tak berbuat apapun untuk umurnya. Padahal didepan matanya begitu luas Allah membentangkan ladang ibadah untuk siapa saja yang beriman dan mau berjihad meninggikan kalimat Allah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bukankah Islam adalah agama rahmatan lilalamin. Tapi mengapa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang berpenduduk mayoritas islam tapi justru jauh dari rahmat Allah. Adakah yang salah. Berkali kali rezim berganti namun keadaan tak pernah berubah. Pertanyaan ini mungkin hampir lelah digaungkan oleh semua orang dan diungkap dalam desahan napas memohon belas keasihan dari Allah. Tapi Allah tak pernah datang untuk memberikan muzizat. Bahkan bencana datang silih berganti dikirim oleh Allah. Orang ramaipun semakin bertanya dimanakah Tuhan.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dimanakah sang maha adil itu. Mengapa derita datang silih berganti dan kezoliman terus berlanjut. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dono dapat memahami itu semua.Sebagaimana diapun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bertanya dan tak henti bertanya. Namun dia mencoba menggali akalnya untuk sekedar menemukan jawaban yang sederhana. Ini bukan pertanyaan yang harus ditujukan kepada Tuhan tapi lebih kepada budaya manusia &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Agama adalah sebuah dogma yang mengatur dengan jelas mengenai segala hal kehidupan dan umat islam meyakini sebagaimana firman Allah bahwa islam adalah agama yang sempurna dan agama yang diridhoi oleh Allah. Tentu tak ada yang perlu diragukan sebagai sebuah keyakinan spiritual. Hanya yang dipahami oleh Dono, bahwa sejarah masuknya Islam ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; memang ketika budaya mistik hindu masih lekat dalam keseharian. Budaya mistik itu menjadi adap turun temurun. Ketika islam masuk ke melalui para saudagar Arab, memang tak mudah menghapus adat itu. Bahkan ditanah Jawa , para wali menyiarkan agama islam lewat kompromi terhadap budaya keseharian di jawa. Namun di Sumatera budaya mistik dicap bid’ah oleh kaum Ulama. Maka terjadilah perang Padri. Balanda mendukung para pemangku adapt untuk melawan kaum ulama itu. Karena memang kaum kolonialisme sadar betul bahwa kekuatan islam harus dilemahkan khususnya yang berkaitan dengan aqidah. BIla aqidah sudah rusak maka nilai islampun sebagai rahmatan lilalamin akan juga rusak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika dunia Barat mulai terang benderang akan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;ilmu pengetahuan justru umat islam sibuk dengan sufisme dan segala yang berbau mistik. Romantisme sorga hidup ditengah rakyat miskin.Akibatnya hilang fakta,hilang bukti, hilang akal sehat, hilang kemajuan. Yang ada adalah masyarakat yang nrimo dengan nasip dan berharap akan sorga diakhirat. Etos kerja , etos kewirausahaan , menjadi luntur. Yang tersisa adalah budaya jongos dan lemah untuk terus diperbudak. Makan ora makan yang penting kumpul. Begitu Falsafah mereka. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; santri menghabiskan hari untuk sebanyak mungkin berzikir agar semakin banyak pahala. Tapi pada waktu bersamaan kolonialisme memperbudak mereka dan menguras sumbedaya alam mereka. Sejarah menggirng kepada satu tempat yang akhirnya indetitas Islam sebagai pembaharu peradabadan umat tak terjadi. Umat islam di Indonesia hanyalah kumpulan manusia yang tanpa nilai karena aqidah terhalau dalam keseharian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tidak bisa menyalahkan Budiman yang harus membayar buruh dengan upah murah. Karena system yang terbangun memang tak ada ruang untuk mensejahterakan rakyat apalagi kaum buruh dan tani. Gerakan islam dari sejak dahulu hanya diperalat oleh kaum intelektual untuk mendapatkan legitimasi kekuasaan. Tak lebih. Tak ada yang berniat menggunakan Islam sebagai sebuah gerakan membangun peradaban yang dirahmatati Allah. Itulah yang dapat dipahami oleh Dono.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Padahal komunitas islam saat ini adalah hidden power yang setiap saat bisa bangkit . Bisakah atau adakah kekuatan spiritual agama lain atau ideology lain dibumi ini yang bisa menggiring orang dalam jumlah jutaan kedalam satu tempat tanpa bisa dimengerti manfaatnya secara akal ? . Itulah Islam dalam symbol simbol spektakuler di tengah lautan manusia dari segala penjuru dunia menunaikan ibadah haji. Bagi orang yang hidup dalam paham materialistis dan secular sangat sulit memahami ini. Mungkin yang dapat menandingi adalah partai komunis ketika acara peringatan revolusi kebudayaan namun itu datang bukan karena kesadaran untuk berbaris rapi tapi karena paksaan system. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Andai kekuatan spiritual itu bangkit dalam konteks barisan komunitas ekonomi maka Islam akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar dan terkuat diseluruh dunia. Tidak membutuhkan waktu lama bagi mereka untuk bangkit. Islam mempunyai konsep yang jelas tentang ekonomi yang disebut dengan ekonomi syariah. Konsep ini mengharamkan bunga. Artinya Islam melarang keras kegiatan mendapatkan laba dengan menempatkan orang lain mengambil resiko terhadap ketidak pastian masa depan. Yang dibenarkan dalam islam adalah laba diperoleh dari proses kerja keras dan kebersamaan menghadapi ketidak pastian masa depan. Inilah makna yang tersirat dari ketentuan ekonomoi syariah."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Islam melarang orang menanamkan modalnya untuk sesuatu kegiatan investasi yang tidak ada produknya namun menjanjikan keuntungan dimasa depan. Artinya kegiatan spekulasi mata uang, derivative business &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; berharga,future trading, index adalah tidak dibenarkan. Dengan demikian tidak mungkin akumulasi modal berputar untuk tujuan yang mubazir. Kekayaan harus terdistrubusi dalam system kolektive dimana ada keharusan setiap orang dewasa yang mempunyai penghasilan melebihi batas yang ditentukan harus mau menyerahkan sebagian penghasilannya untuk orang lain yang tidak beruntung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan konsep ini , jelaslah bahwa misi islam adalah produktifitas demi terbentuknya komunitas yang mempunyai akses yang sama untuk mendapatkan kemakmuran. Hal ini diamini oleh PemerintahChina dengan partai komunisnya. Mereka meniru konsep ini secara utuh dan lebih radikal. Orang kaya dichina tidak mungkin mengharapkan uangnya bertambah lewat tabungan atau deposito. Atau mendapatkan laba dari usaha spekulasi dari perubahan kurs atau suku bunga. Karena bunga dipatok sangat rendah. Dengan demikian maka orang kaya harus terus mengembangkan dananya melalui kegiatan riil yang melibatkan angkatan kerja. Tugas pemerintah sebagai titik sentral kekuasaan bertugas mendorong semua potensi melalui penyediaan infrastructure dan supratrucuture disemua bidang untuk terdistribusinya keadialan dibidang ekonomi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lantas bagaimana membangkitkan kembali umat islam dari tidur panjangnya di republic ini. Tentu harus ada satu gerakan yang terorganisir dengan baik agar komunitas yang mayoritas di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; ini dapat menjadi kekuatan real. Khususnya dalam memerangi kemiskinan. Harus ditanamkan kepada semua umat islam bahwa agama harus mulai dimaknai sebagai spirit dalam hidup keseharian. Dalam spirit agama, kemiskinan merupakan korban ketidakadilan system dan dosa sosial yang harus dilawan.. Bahwa relasi agama dengan materi dalam pergulatan hidup keseharian tidak berarti mengadopsi pendekatan fungsional atau mereduksi agama pada fungsi ekonomi belaka.Manusia pada dasarnya makhluk simbolik sehingga untuk bertahan hidup dan melawan kemiskinan tak cukup dengan ekonomi atau fisik, tetapi juga budaya. Ini membutuhkan tidak hanya artifak atau materi budaya, tetapi juga motivasi dan makna. Sebagai sumber makna, peran agama amat fundamental dalam kehidupan sehari-hari. Pengaruh agama dalam melawan kemiskinan juga melibatkan dimensi lain, seperti simbolik, motivasi, kognitif, dan normative. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Agama berkata, adat memakai. Islam harus sebagai dogma dan pola berpikir yang realistis dan dinamis. Harus! Islam berfikir melangit tetapi selalu membumi. Ijtihad dalam islam adalah sebuah jalan melihat fenomena dan gejala alam melalui pengamatan. Dalam islam keselarasan antara akal atau rasionalitas yang berpuncak pada science, selalu dijaga keseimbangannya dengan suara hati yang merupakan manifestasi dari iman. Dan juga tidak menimbulkan sikap atheisme karena akal yang melampaui iman. Al-qur'an selalu menekankan keseimbangan antara keduanya dan banyak nash-nash yang menunjukkan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dan yang harus diingat pula agar tak merasa puritan bila mengusung islam sebagai konsep membangun peradaban bahwa Islam bukanlah budaya mundur tapi membangun budaya yang positip sebagai khalifah dimuka bumi. Dono tahu bahwa islam memberikan kemajuan bagi bangsa Eropa. Lewat islamlah ilmu penegetahuan dapat dijembatani dari masa Yunani-Romawi kemasa sekarang, sebab eropa pada abad pertengahan sebagai abad kegelapan, yaitu pada masa berlakunya zaman skolastik Kristen dimana dominasi dogma mengalahkan akal. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Baghdad&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; menjadi pusat pengetahuan di dunia dan lewat sanalah transfer ilmu pengetahuan ke eropa berlangsung besar-besaran. Zaman keemasan islam dipelopori oleh maum mu'tazilah sebgai kaum meterialisme-dialektis. Islam mempunyai doktri ke-Tuhanan yang sesuai dengan hukum logika. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono keluar dari kamar menghirup udara pagi. Budiman sudah menantinya diruang makan. ‘ Keliatannya kamu tidur lelap sekali” tanya Budiman sambil menyeruput kopi panasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Mereka sangat miskin , Man” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ ya sistemlah yang membuat mereka miskin.”. Budiman tahu yang dimaksud oleh Dono adalah para kuli yang bekerja diperkebunannya dan juga desa yang ada disekitar kebunnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Nah lihatlah keadaan kita sekarang. Kita kini terjebak dalam situasi yang salah. Karena kebijakan publik yang tidak membumi.” Kata Budiman.” Banyak diantara kami yang sudah merumahkan karyawannya dan tidak tahu bagaimana nasip karyawannya setelah kehilangan pekerjaan. Terseok-seoknya dunia usaha tidak hanya dialami oleh kami yang tergolong besar disektor agriculture . Tapi juga manufacture besar di sektor pakaian jadi. Pengusaha sepatu nasional pun mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi sejak tahun 2001 untuk tetap bertahan menjalankan roda perusahaan. Serbuan sepatu impor (ilegal) dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dijadikan "tertuduh" atas keterpurukan industri sepatu di dalam negeri. Sebanyak 28 perusahaan sepatu nasional telah ditutup dan gelombang PHK terjadi dimana mana. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kapasitas produksi industri yang masih bertahan tinggal 75 persen. Nilai export dari sector manufacture dari tahun ketahun semakin menurun.Industri tekstil, pakaian jadi, sepatu, elektronik, dan beberapa industri manufaktur lainnya perlahan tetapi pasti terus meredup. Ini bukan tiba-tiba terjadi, tetapi sebuah rangkaian perjalanan yang tidak cepat diantisipasi. Kelemahan pada industri di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; bukan hanya pada basis industrinya, tetapi juga struktur industri yang dibangun. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Memang disadari oleh Dono bahwa Negeri ini membangun industrinya dengan berorientasi pada industri berteknologi rendah dan jenis perakitan. Tidak pernah bergerak menuju teknologi yang menengah, apalagi tinggi. Industri yang dikembangkan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berkonsentrasi pada sektor-sektor yang semakin kurang signifikan dengan pasar yang terbatas. Ekspor &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, misalnya, hanya dikonsentrasikan untuk sejumlah sektor saja. Hampir separuh dari ekspor manufaktur hanya diisi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; jenis komoditas, yaitu kayu lapis, tekstil, pakaian jadi, elektronik, dan alas kaki. Padahal, untuk tekstil, pakaian jadi dan alas kaki persaingannya sangat ketat, banyak negara masuk menjadi produsen barang-barang itu karena alasan kemampuan sektor itu menyerap tenaga kerja sangat tinggi. &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Vietnam&lt;/st1:country-region&gt;,&lt;st1:country-region st="on"&gt;Thailand&lt;/st1:country-region&gt;, dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;India&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berlomba menguasai pasar. Untuk kayu lapis mengalami kesulitan bahan &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt; seiring dengan semakin rusaknya hutan alam &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; menjadi kendala produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula tekstil dan produk tekstil, hampir 99 persen kapas yang merupakan bahan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; produk katun untuk industri diimpor dengan nilai mencapai hampir 1 miliar dollar AS. Proporsi penggunaan input impor pada industri nasional sangat tinggi. Tekstil misalnya, proporsi input yang berasal dari impor mencapai 32 persen, sedangkan produk elektronika dan mesin mencapai 65 persen. Ketergantungan pada input yang berasal dari impor ini tidak berkurang meskipun teknologi yang dipakai beranjak maju. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;UKM yang mempekerjakan dua pertiga dari tenaga kerja di sektor manufaktur tidak memberikan contribusi yang memadai dari seluruh nilai tambah manufaktur nasional. UKM terkonsentrasi pada manufaktur padat karya, bukan penyediaan input intermediate bagi usaha besar. Belum lagi sempitnya akses UKM ke perbankan. Sementara Industri besar seperti Industri mesin, sepeda motor, dan elektronik membeli 90 persen komponennya dari luar negeri. Dilihat secara keseluruhan, sumbangan neto FDI terhadap neraca pembayaran selalu negatif. Hal itu dikarenakan laba yang dihasilkan dari investasi dikirimkan kembali ke negara asal. Dari pengamatan The United Nations Support Facility for Indonesian Recovery tidak ada bukti kuat yang menyatakan FDI berpengaruh terhadap perkembangan positif perekonomian negara yang menjadi tempat investasinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Faktor tenaga kerja yang selama ini menjadi keunggulan komparatif industri &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; tidak lagi dapat dipertahankan. ProduktivitasIndonesia relatif buruk dibandingkan dengan &lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Thailand&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Hal ini terkait kurangnya perhatian negeri ini terhadap dunia pendidikan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Anggaran yang dibelanjakan untuk pendidikan sangat rendah dan tidak pernah mencapai 20% dari APBN yang diamanahkan oleh UU. Akibatnya, kualitas sumber daya manusia &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sulit bersaing. Perusahaan-perusahaan sulit mencari pekerja yang memiliki keterampilan memadai. Sementara untuk penelitian dan pengembangan, pelatihan, anggaran pemerintah sangat kecil dibandingkan dengan PDB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Budiman berkata ” Seharusnya pemeritah kembali menyadari bahwa membangun itu tidak usah melihat keluar tapi ke dalam. Data geographis menyebut bahwa 40,7 % lahan yang layak ditanami di planet bumi ini ada di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Ini adalah kenyataan yang tidak bisa disangkal bahwa Tuhan memberikan kita segala galanya untuk menjadi bangsa pemasok kebutuhan umat manusia diplanet bumi ini akan pangan dan segala product turunannya Mengapa ini tidak dijadikan keunggulan kita untuk bersaing dengan segara melakukan transformasi menjadi Negara yang kuat dan cerdas memanfaatkan sumber daya alam. Dengan cara inilah keterlibatan public yang mayoritas petani / nelayan/ pengrajin akan menjadi kekuatan raksasa menghadapi era globalisasi.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Mereka bedua terdiam dan memandang keluar hamparan tanah yang begitu luas. Budiman telah membuat uraian fakta betapa salahnya kebijakan yang tidak membumi. Ini yang sebetulnya dilupakan oleh pengambil kebijakan dinegeri ini. Tapi apa hendak dikata,inilah yang terjadi , maka terjadilah. Proses pembangunan telah melahirkan perbedaan kelas. Yang kuat menekan yang lemah. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pemimpin memberikan ruang terjadinya perbudakan antara pemodal dan rakyat jelata. Padahal hakikat islam adalah akhlak mulia dengan tanpa perbudakan dalam bentuk apapun. Ketika islam pertama kali diperkenalkan oleh Rasul, mungkin soal Ketuhanan bukanlah hal yang baru bagi penduduk Makkah dan tidak begitu dipersoalkan ketika Muhammad datang membawa risalah Islam. Tapi yang langsung ditentang adalah ketika Muhammad berbicara tentang kesamaan hak manusia. Rasul menentang segala bentuk penindasan manusia terhadap manusia. Utamanya perbudakan. Karena bagi penduduk Arab dan juga bagi budaya dunia ketika itu, perbudakan adalah sesuatu yang lumrah. Manusia lemah biasa diperbudak dan bisa diperdagangankan dengan harga. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah Muhammad wafat , masalah perbudakan ini terus terjadi dan bahkan telah menjadi design semangat kebangsaan untuk menjadi penjajah bangsa lain untuk menggiring rakyat terjajah menjadi budak.. Walau kolonialisme berakhir namun sistem perbudakan tidak mudah dihapus dalam masyarakat, perbudakan telah bermetamorfosa dalam bentuk lain namun esensinya sama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam islam kelas tidak ada. Hubungan antara majikan dan pekerja bukanlah perbudakan bila didasarkan pada kasih sayang. Hubungan antara penguasa dan rakyat bukanlah perbudakan bila didasarkan kepada kasih sayang. Hubungan antara sipir penjara dan penghuni penjara bukanlah perbudakan bila didasarkan kepada kasih sayang. Kasih sayang inilah yang diajarkan oleh Islam agar tak ada lagi jarak antara manusia satu dengan yang lainnnya. Tentu kasih sayang diterapkan berdasarkan hukum dan kepatutan atau etika. Artinya tidak ada jarak bukan berarti kesataraan yang disebut dengan sama rasa sama rata seperti ajaran komunis. Tapi menempatkan rasa hormat dengan patut kepada siapapun sebagai hamba ciptaan Allah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hubungan antara manusia menjadi perhatian utama dalam islam. Karena yang menjadi biang kerusakan dimuka bumi lebih disebakan karena salahnya menafsirkan hubungan antara manusia dan akhirnya cenderung melahirkan budaya perbudakan. Itulah sebabnya dua pertiga isi Al Quran berisi tentang hubungan antar manusia agar tidak ada salah tafsir. Allah mengajarkan kepada manusia bagaimana bersikap dalam berhubungan antara penguasa dengan rakyat, antara majikan dengan pekerja, antara suami dengan istri, antara orang tua dengan anak, antara orang pintar dengan orang bodoh, antara pedagang dengan pedagang dan diantara sahabat serta saudara. Rasulpun mencontohkan ajaran itu dalam bentuk pribadi agungnya sebagai imam, suami, sahabat. Inti dari semua ajaran hubungan antara manusia ini adalah membangun sifat cinta dan kasih sayang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Don, “ Seru Budiman.Dono menoleh kearah Budiman. " bantulah aku sebisa kamu. Usahaku terancam untuk dilelang oleh negara bila tidak dapat melunasi hutang. Bagiku tidak ada masalah bila usaha ku ini diambil alih tapi yang aku kawatirkan usaha ini akan dikuasai oleh Asing.Ini akan membuat kita tidak jauh beda dengan zaman penjajahan dulu.” Lanjut Budiman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” saya akan berusaha sebisa saya. &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; teman saya yang sekarang bekerja di lembaga keuangan raksasa di &lt;st1:place st="on"&gt;Hong Kong&lt;/st1:place&gt; , mungkin dapat membantu mencarikan solusi pendanaan untuk mengatasi masalah kamu. ” Kata Dono. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih.” Budiman tersenyum ” Apapun hasilnya , kita berserah diri kepada Tuhan ” Bagi Dono, budiman adalah sahabat sejati. Yang mempersatukan mereka adalah semangat keislaman untuk peduli kepada perlunya keadilan dan tegaknya syariat Islam dalam membangun peradaban di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; , juga diseluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;br /&gt;Mega merah berlalu dan malampun menjemput. Dari Cafe yang terletak di lantai &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;27 Park Lane&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; Hotel nampak oleh dono di kejauhan Dermaga yang terus terjaga bersama para pekerjanya. Disisi lainnya nampak  Gedung tinggi padat berjejer dipinggir laut. Diatas setiap puncak gedung itu terdapat &lt;i&gt;billboard&lt;/i&gt; iklan yang memancarkan cahaya lampu warna wani , membias ketengah laut. Hong Kong di waktu malam memberikan panorama terindah sebagai kota kosmopolitan terbaik di dunia. Hong Kong dan malam adalah sahabat semu. Indah dipandang namun didalamnya menyimpan gejolak kelelahan dalam kompetisi tiada akhir. Tak ada malam menyapa dengan senyuman kecuali rasa kawatir bursa &lt;i&gt;hang seng&lt;/i&gt; akan jatuh keesokan paginya. Emas dan segala mata uang , saham , bertaburan dilantai bursa. Terhubung keseluruh jaringan pusat keuangan dunia,  yang tak mungkin membuat Hong Kong tertidur barang sedetikpun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini kota kapitalis murni namun hanya sejengkal nampak China yang angkuh dengan sosialis abu abunya. Seakan mengejek Hong Kiong yang terjebak dalam euforia kebebasan financial namun meradang oleh harga yang melangit. Dono , sedari tadi termangu dicafe ini bertemankan segelas anggur merah. Sakali kali pandanganya diarahkan kejendela kaca melihat keindahan panorama &lt;st1:place st="on"&gt;Hong Kong&lt;/st1:place&gt; diwaktu malam. Sekedar melepaskan kebosanan karena menanti seseorang. Disebelah sudut cafe itu nampak sepasang muda mudi bercengkrama dalam tawa. Sementara alunan musik yang begitu apik mengiringi biduanita asal philipina yang membawakan lagu Imagine .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Imagine there's no Heaven&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;It's easy if you try&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;No hell below us&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Above us only sky&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Imagine all the people&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Living for today&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Imagine there's no countries&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;It isn't hard to do&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nothing to kill or die for&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;And no religion too&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Imagine all the people&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Living life in peace&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;You may say that I'm a dreamer&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;But I'm not the only one&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;I hope someday you'll join us&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;And the world will be as one&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Imagine no possessions&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;I wonder if you can&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;No need for greed or hunger&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;A brotherhood of man&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Imagine all the people&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sharing all the world&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;You may say that I'm a dreamer&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;But I'm not the only one &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ihope someday you'll join us&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;And the world will live as one.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lagu itu membuat Dono larut dalam emosi. Pikirannya terbang jauh kenegeri yang dicintainya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ah Indonesia ku sayang, Indonesia ku malang. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Begitu katanyanya didalam hati. Ditengah kesedihan. Membayangkan begitu banyak rakyat yang menjerit. Ketika harapan hablur, ketika ketidak pastian selalu menjadi pasti bagi yang lemah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Putus asa adalah pilihan tanpa bisa memilih. &lt;span lang="SV"&gt;Dia tak bisa menghindar dari semua ini, tentang tanah air. &lt;/span&gt;Sebuah negeri, sebuah sejarah tentang heroic, sebuah nama. Apa arti semua ini. Adakah makna tentang tanah air ? &lt;span lang="SV"&gt;Diluar negeri , dia berusaha membaca dengan teliti di papan pengumuman kurs mata uang disamping desk receptionist Hotel. &lt;/span&gt;Tidak ada kurs yang berlaku untuk Rupiah. &lt;span lang="SV"&gt;Dia sedih karena uang yang melambangkan legitimasi negara tidak diakui dinegeri orang. Ketika dia &lt;span&gt; &lt;/span&gt;kembali ke tanah air, yang nampak di Bendara kedatangan adalah berbagai poster iklan tentang VISA, AMEX, CITIbank Semuanya berbau asing dibanggakan dinegeri ini. Ketika maskapai penerbangan asing yang penuh sesak dan maskapai Garuda yang menyedihka, dia semakin &lt;span&gt; &lt;/span&gt;malu dan sedih. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Negeri yang ku banggakan ,yang selalu meminta pajak penjualan dan pembelian, meminta ku &lt;span&gt; &lt;/span&gt;membayar fiscal keluar negeri. Tapi disetiap sudut kehidupan dan kehiruk pikukan tidak tersedia ruang untuk sebuah negeri bernama Indonesia. Lantas dimanakah Indonesia ? Kembali hatinya berbisik dan menjerit. Inilah yang membuat dia &lt;span&gt; &lt;/span&gt;lelah berpikir dan terus bertanya tentang tanah air. Mungkin nama ini hanya sekedar mengingatkannya tentang masa lalu dan sejarah, yang baru disadari keberadaannya ketika dia &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mengisi formulir kedatangan atau passport.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Itu saja. Selebihnya adalah kosong tanpa makna , apalagi harapan tentang cita cita adil dan makmur. &lt;span lang="SV"&gt;Cobalah dibayangkan, negeri ini memang tidak pernah ada secara substansi kecuali symbol vulgar tentang kekuasaan. &lt;/span&gt;Maka jangan tanya soal sense of crisis. &lt;span lang="SV"&gt;Ekonomi berjalan hanya diatas angka angka tanpa makna seperti lukisan tanpa imaginasi dan rasionalitas. &lt;/span&gt;President yang selalu meminta sabar kepada rakyat tapi tak cukup punya nyali melawan kekuatan pemain amatir politik di senayan. Partai partai sibuk menjadi penjarah dan pelindung pengrusakan hutan dan alam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kebingungannya tentang Indonesia, tidak jauh berbeda dengan Samad siburuh tani atau si Dul penjaga pintu kereta. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang tak pernah mempunyai cukup penghasilan tapi tubuhnya tetap kokoh berdiri. Lantas apa yang diharapkan oleh si Samad dan Si Dul. Mengapa mereka masih betah hidup ditengah ketidak pedulian sebuah system dari rumah besar bernama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ? Ya, Mereka hidup dalam spirit masa lalu tentang cita cita kemerdekaan , mereka menantinya walau hanya mungkin sebuah kepastian tentang kematian yang sia sia. Karena masalalu , mereka hidup untuk hari ini dan hari esok. Tapi memang harapan dinegeri ini terlalu mahal kecuali harga sebuah Togel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dia berjumpa dengan TKI di luar negeri. Dengarlah katanya ketika dia &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tanya tentang tanah air. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya kangen simbok. “ itu saja.Tidak ada kata kata yang keluar “ Saya kangen &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;span lang="SV"&gt;“ Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;bisa saja mengganti passport dan menjadi warga negara china atau Canada. Tapi akumulasi kenangan yang buruk dan indah dari perjalanan masa lalunya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tidak mudah dilupakan, sama halnya tentang Indonesia. &lt;/span&gt;Yang akan selalu menjadi ingatan tentang masalalu yang heroic penuh darah dan kebanggaan. Itulah yang menyakitkan bila kita setiap hari berharap kepada sebuah nama – &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; -, tentang keadilan dan kemakmuran sementara setiap hari kekuatan rakyat jelata &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terus berkurang untuk bertahan hidup menghadapi harga yang terus naik. &lt;span lang="SV"&gt;Sampaikan kapan , nama ini tetap membuat rakyat tegar dalam penantian ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono berusaha menjelaskan sendiri makna Indonesia itu kepada TKI. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bahwa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah sebuah proyek kebersamaan. Sebuah kemungkinan yang menyingsing. Sebuah cita cita yang digayuh generasi demi generasi. Sebuah perjalanan yang di jalani dengan kelelahan. &lt;span lang="SV"&gt;Tanah air adalah sebuah ruang masa kini yang diarungi karena sebuah harapan hari esok yang lebih baik. Percayalah. Tapi TKI itu menjawab “ saya kangen simbok tapi saya butuh uang. Nanti kalau tabungan saya cukup barulah saya pulang. “ Indonesia ada dan passport pun melegitimasi orang untuk jadi jongos di negeri orang. Tentu untuk sebuah harapan …walau terasing dan terlempar jauh dari negeri sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Jangan menangis kawan. Kita boleh marah dan benci kepada mereka yang membuat kita terhina. Justru itu adalah ujud karena rasa cinta itu sendiri kepada sebuah nama yang kita agungkan, Indonesia. Demikain Dono berseru didalam hati. Di kejauhan ribuan mill dari tanah zamrud katulistiwa, airmatanya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mengalir bila mengingat lagu kegemarannya semasa kecil “Indonesia tanah airku, yang dikarang Ibu Sud :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tanah airku tidak kulupakan,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kan terkenang selama hidupku,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Biarpun saya pergi jauh,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak kan hilang dari kalbu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tanah ku yang kucintai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Engkau kuhargai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walaupun banyak negri kujalani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang masyhur permai dikata orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tetapi kampung dan rumahku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di sanalah kurasa senang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tanahku tak kulupakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Engkau kubanggakan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kesedihan semakin menjadi jai karena lagu ini , kini sudah jarang terdengar ditelivisi dan radio. Dia sudah digantikan oleh lagu dengan ritme melankolis ala rock atau popsong, bahkan dalam acara gema cipta yang dihadiri president yang terdengar adalah lagu “Imaging.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dimanakah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ?..jangan jangan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; sudah menerima bulat kata kata dalam lirik lagu imaging “Imagine there’s no countries “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Don…”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh, kamu..” serunya terkejut sambil menoleh kesamping. Wanita yang ditunggunya akhirnya muncul.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ ya Aku.. Apa ada yang di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;tunggu selain aku. ? “ tanya wanita itu. Sambil duduk disampingnya.&lt;br /&gt;“ Tidak ada! Kaget aja.” Kata Dono sambil tersenyum. Wajah mereka begitu dekat. Terasa aroma lembut dari farfum mahal wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Ngelamun ya “ Wanita itu memegang lembut jari tangannya. Dono membiarkan kelembutan sikap wanita itu. Memang wanita itu selalu mesra didekatnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Sedikit “ Jawab Dono sambil memandang keluar jendela. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pelayan cafe datang menawarkan minuman kepada wanita itu, yang memesan red wine seperti yang Dono minum. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Diperhatikannya wanita yang sekarang ada disampingnya. Masih nampak cantik walau tidak muda lagi. Kecerdasannya sebagai fund manager tidak perlu diragukan. Juga niat wanita ini untuk membantunya tidak perlu diragukan juga. Bagaimana tidak, Enam tahun lebih mereka berkenalan sebagai sahabat dan kini pertemuan ini terjadi ketika wanita itu bekerja disebuah lembaga keuangan kelas dunia. Dia, sangat berharap wanita ini dapat memberikan mujizat. Sayang sekali muzizat yang ditunggu tidak jua datang. Dia hampir lelah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Aku harus pulang sebelum tahun baru. &lt;span lang="SV"&gt;Sudah hamper setahun &lt;span&gt; &lt;/span&gt;di sini. &lt;/span&gt;Tidak ada lagi yang dapat kuharapkan. Kamu tahukan ?. » katanya kepada wanita itu, yang nampak asik memandangnya.« Aku sudah melakukan segala galanya untuk mu. Tapi memang begitulah kenyataanya. Maafkan aku. Semoga tidak mengganggu hubungan kita. “ Ucapan yang begitu mudah keluar dari mulut wanita itu.. Padahal tanpa suksesnya dukungan pembiayaan ini , maka ada seorang sahabat yang siap teraniaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Mengapa terlalu sulit ? “ keluhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Aku tahu bahwa visi mu untuk mengembangkan potensi kelautan dengan membangun cold storage dan pelabuhan ikan di daerah timur &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah sangat strategis. Juga dukungan pasar dari Hongkong , Jepan Dan Amerika sangat luar biasa. Tidak ada yang terlalu sulit untuk menggalang Dana untuk mu...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ tapi mengapa tidak ada satupun sumber pembiayaan yang dapat melihat itu"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Justu karena mereka semua mengetahui "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dan akhirnya memutuskan untuk tidak mendukung "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Cobalah mengerti “ sahut wanita itu mencoba menenangkannya ‘ &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; banyak investasi yang sejenis di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan semuanya hancur karena terbatasnya Cargo Link. Kamu dapat bayangkan , dengan wilayah yang begitu luas, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; hanya punya cargo link di empat wilayah. &lt;st1:city st="on"&gt;Medan&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:city st="on"&gt;jakarta&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Denpasar. Semua eksport ikan segar dari seluruh wilayah &lt;st1:country-region st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:country-region&gt; harus melewati salah satu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini. Betapa tidak efisiennya sistem transfortasi eksport di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Belum lagi cargo link dimonopoli oleh Garuda &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. System inilah yang membuat produk ikan segar tidak berkualitas ketika sampai ditangan buyer. « wanita itu kembali dengan argumentasinya agar dia dapat menyadari kegagalannya mengupayakan dana bagi proyek temannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia hanya termenung. ”Ester.” serunya kemudian kepada wanita itu. “ Lupakan dengan Fresh Fish eksport. Bagaimana dengan eksport frozen fish menggunakan kapal laut. "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Usulanmu membangun pelabuhan ikan tidak mendapat dukungan dari lembaga keuangan. Kamu tahukan sebabnya. "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ potensi hasil laut kami sangat besar. Kalau dikelola dengan benar , aku yakin merupakan peluang investasi yang sangat layak untuk dipertimbangkan . “ selanya , kembali berusaha meyakinkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bukan itu masalahnya. Tapi bagaimana kamu akan mendapatkan dukungan pengadaan container Refregerator dari Perusahaan pelayaran international. Ongkos angkutnya terlalu mahal. Belum lagi banyak perusahaan Jepang, &lt;st1:country-region st="on"&gt;taiwan&lt;/st1:country-region&gt; yang melakukan penangkapan ikan di laut &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dengan menggunakan kapal itu sebagai Floating processing fish product. Yang langsung berfungsi sebagai kapal cargo untuk menuju pasar eksport. Mereka bekerja sangat efisien dan aku yakin usaha eksportmupun akan menghadapai saingan berat dari mereka. “ kata wanita itu dengan mimik serius.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Jadi , tidak feasible “ katanya lirih.”lantas apa yang mungkin feasible untuk dikerjakan” tanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tidak ada lagi yang dapat diharapkan dari negeri mu. Infrastrukur rusak dan tidak memadai untuk menampung laju investasi. Aturan dan hukum tidak konsisten. Sumber daya manusia yang rendah kualitasnya. Dan..banyak lagi yang bila diungkapkan akan membuat orang berpikir seribu kali untuk menanamkan uangnya di Indonesia. "&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia hanya terdiam tanpa reaksi karena memang begitulah kenyataanya yang ada di negerinya. Wanita itu berusaha membiaskan senyum dan menggenggam tangannya. Untuk menguatkan dirinya agar tegar menghadapi situasi yang membuatnya sulit bernafas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sahabat terbaiknya, Budiman,  sekarang diambang kehancuran karena terlilit hutang akibat krisis mata urang. Dia kenal betul sahabatnya , dan bahkan terlalu banyak kebaikan yang pernah diterimanya. Nilai persahabatan yang begitu indah. Walau Budiman telah menjadi konglomerat namun tegur sapa dan silahturahmi diatara mereka tidak pernah putus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika malapetaka Mei 1998 Usaha temanya limbung dengan beban hutang yang semakin membengkak karena dikaitkan dengan perubahan kurs. Kala itu Budiman berharap keadaan akan segera pulih. Nyatanya setahun kemudian , keadaan semakin buruk. Sebagian besar perusahaannya terpaksa masuk dalam daftar yang diserahkan oleh perbankan ke BPPN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perjuangan untuk mendapatkan perlindungan pemerintah agar mendapatkan keringanan beban hutang melalui hair cut dicobanya. Namun tahun demi tahun berlalu dan yang dia tahu hampir sebagian besar perusahaan Budiman telah diambil alih oleh orang lain melalui mekanisme lelang yang dilakukan pemerintah. Yang membuat dia terkejut bahwa sebagian besar pihak pemenang lelang itu adalah bukan orang yang dikenal berpengalaman dalam bidang bisnis. Mereka adalah kumpulan petualang yang mendapatkan kepercayaan dari pihak asing. Antara petualang , anggota dewan, dan semua orang yang merasa berjasa untuk reformasi telah berbaur dalam pesta pora sebagai makelar menjual seluruh asset negara dengan harga murah kepada pihak asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari sekian bisnis Budiman , hanya agriculture yang masih dipertahankannya. Ini menyangkut pertarungan hidup mati. Karena dari pedagang hasl bumilah Budiman mengawali bisnisnya dan mendulang sukses sebagai pengusaha.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kini , Ribuan hektar lahan perkebunannya juga mengalami kesulitan likuiditas. Karena sulitnya transfortasi menuju pelabuhan eksport , hingga banyak commitment penjualan gagal delivery on time. . Memang sejak reformasi tidak ada penambahan ruas jalan. Yang adapun rusak tanpa ada kemampuan untuk memperbaikinya. Kalau ada perbaikan , itupun tidak lebih menambal yang berlobang dan akhirnya kembali rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; keinginannya mengusulkan kepada Budiman untuk mengolah hasil pertanian itu menjadi produk eksport namun terbentur sumber pendanaan di dalam negeri. Bank bank dalam negeri lebih suka membiayai pinjaman konsumsi dan pembangunan apartment mewah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Jadi apa yang harus aku lakukan “ tanyanya. Wanita itu menatapnya sambil tersenyum. Namun tak ada reaksi untuk menjawab pertanyaannya. “ Jawablah. Apa yang harus aku lakukan “ desaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Pulanglah. Hadapi kenyataan dengan tegar. Temui bank kreditur teman kamu di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan serahkan pada mereka untuk memberikan solusi. “ Jawab wanita itu. Terdengar bijak namun tidak mudah untuk melaksanakannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Kamu tahukan apa yang akan terjadi dengan temanku, bila usul itu saya laksanakan“ Dia monoleh keluar cendela menahan getir “ Seluruh asset perusahaan temanku akan disita bank. Juga rumah dan lainnya akan ikut disita. Karena beban hutang lebih besar daripada jumlah investasi yang senyatanya. Itu terjadi karena perbedaan kurs. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Itu lebih baik daripada kamu terus berusaha namun akhirnya tetap akan gagal.” Wanita itu memegang jarinya “ Sudah saatnya kamu berkata kepada teman mu agar berani menghadapi kenyataan. Sudah lama kamu berusaha dengan melintasi berbagai negara dieropa dan amerika. Semuanya menutup pintu. Ini bukan hanya terjadi pada temanmu. Tapi juga bagi banyak pengusaha di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tidak adakah celah barang sedikitpun untuk ku “ tanyanya dengan mimik penuh harap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Kamu orang baik dan berniat baik untuk sahabatmu. Tidak ada yang salah padamu. Nasipmu yang tidak beruntung karena berada pada waktu dan tempat yang salah.” Jawab wanita itu seakan menegaskan maksudnya untuk melupakan upaya lain selain menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua keluar dari café. “ Kembali ke hotel “ tanya wanita itu. Dia hanya mengangguk. “ Antar aku ke Apartment , ya “ Wanita itu memagut tangannya dengan mesra. Dia hanya tersenyum. Selalu begitu wanita bila ada kemauannya. Ketika didalam taxi .wanita itu semakin merapatkan tubuh dan menjatuhkan kepala kebahunya. Udara Hong Kong memang dingin dibulan desember ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari Causeway Bay,  taxi yang mereka tumpangi melaju ke Kowloon. Setelah melewati torowongan bawah air berkelok kearah Hongham.  Kendaran sampai di Harbour Front View Horison. Suatu kawasan hunian paling mahal dan bergengsi di Kowloon. Tentu disinilah Ester tinggal dengan segala kemewahannya sebagai Fund manager dengan standard gaji enam digit. Dari jendela Apartement nampak panorama hong kong bertaburan lampu warna warni membias diatas laut. Dari kejauhan nampak kapal sedang melaju dengan lambat yang dihiasai oleh lampu berkilauan.  Dono perhatikan ruangan apartemen ini tertata dengan mewah. Sekilas Dono melihat  Ester tersenyum penuh arti kepadanya namun dia tidak memperdulikan. Dia hempaskan tubuhnya diatas sofa yang empuk. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tadi siang memang hari yang berat. Walau terlewati siang menuju malam namun tak membuat Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mampu bergerak selangkah dari masalah yang menghujam. Dono kehilangan kepintaran untuk berkelit sebagaimana dia bisa lakukan. Namun bagaimanapun, Dono tahu inilah jalan hidupnya. Kemanapun aku mengelak , tak akan bisa kecuali aku harus menerima ini sebagai sebuah pilihan hidup” Kata Dono dalam hati.. &lt;span lang="SV"&gt;Ester masuk kedalam kamar. Tak berapa lama dia membawa buku. &lt;/span&gt;Dia tersenyum. Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tak sanggup membalas senyuman itu. Pikirannya kepada Budiman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Aku lelah sekali. " Seru  Ester sambil menghempaskan tubuhnya di sofa duduk disebelah Dono. "Tadi siang aku harus buat laporan soal analisa investasi. Dalam waktu dua jam harus sudah ada di meja boss. Belum lagi harus presentasi dihadapan clients dan boss. &lt;span lang="SV"&gt;Uhhh melelahkan“ Kata Ester &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dengan senyum lembut dibalik mata sipitnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tahu Ester &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berharap agar Dono bereaksi.Tapi Dono tidak peduli.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Aku buatkan minuman ya“ tanyanya seakan ingin membuat Dono berhenti bermuram hati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;hanya mengangguk. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ kopi ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Teh hangat. “ jawab Dono singkat &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester berlalu dari hadapan Dono. Tak berapa lama Ester datang kembali membawa secangkir teh hangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;hanya diam. Ester membaca buku tanpa meliat kearah Dono. Sengaja dia membaca agak keras seperti orang membaca sajak agar menarik perhatian Dono. Ester yakin Dono akan tertarik dengan cerita buku itu. Setiap sebentar dia melirik Dono. “ Ketika musim dingin datang, saljupun turun. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bumi ditaburi oleh kelembutan butir salju. Bumi ingin diam sementara. Tak ingin bumi tanahnya ditanami pangan. Tak ingin bumi dikeruk untuk diambil isinya. Burung pergi kebenua lain. Yang ada kesunyian dan juga keindahan. &lt;span lang="SV"&gt;“ Dia terhenti membaca sambil melirik kearah Dono. Mata sipitnya nampak bergerak gerak seakan menanti reaksi Dono.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tak peduli.. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Wei, hanyalah pria biasa saja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun baginya musim dingin punya makna lain. Ini bukan soal kesunyian dan keindahan atau apalah. Ini hanya cara tuhan meminta manusia berhenti barang sejenak. Ya sejenak. Bumi butuh istirahat. Manusia juga butuh istirahat. Biarlah salju turun dengan dingin menusuk. Biarlah burung pergi membawa siulannya. Biarlah dedaunan tertidur dalam mimpinya. Biarlah. Wei, menimati itu semua. Karena begitulah Tuhan merancang dan kemudian berbuat untuk sepatah cinta bagi semua ciptaannya. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kembali Ester &lt;span&gt; &lt;/span&gt;melirik kearah Dono. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia tesenyum dan mengangguk ngangguk sambil membuka lembaran halaman buku itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tak peduli..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Wei, hanya ingin melewati musim ini sebagaimana musim dingin yang lalu. Dia percaya bahwa hanya soal waktu, musim ini akan berganti dan musim semipun akan datang. Dan juga itupun tak pernah dia nanti. Biarlah musim semi membangunkan bunga dari tidurnya. Biarlah musim semi mengundang burung untuk bersiul. Baginya musim hanyalah rutinitas titah Tuhan. Untuk menunjukan kebesarannya. Selalu ada hikmat dibali musim. Itulah cara Tuhan berdialogh kepada semua manusia. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono terpanggil untuk menatapnya. Ester senang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; apa ? Kamu suka ceritanya ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Siapa itu Wei ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester &lt;span&gt; &lt;/span&gt;menatapnya dengan pancaran mata indahnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Wei hanya pria biasa saja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak ada yang istimewa dari Wei...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ lantas apa menariknya buku itu ? Apa menariknya kisah itu. &lt;span lang="SV"&gt;“ Kata Dono sambil menggelengkan kepala.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Wei menanti keajaiban dari Tuhan. 10 tahun istrinya sakit lumpuh. Sepuluh tahun dia merawat istrinya siang dan malam. Sepuluh tahun dia berharap agar Tuhan menyembuhkan istrinya. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh....” Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tersentak seketika. "Mengapa dia bisa bertahan seperti itu. “ Tanya Dono &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester tidak menjawab seketika. Dia membalik balik halaman buku itu. “ Inilah sebabnya “ Katanya sambil melirik Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dengan senyumnya “ Wei bekata...&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; ratusan juta wanita di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan mungkin miliaran wanita diciptakan oleh Allah di bumi ini. Tapi ketika Allah memberiku wanita sebagai istri maka itulah yang terbaik bagiku dari sekian miliar wanita dibumi ini. Tuhan tahu mengapa istriku harus sakit lumpuh, sebagaiman Tuhan tahu mengapa harus ada musim dingin. Sudah sepuluh musim aku tak lagi mendengar suara istriku menyapaku dipagi hari. Sudah sepuluh musim berganti aku tak bisa menyemai istriku. Sudah sepuluh tahun aku kedinginan. Tapi aku yakin dan sangat yakin musim pasti berganti” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh...” Dono melongok.. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester senang dengan reaksi Dono. Ester kembali meneruskan membaca dan ini nampak dia membuka lembaran akhir dari buku itu..”Wei berkata .. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Andai aku bisa memilih apa yang terbaik bagiku , tentu aku akan memilih tapi sayang sekali..aku hanya manusia yang diciptakan tanpa berhak untuk memilih apa yang aku inginkan. Tugasku hanyalah melewati semua itu dan berharap...” Wei melangkah membobong tubuh istrinya melewati bukit terjal untuk disemayamkan diatas bukit. Ketika itu musim semi. Dari atas bukit , Wei menatap kebawah dan berkata kepada jasad istrinya “ Istriku , aku telah membuat tangga untuk naik kebukit ini. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; lebih 1000 anak tangga yang kususun selama 10 tahun. Ini sekedar memastikan kepada mu bahwa bila kelak aku tua , aku masih mampu menggerakan tubuh rentaku untuk sampai kemakammu , menyapamu. Dan kamu tidak perlu kesepian disana..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh...” Dono melongok mendengar kisah akhir dari buku itu.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Sangat mengharukan...” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Cinta bukanlah apa yang kamu katakan dan kamu perbuat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika orang yang kamu cintai dalam keadaan gundah, tugasmu menentramkan bukan bertanya. Ketika orang yang kamu cintai bersalah, tugasmu meluruskan bukannya menyalahkan. Ketika orang yang kamu cintai tak bisa menjawab maka hatimulah yang menjawab. Ketika orang yang kamu cintai dalam keadaan lemah, tugasmu menyediakan tubuhmu untuk menopangnya. Kecintaan kepada seseorang bukan hanya mempercayainya tapi bagaimana kamu bersikap terhadapnya. Dan itu hanya ketulusan untuk sepatah kata bahwa cinta adalah cinta. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester mengakhiri membaca dan menutup buku itu. “ Aku harus Tidur. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Besok aku harus berangkat pagi sekali. Jam 10 pagi ada rapat dengan clients. &lt;span lang="SV"&gt;“ Ester berdiri dengan senyum menggoda dan membiarkan buku tergeletak dimeja.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia berusaha untuk tidur. Namun wajah Ester membayang. Tak bisa lepas dari memorinya. Dia berusaha mengalihkan ketempat lain namun seakan ester hadir lekat didalam otaknya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hanya ada satu ingatan adalah tubuhnya yang tinggi semampai dan kulit yang putih bersih ba’lilin. Senyumnya yang berhias lesung pipit yang indah. Belum lagi caranya bicara yang selalu memancarkan magnit dari matanya yang sipit. Postur tubuh yang ideal melenggok dibalut gaun malam yang serasi. Duh, kenapa bayangan ini tak bisa hilang. Ester bukanlah siapa siapa. Dia hanya wanita yang berusaha akrab dengannya. &lt;span lang="SV"&gt;Berusaha menjadi sahabat. Tak lebih. &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ester hanyalah wanita yang kesepian dipuncak karirnya. Itu kata batinnya mencoba untuk menghapus &lt;span&gt; &lt;/span&gt;memori tentang Ester. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi , lagi lagi tampil visual lain sebuah argumen. Apa yang diiginkan oleh pria ? teriak nafsuya. Mana ada pria yang tak suka kecantikan. Tolong sebutkan satu saja pria didunia yang tak suka kencantikan. Sebutkan ! &lt;span lang="SV"&gt;Teriak nafsunya. Hatinya hanya diam. Hatinya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tak bergeming dengan pertanyaan itu. &lt;/span&gt;Begitu banyak pria beristri akhirnya menikahi wanita karena kecantikannya. Tak peduli itu ulama hebat, maupun pangeran, intelektual, bahkan menteripun bersedia lepas dari istrinya demi kecantikan wanita. Sang nafsu terus mencerahkannya. &lt;span lang="SV"&gt;Tapi hati Dono tetap diam.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dikamar itu Ester tertidur dan tentu sedang menantinya dan dia sofa bersama imannya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku menurut kata hatiku dan kini otakku meradang marah. Kepalaku dijejali oleh berbagai tesis tentang kepatutan bahwa pria pantas mendapatkan kepuasan dari wanita diluar rumah. Katanya didalam hati. Bayangkanlah !bayangkanlah ! teriak nafsunya. Keindahan tubuh wanita itu dibalik gaun tidurnya yang hanya tersangkut pengikat kecil. Hanya sejentik hentakan maka kamu akan melihat semua keindahan itu dan bukan itu saja, kamupun dapat memuaskan imaginasimu dengan merengkuhnya dalam kenikmatan tak tertandingi. &lt;span lang="SV"&gt;Kembali bisikan halus datang. Ketika itulah jantungnya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berdetak kencang. “ Oh, Hatiku mulai marah. &lt;/span&gt;Marah dengan logika akalku. &lt;span lang="SV"&gt;“&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Itulah keyakinan Dono tentang perang didalam dirinya. Hatinya tidak membalas argumen itu tapi malah bertindak keras dengan memacu jantungnya &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berdetak kencang. &lt;/span&gt;Dono menghela nafas, mencoba meredam detak jatungnya. Sejenak mereda. &lt;span lang="SV"&gt;Pikirannyapun &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mulai jernih. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Virus itu datang lagi. Teringat Ester pernah berkata  &lt;span&gt; &lt;/span&gt;“ Aku hanyalah wanita biasa yang menaruh hormat kepada mu dan berharap untuk disentuh. Apakah itu berlebihan, Don“ Terbayang wajah Ester yang terkesan memelas memohon pengertiannya. "Lihatlah, " teriak suara dari dalam dirinya., " apakah pantas kamu disebut sebagai pria sejati bila pada akhirnya dengan mudah kamu menghancurkan seorang wanita yang lemah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia sangat lemah. Dia hanya butuh sentuhan mu. Dia tak bersuami ,dia kesepian. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Apa salahnya untuk berbuat baik kepada wanita lemah itu. Apa salahnya ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;membayangkan peperangan antara nafsu dan hatinya. Ester &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berusaha dengan segala cara agar Dono feel confortable bersamanya. Selalu dan selalu Dono berhasil untuk mengikuti hati nuraninya dengan keyakinannya untuk tidak mengikuti nafsunya. Matanya pun terkantuk dan akhirnya tertidur pulas di sofa seorang diri tanpa mengikuti hawa nafsunya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pagi menyapanya tanpa membuat dia dapat tersenyum lagi. Pikiran tetap kepada Budiman. Sementara diliriknya kedalam kamar nampak Ester masih tertidur pulas. Langkahnya tertuju ke computer yang nampak menyala. Benar, bahwa dia harus mengambil keputusan pagi ini dan mengirim email ke Budiman bahwa dia gagal. Ketika akan membuka webmail nampak disudut layar monitor sebelah bawah tanda “ incoming message “ berkedip kedip. Walau tak ada keberanian untuk meng klik tanda itu namun tanpa sengaja jarinya menekan dan akhirnya tampil dimonitor pesan itu secara penuh. Dihadapannya tertulis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hai Ester...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kita akan ambil alih perusahaan itu segera setelah perusahaan yang diwakili Dono memutuskan untuk menyerahkannya kepihak Bank kreditur. Saya sudah dapat kesepakatan dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk mendapatkan harga terbaik dari assetnya. Mereka lebih senang kita mengambil alih daripada mereka harus memberikan suntikan Dana lagi untuk menyelamatkan perusahaannya.. Good Job “&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah membaca email itu. Diapun urung untuk mengirim email ke Budiman di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Dia mulai merasa jijik menatap wanita itu yang terlelap dalam tidurnya. Ingin rasanya dia menarik wanita itu keluar dari selimutnya dan memaki makinya dengan berbagai ucapan kotor tapi itu tidak dilakukannya. Dia hanya segera berpakaian dan berlalu keluar dari apartment yang mewah itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Don…, please pick up the phone. I need talk to you..” terdengar suara wanita itu dari voice mail. Tak terbilang kalinya wanita itu menelponnya kehotel namun dia tidak pernah mau menerimanya lagi. Juga telp lewat cellularpun selalu dia tolak. Apalagi yang diharapkan dari seseorang yang sudah mempermainkan kepecayaan. Pengkianatan adalah hal yang menyakitkan bila itu datang dari seorang sahabat. « I know you are still in &lt;st1:place st="on"&gt;Hong Kong&lt;/st1:place&gt;. I know you are angry and disappointed in me. Please give me a chance. I'll explain all about the truth. However I want the best for you. Do not go away. I beg of you can understand."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;« Ester.. » Akhirnya Dono menghubungi Ester.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;« Ya. Don. Terimakasih udah telp aku. « wanita itu menjawab dengan sangat halus namun tak ada suara manja seperti biasanya. » Dimana kita bisa ketemu « kejar wanita itu. «&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;« tempat biasa. «&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;« Baik. Terimakasih. «&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia sudah menyusun berbagai pertanyaan kepada Ester. Tapi untuk apa ? bukankah semua sudah dirancang untuk menjadikannya sebagai pecundang. Sikap paranoia dicoba untuk dihilangkannya. Dia ingin berpikir positip dalam situasi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Maafkan, aku “ Ester mengawali pembicaraan ketika mereka bertemu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hanya yang harus kamu ketahui bahwa Budiman adalah sahabat saya. Apa jadinya bila dia mengetahui usaha saya sekarang ini tidak lebih menjebaknya dalam perangkap pengambil alihan. Saya tidak akan pernah memaafkan diri saya kalau sampai ini terjadi. Ini menyangkut nilai nilai persahabatan. Walau kami tidak sedarah namun pertautan selama ini telah membuat jiwa kami bersatu dalam visi yang sama. Dia diambang kehancuran karena ketidak adilan. Dia tidak pernah ikut dalam konspirasi menghancurkan ekonomi negara. Dia pejuang yang tangguh sebagai pengusaha dan menciptakan lapangan kerja serta memberikan kesempatan berkembang bagi banyak mitranya. Itulah dasar saya mau membantunya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono memandang mata Ester dalam dalam tapi ester menghindar cepat. Dia tidak mau lagi membahas tentang apa yang dia ketahui tentang Ester. Karena nampaknya Ester sudah menyadari bahwa dia telah membaca pesan yang terdapat dalam email. “ Tidak usah bicara tentang maaf. Aku sadar bahwa kamu tidak dalam posisi sengaja untuk membuatku terjebak,. Kamu hanya menjalankan perintah dari atasanmu.. Aku ngerti. Sambung dono dengan bijak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Terimakasih. “ Ester nampak tidak lagi tegang. Wajahnya kembali bersinar namun tetap hati hati.” Kamu seharusnya bertemu dengan Tomasi yang mungkin dapat memberikan jalan keluar. Yakinlah , aku ingin yang terbaik untuk mu. Aku mencintaimu.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Siapa yang kamu maksud ? Tomasi ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Ya. Dia ada telp aku kemarin dan menjanjikan ada jalan terbaik untuk mu ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Kamu tetap berhubungan dengan dia. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. ” Ester tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika Dono pergi berlalu dari hadapannya. Ester menghela nafas panjang. Dia lega. Akhirnya Dono kembali kepada sifat aslinya. Dono yang dia kenal adalah orang yang selalu berpikir positip. Karenanya tidak ada dendam didalam hatinya. Tidak ada kecewa. Dono mengenal kehidupan melalui agama yang diyakininya. Ester melihat Dono adalah sosok pria sejati yang tahu membedakan mana persahabatan dan relasi business. Walau sebetulnya Ester mendapatkan kenyamanan dari persahabatannya dengan Dono, namun justru itulah yang membuat dia tak lelah untuk menanti Dono untuk datang kepadanya. Apapun itu hubungan antara mereka, bagi Ester adalah berkah yang tiada taranya. Betapa tidak. Dono tahu betul menjaga perasaannya dan memahmami bagaimana menempatkan rasa hormat kepadanya , juga kepada siapapun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Aku akan berbuat dengan segala cara untuk Dono. Bukan karena jabatanku , profesiku tapi aku sebagai seorang sahabat. Demikian kata hatinya menguatkan agar selanjutnya dia akan membantu Dono menyelesaikan masalah. Dia teringat dulu ketika awal bertemu dengan Dono di sebuah Hotel bintang tiga&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bersama dengan sahabatnya Fernandez. Awalnya dia melihat Dono yang serius tapi belakangan dia mengetahui Dono orang yang humanis. Peka dengan masalah social dan tahun bersikap terhadap itu semua. Dono berusaha akrab dengan siapapun namun tetap menjaga jarak hatinya bila orang itu berbeda agama dengannya. Sebagai pria beristri , Dono memberikan pelajaran berharga bagi Ester bagaimana seorang pria berlaku sebagai suami yang punya komitment terhadap kesucian rumah tangga. Walau hubungan mereka begitu dekatnya namun tak pernah Dono mengorbankan perasaannya untuk wanita lain selain istrinya di Rumah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono termasuk tertutup membicarakan keluarganya. Namun, dia tahu , Dono menerima kehadiran keluarga dalam hidupnya sebagai bagian dari caranya menjalankan agama. Dia menghargai istrinya bukan dengan kata kata tapi dengan perbuatan dan tekad untuk menjaga keutuhan komitmen yang diikrarkannya dihadapan Tuhannya. Ester berharap hari ini dan kedepan, hubungannya akan kembali normal dengan Dono. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sehari sebelumnya Ester terus menelponnya &lt;span&gt;&lt;/span&gt;untuk memastikan dia datang ke Singapore. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kadang Dono merasa kesal dan kadang juga merasa risih karena terlalu diperhatikan oleh Ester. Tapi begitulah bila wanita bekerja dan selalu ingin yang sempurna. “ Tak ada salahnya ditemui “ Kata Ester menguatkan Dono untuk menemui Tomasi. Hari ini Dono datang ke Singpore. Sesuai janji dengan Tomasi mereka akan bertemu di Hotel Hilton. Pertemuan dengan Tomasi mengingatkan Dono akan kehangatan persahabatan bersama dengan Fernandez, juga Ester,  beberapa tahun lalu. Kali pertama bertemu dengan Tomasi dia melihat sosok pria itali yang tak pantas disebut sebagai pengusaha. Dia lebih cocok pragawan. Namun dari kebersamaan bersama Fernadez dalam perjalanan ke Bali. Dia dapat memastikan Tomasi seorang business man hebat. Dia punya jaringan international dibidang financial. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika keluar dari Elevator, Tomasi melangkah ringan kearah Dono yang menantinya diloby. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Senang bertemu lagi dengan anda “ Tomasi menyalami Dono dengang erat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya , Ester telah meminta saya untuk menghubungi anda. Terimakasih telah datang kesini. Seharusnya sayalah yang datang ke Lugano. “ Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ah. Tidak ada masalah. Kebetulan saya memang ada urusan bisnis disini. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pelayan lounge datang menawarkan minuman.  Tomasi memesan Coffee dan Dono hanya mengangguk untuk memesan hal yang sama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bisnis apa ¿ “ Dono tersenyum. “ Keliatannya ada yang hebat , ya “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tidak ada yang hebat. &lt;span lang="SV"&gt;Semua bisnis sekarang serba virtual dan keliatannya semakin gila untuk dipahami. &lt;/span&gt;“&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Apa maksud kamu. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baru baru ini beberapa perusahaan besar yang dulunya terdaftar secara terhormat &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;di Wall street&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; terbongkar praktek praktek tidak layaknya. Fenomena ini adalah hanya sebuah awal. Satu hal yang pasti, yaitu karena memang sudah rawan sebelum jaman Enron, maka legitimasi kapitalisme global sebagai sistim produksi, distribusi dan pertukaran yang dominan akan terus terkikis lebih jauh, bahkan di jantung ranah asal dari sistem ini. Pada jaman kejayaan "Ekonomi Baru" di tahun 2000, survey dari business week memaparkan bahwa 72 persen masyarakat Amerika merasa bahwa perusahaan terlalu menguasai hidup masyarakat. Angka itu sekarang mungkin jauh lebih tinggi lagi.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, Sama seperti evaluasi berlebihan terhadap saham yang mengakibatkan jatuhnya perusahaan perusahaan dot.com di Wall street 2000-2001, tindak penyelewengan korporatis merupakan salah satu ciri utama "Ekonomi Baru". Untuk memahami hal ini, kita perlu memulai dari dua perkembangan penting dalam dinamika kapitalisme global pada kurun 1980-an dan 1990-an: yaitu pertama Kapital finansial menjadi penggerak utama ekonomi global, dan kedua krisis kelebihan kapasitas dan kelebihan produksi dalam ekonomi sektor riil.”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Pada dua dekade terakhir ini terjadi deregulasi pasar finansial, lengkap dengan dihilangkannya batas-batas perpindahan kapital antar negara dan antar sektor usaha, salah satu contohnya adalah dihapuskannya peraturan Glass-Steagal AS yang melarang lembaga keuangan terlibat sekaligus dalam perbankan investasi dan perbankan komersial. Hasilnya adalah merebaknya kegiatan spekulatif secara besar-besaran yang membuat keuangan menjadi sektor yang paling menguntungkan dalam ekonomi global. Spekulasi sektor keuangan menjadi demikian menguntungkannya sehingga selain dari kegiatan tradisional seperti simpan pinjam serta transasksi saham dan ekuitas, pada tahun 1980-an dan 1990-an muncullah bentuk bentuk instrumen finansial yang lebih canggih seperti futures, swaps, dan option-derivatives, di mana laba diperoleh bukan dari perdagangan asset melainkan dari spekulasi dan perkiraan risiko tentang asset.” &lt;span lang="SV"&gt;Tomasi menghentikan katanya katanya sambil memperhatikan Dono dengan seksama. Dia mulai merasa mendapatkan teman diskusi yang sesuai.Dari pancara mata Dono dan wajah yang berhias senyum,tahulah Tomasi bahwa Dono memahami pembicaraan itu dengan baik. Fenandez memang pernah mengatakan kepada Tomasi bahwa yang menarik dari Dono bahwa dia adalah teman bicara yang baik dan menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Daya pikat sektor finansial dibandingkan dengan sektor sektor ekonomi lain seperti perdagangan dan industri, nampak jelas dari statistik, bahwa di akhir tahun 1990-an, volume transaksi harian pasar pertukaran luar negeri mencapai sebesar 1,2 trilyun dolar, setara dengan besar nilai transaksi perdagangan dan jasa pada semester itu..” Lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Nah , Dengan hujan uang pada sektor spekulatif, dan kebanyakan uang datang dari luar AS, maka banyak perusahaan-perusahaan swasta industri, semakin menggantungkan pembiayaannya pada kredit dalam jumlah besar dan penjualan saham, ketimbang dari laba yang diperoleh. Ketergantungan ini makin menjadi menebal di akhir 1990-an di akhir jaman &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Clinton&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Boom ini mengakibatkan suatu ledakan kegiatan penanaman modal global, yang akhirnya bermuara pada kelebihan kapasitas di mana mana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada akhir 1990-an angka-angka indikator sangat mencolok. Industri komputer di AS meningkat 40% per tahun, jauh di atas proyeksi demand tahunan. Industri otomotif dunia hanya bisa menjual 74 persen dari produksinya sebesar 70.1 juta mobil per tahun. Begitu banyak penanaman modal di bidang sarana telekomunikasi global, sehingga seluruh lalu-lintas dalam jaringan fiber-optic dunia baru menempati 2.5 persen dari total kapasitas jaringan tersebut.” Kata Dono yang membuat.Tomasi tertegun.” Luar biasa. Anda memang pantas sebagai consultant kelas dunia”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sektor eceran juga mengalami hal yang sama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Raksasa-raksasa eceran seperti K-Mart dan Wal-Mart mengalami kekurangan tempat untuk barang-barang mereka. Terjadilah suatu "kelebihan pasokan hampir di semua hal" Lanjut Tomasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan terhenti karena Tomasi harus menerima telp. Kemudian Tomasi melanjutkan ” Nampaknya laba mulai mengalami kemandekan di sektor usaha di AS setelah 1997, mengakibatkan perusahaan-perusahaan besar melakukan merger, sebagian dengan motivasi menyingkirkan saingan, sebagian dengan harapan mendapatkan pembaruan keuntungan dari suatu proses mistis yang disebut "sinergi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh paling signifikan antara lain, penyatuan Daimler Benz-Chrysler-Mistsubishi, Pengambil-alihan Nissan oleh Renault, merger Mobil-Exxon, kesepakatan antara BP-Amoco-Arco, "Star-Alliance" di layanan penerbangan, merger AOL dengan Time-Warner, Dibelinya perusahaan SLJJ MCI oleh WorldCom. Pada kenyataannya banyak merger berakhir dengan konsolidasi pembiayaan tanpa menambah laba, seperti pada contoh kasus AOL dan Time Warner.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika merger tidak bisa dilakukan, maka perusahaan bisa sampai tewas dalam persaingan tersebut, serta mengakibatkan pailit atau bangkrut seperti pada kasus raksasa eceran K-Mart, Dengan margin laba menjadi kurus atau habis, maka kelangsungan hidup semakin bergantung pada pembiayaan dari Wall-street, yang semakin lama semakin dikuasai oleh Bank blasteran investasi-komersial seperti JP Morgan Chase, Salomon Smith Barney, dan Merril Lynch yang saling berkompetisi secara agresif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beberapa perusahaan yang sulit menunjukkan prospek, beralih ke jalur "mendapatkan dana sekarang dengan menjual janji di masa depan", suatu praktek yang dikuasai sangat baik oleh para manajer investasi di sektor high-tech. Ini adalah suatu teknik yang nampak inovatif, teknik perdagangan yang bertumpu pada ilusi. Teknik inilah yang mengakibatkan melangitnya share (saham) nilai di sektor teknologi tinggi, dalam mana sebenarnya mereka kehilangan hubungan pada keadaan nyata perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amazon.com, misalnya melihat share sahamnya meningkat terus sekalipun belum menjadi laba. Beberapa perusahaan lain yang baru berproduksi kehilangan segala kontaknya pada industri dan beralih fungsi menjadi mekanisme untuk menggelembungkan harga saham untuk memberi jalan bagi para kapitalis &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;ventura&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; (venture-capitalist) dan manajer investasi yang punya akses dan pilihan untuk melakukan pembunuhan sejak pada penjualan awal, dan setelah itu perusahahaan ditinggalkan sekarat, lalu runtuh.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tomasi terdiam sebentar dan melirik kesamping kearah wanita yang sedang asik memainkan piano. Dono terkesiap dengan ulasan Tomasi. Kemudian Tomasi melanjutkan kata katanya ” Pada akhirnya, perdagangan ilusi ada batasnya. Alam nyata mengintervensi pada tahun 2000, mengakibatkan hilangnya kekayaan investor sebesar 4,6 trilyun dollar &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;AS di   Wall Street&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt;. Jumlah ini, menurut Business Week adalah separuh dari Produk Domestik bruto AS, dan juga 4 kali jumlah kehilangan pada crash tahun 1987. Karena diperlebar oleh wabah dot.com, maka ekonomi AS mengalami resesi pada tahun 2001. Dan karena keadaan nyata sudah begitu lama ditutupi oleh topeng ilusi kekayaan, maka butuh waktu lebih lama untuk mangatasi ketidak seimbangan struktural yang telah terbangun, itupun kalau memang mau diatasi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh, Itulah mengapa , akhirnya memang tak mungkin mengakali fakta untuk tetap bisa menarik pemodal. Dalam neraca rugi laba, keuntungan harus lebih besar daripada biaya. Ini kenyataan yang sederhana tapi berat. Kenyataan ini kemudian memunculkan berbagai teknik akuntansi genit seperti "kemitraan"-nya Andrew Fastow, eksekutif finansial Enron, yang sebenarnya merupakan suatu mekanisme untuk menyingkirkan biaya dan hutang dari neraca. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; lagi cara yang lebih kasar, misalnya seperti yang dilakukan oleh WorldCom, yaitu menyamarkan biaya sebagai investasi.” Kata Dono yang semakin tertarik dengan pembicaraan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya , Kekuasaan Neo-liberal dikawal oleh deregulasi dan pemanjaan sektor privat. Dalam konteks ini, praktek-praktek tersebut dengan sangat mudah mengikis batas yang disebut sebagai ‘dinding-api’ (firewalls) antara manajemen dengan dewan pemegang saham, antara analis saham dengan pialang saham, antara auditor dengan yang diaudit. Karena sama-sama dirundung oleh baying-bayang keruntuhan ekonomi serta menipisnya pendapatan bagi semua pihak, maka baik para pengawas maupun yang diawasi memainkan pretensi seolah olah dikendalikan oleh sistem cek dan keseimbangan, dan bersatu untuk menciptakan ilusi kekayaan- dengan tujuan mempertahankan selama mungkin uluran tangan dari pemodal yang tidak curiga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Front bersama ini tak bisa dipertahankan terus menerus, karena orang-orang yang tahu keadaan sebenarnya akan sangat tergoda untuk menjual, sebelum khalayak investor terbuka matanya. Dengan keadaan ini maka perhitungan bisnis menyempit menjadi soal menentukan kapan menjual, kapan mengambil uang dan kapan lari menghindar dari tindakan hukum. CEO Enron Jeffrey Skilling melihat gelagat tanda-tanda, dia lalu mengundurkan diri, mendapatkan 112 juta dollar AS dari menjual sahamnya, beberapa bulan sebelum kejatuhan Enron. Dennis Kozlowski dari Tyco kurang begitu beruntung. Ia merasa tidak cukup dengan menggaruk uang 240 juta dollar AS. Ia masih berusaha memerah uang ketika perusahaan mulai jatuh, dan sekarang ia terkena pasal menghindari pajak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jelas akan banyak lagi bandit yang terbuka kedoknya, siapa tahu dalam barisan ini nanti termasuk juga mungkin George W. Bush. Meskipun demikian kita tetap perlu ingat bahwa sekalipun akan ada sederet nama-nama, tapi pusat persoalannya adalah pada dinamika sistim kapitalisme global berlokomotif sektor finansial tanpa regulasi. Persoalan ini tak bisa dilenyapkan hanya dengan pernyataan kebaikan seperti "Tak ada kapitalisme tanpa nurani" atau penyelesaian usang seperti "good corporate governance".Sementara waktu, pemodal luar negeri meninggalkan AS, dollar AS merosot, dan lubang kelebihan produksi makin menganga. Paduan antara krisis ekonomi struktural yang semakin dalam dengan krisis legitimasi kapitalisme neo-liberal ini jelas menjanjikan masa depan yang rawan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Benar benar system yang tidak menjanjikan masa depan. &lt;span lang="SV"&gt;“ Dono termangu. “ Lantas dimana tesis ekonomi selama ini yang katanya merupkan konsep kemakmuran itu ? Sambung Dono.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Don, tahukah kamu, suka tidak suka konsep pemikiran Eknomi yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dipakai oleh dunia terlahir &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dari otak otak yahudi. ” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya betul. ” Jawab Dono seketika. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Adam Smith. Kelahiran Skotlandia. Dia menulis buku yang terkenal seperti The Theory of Moral Sentiments" and  An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations atau&lt;span&gt;  &lt;/span&gt; The Wealth of Nations. Adam Smith dikenal sebagai bapak pedagangan modern dan memberikan arahan untuk perdagangan global. Ia menentangMercantilism. Ia menginginkan perdagangan bebas dari segala aturan pemerintah. Kemudian pada 1772, lahirlah David Ricardo, yang menjadi ekonom hebat dizamannya dan juga sebagai praktisi di London Stock Exchange . Setelah membaca buku The wealth of Nations, dia terinspirasi hebat untuk menentang segala bentuk proteksi pemerintah. Namun menganjurkan keadilan social dari kebebasan pasar melalui kebijakan pajak. Sebagaimana dalam bukunya yang di publish setelah 10 tahun dia wafat , yang berjudul Principles of Political Economy and Taxation" &lt;span&gt; &lt;/span&gt;“ &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Tomasi nampak sangat menguasai sejarah &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tetap saja prinsip ekonomi berhubungan dengan kebebasan ,walau diselipi dengan kebijakan Negara. Tapi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;apa artinya sebuah kebijakan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;bila prinsipnya tidak dirubah” Sela Dono.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Alfred Marshall yang dilahirkan di London pada tahun 1842, tampil membawa ilmu ekonomi dalam matematika. Dia  dikenal sebagai orang yang bisa membawa ekonomi sebagai sains dibanding filsafat seperti Adam Smith dan Ricardo. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia berusaha menghindari ekonomi dalam ranah politik. Bukunya yang terkenal adalah Economics of Industry"  dan "Principles of Economics", yang menjadi literature wajib bagi mahasiswa Ekonomi. Teorinya merupakan gabungan dari supply and demand curva, marginal utility dan marginal production. Teori Marshall ini mencapai puncaknya ketika ditangan John Maynard Keyness yang dilahirkan padat tahun 1883. Kenyness juga yang mendorong agar pemerintah aktif melakukan intervensi pada kebijakan moneter dalam rangka mengatasi akibat dari resesi ekonomi. Artinya Keyness lebih menekankan pasar yang regulated. Buku yang terkenal ditulisnya pada tahun 1935 berdasarkan pengalaman great depression adalah "General Theory of Employment, Interest and Money"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian muncul Milton Friedman. Ia lahir pada tahun 1912. Dia membaca buku Kenyness untuk mengkoreksi Keyness. Dia menentang pasar yang regulated dan juga menentang intervensi pemerintah dibidang moneter. Idenya itu ditulis pada tahun 1962 dalam buku yang terkenal "Capitalism and Freedom". Inilah dasar perlu demokratisasi ala liberal untuk menjalankan ekonomi liberal agar sistem capitalisme and freedome Friedman dapat terjelma. Artinya kebebasan dibidang Inevestasi, perdagangan, keuangan dan lain lain harus terjamin agar semakin kurangnya tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi riel. Pada tahun 1976 ,Friedman memenangkan Nobel Memorial Prize dibidang Ilmu Ekonomi dalam prinsip tentang hubungan antara jumlah uang beredar dan inflasi. Dia memberikan pidato pada tahun 1988 untuk mahasiswa Cina yang dianggap menjadi bagian dari reformasi ekonomi Cina. Friedman sampai kini dikenal sebagai bapak ekonom capitalism dan pencetus lahirnya NEOLIBERAL.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Ya. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Yang pasti Keyness dikoreksi oleh Friedman dan akhirnya Friedman lah yang menyebabkan Amerika Serikat terjerat dalam resesi dari masa kemasa. Ditengah situasi itulah ekonom bermain main dengan tesis. Ketika jatuh mereka mulai melirik Kenyness kembali untuk masuk dalam ekonomi regulated namun tetap tak bisa lari dari capitalisme. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Benar benar system yang kacau dan tentu masa depan yang suram. Ditengah situasi inilah ekonom berbeda. Inilah akibat bila agama dibelakangi. Sudah cukup lelah kita semua dengan segala prahara yang tak perlu terjadi akibat kebodohan sendiri “&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tomasi tersenyum mendengar kesimpulan yang berakhir pada perlunya agama. ” Kamu tak pernah berubah. Selalu pada akhirnya meminta dunia kembali kepada Islam. ” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kita sama sama mengetahui bahwa semua tesis tentang ekonomi yang selama ini dijadikan pijakan masyarakat sekular berasal dari ilmuwan Yahudi. Sementara &lt;span&gt; &lt;/span&gt;kami percaya apa kata kitab suci bahwa Allah telah menegaskan bahwa Islam itu agama yang sempurna dan cukup serta diridhoi oleh Allah. Jadi tak ada alasan kami untuk berkiblat pada pemikiran sekular. Namun kamipun tidak menolak diskusi sekularisme . Kami siap berdialogh.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Don” Seru Tomasi. “ Situasi sekarang memang tidak ada pilihan bagi siapa saja. Cara &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;conventional untuk menarik dana untuk sektor riel sedang dirudung awan gelap. Ester meminta saya membantu kamu. Namun saya pikir ada cara lain yang tepat saat ini untuk kamu. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bagaimana caranya ? “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tomasi agak lama terdiam seakan sedang berpikir keras dari mana harus memulai kata katanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian Tomasi berkata. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Memanfaatkan situasi pasar uang global untuk mendapatkan yield. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini memang system yang salah namun kita harus ambil bagian selagi kita bisa. Kalau tidak maka orang lain akan menggunakannya. Hanya saya percaya bahwa kamu akan menggunakan hasil dari transaksi ini untuk membiayai sektor riel dinegara kamu yang akan mempunyai dampak berganda bagi kemakmuran masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya. Kita harus masuk kepasar uang Amerika dengan asset raksasa melalui pasar uang  di Eropa.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Darimana saya dapatkan modal untuk masuk kepasar.? .” Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya akan atur itu semua untuk kamu ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Terimakasih, Tom “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sekali lagi Dono mendapatkan satu pembelajaran tentang sebuah persahabatan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tomasi tidak pernah meragukannya karena seorang Fernandez dan Ester. Dua sahabatnya telah membuat dirinya terlalu berharga untuk diragukan oleh Tomasi. Inilah nikmat dari persahabatan yang tulus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari pertemuan dengan Tomasi , Dono mengetahui ada sesuatu yang dirisaukan oleh Tomasi. Nampak ada pesan terselubung yang ingin dia sampaikan kepada Dono. Yaitu tentang ketidak adilan, tentang system yang terlalu memanjakan pemilik modal dan akhirnya mengabaikan fungsi social perusahaan. Seakan perusahaan di create untuk menciptakan laba dengan menghalalkan segala cara. Sementara negara tidak memperdulikan resiko social demi mencapai angka pertumbuhan ekonomi. Antara perusahaan privat dan negara telah menjadi alat untuk sebuah proses menguntungkan pemilik modal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tomasi kembali mengingatkannya untuk datang ke Swiss dan berjanji akan mempertemukannya dengan seseorang yang akan memberinya penguasaan asset untuk ditempatkan sebagai collateral dalam rangka mendapatkan facilitas Credit untuk masuk kepasar uang. Dono masih belum mengerti apa yang dimaksud oleh Tomasi. Namun , dia hanya menganguk dan berjanji untuk datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;br /&gt;Swiss , dimusim dingin. Pukul 9 pagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini hari istimewa dalam hidup Dono. Maka baju dan setelah jas haruslah yang istimewa pula. Dari jendela hotel dilihatnya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; swiss berkabut. Belum banyak orang yang lalulalang. Namun tidak membuat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini tidur. Geliat kehidupan sebagai wilayah finance center akan nampak sebentar lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Telp berdering.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Don, kami menunggu anda. Jam 10 pagi , kita akan mengeksekusi rekening perdagangan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; berharga anda. . Pihak Global Asset Management , Siap mencairkan rekening itu berdasarkan perintah anda. “ Terdengar suara McDowel diseberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya akan datang tepat waktu. ” Dono menutup telpnya dengan tersenyum cerah. Akhirnya perjuangan hampir dua bulan di Swiss membuahkan hasil. Dia membayangkan dapat berbuat sesuatu untuk sahabatnya dan juga untuk semua mereka yang berpotensi membangun negerinya setelah hancur dilanda krisis moneter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mcdowel ,Godinez , Steven dan Jhon menyambut kedatangan Dono di Loby Gedung Global Asset Management dengan jabatan tangan erat. ” Apakah anda siap untuk hari ini ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sangat siap. Mari kita selesaikan ini semua sekarang. ” Kata Dono sambil melangkah menuju Lift. Mereka masuk bersamaan dalam satu lift. Tidak ada pembicaraan. Semua nampak tegang ketika detik detik menuju kepastian yang sudah lama diperjuangkan dan dinantikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Diruangan rapat yang terkesan mewah, telah hadir team eksekutive dari Global Asset Management. Mereka semua menanti kedatangan Dono berserta teamnya dengan ramah. Tidak ada basa basi ketika semua sudah hadir. ” Baiklah, Saya ingin tegaskan tentang sesuatu ” kata pimpinan Global Asset Management itu memulai pembicaraan. Dono memperhatikan wajah pimpinan itu dengan seksama. Nalurinya menangkap ada sesuatu yang janggal. ” Kami tidak bisa mencairkan rekening trading anda.” Pimpinan itu melanjutkan kata katanya dan semua hadir terperanjat. Benarlah naluri Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mengapa ? ” Dono menyela pembicaraan itu dengan cepat ” Bukankah kemarin anda sudah membuat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; penegasan kepada kami untuk setuju mencairkan rekening tersebut. Mengapa sekarang anda berubah.?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”. Mereka tidak cooperative. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bukankah awalnya anda telah melakukan verifikasi formal atas keberadaan asset itu dan mereka juga telah menjawab secara resmi tentang kebenaran dokumen itu. Dan anda juga telah memberikan pinjaman kepada kami berdasarkan jaminan asset tersebut untuk masuk dalam transaksi clearstream. Lantas apalagi?. Ini benar benar tidak masuk akal ” Mcdowel mulai mengajukan argumentasi. Dia memang membantu Dono untuk melakukan penyelesaian setiap tekhnis yang berkaitan dengan kontrak hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Anda benar. Kami tida bisa berbuat apa apa. Saya pikir anda harus mempersiapkan diri untuk mengajukan gugatan hukum kepada pihak the fed. Hanya keputusan pengadilan international yang mengizinkan kami untuk mencairkan rekening anda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono , menatap satu persatu team eksekutif Global Asset Management yang hadir dalam rapat tersebut. Mereka tidak ada satupun yang berani menatap Dono langsung. ” untuk anda ketahui ” Dono mulai meninggikan suaranya ” Semua transaksi ini kami lakukan dengan prosedure yang benar dan didukung oleh anda yang dikenal sebagai lembaga keuangan kelas dunia. Untuk itu semua, kami telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Sekarang..” Dono terdiam sebentar sambil menarik napas. ” Anda dengan mudahnya menyarankan kami untuk menuntut pihak the fed. Ini benar benar tidak mencerminkan integritas hukum pasar uang yang menempatkan trust diatas segala galanya. Saya sangat kecewa..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maaf, kami tidak bisa mengomentari sikap anda. Kecuali anda bisa mendapatkan dukungan langsung dari fed atas asset tersebut. Hanya itu satu satunya cara agar posisi rekening anda syah untuk anda miliki.” Mereka saling berpandangan satu sama lain ” Kami rasa cukup sampai disini pertemuan kita. Kalau anda merasa kecewa dengan kami maka andapun dapat menuntut kami kepengadilan. Anda punya hak untuk itu.” Terdengar dengan sangat dingin. Disampaikan tanpa gejolak. Dono , segera berdiri dan diiringi oleh seluruh teamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Didalam Lift , Mcdowel berserta teamnya semua tegang. Seperti baru saja mendengar ledakan raksasa. Tentu ada perasaan bersalah atas peristiwa ini. Karena merekalah yang menuntun Dono untuk masuk dalam transaksi ini. Referenci keahlian mereka yang dia terima dari sahabatnya , tidak meragukan sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anda harus menghubungi Chang di Shanghai. Dia menanti kabar dari anda soal pencairan rekening tersebut. ” Jhone membuka kebisuan diantara mereka. Dono baru menyadari hal terpenting yang hampir dilupakan. Dia harus segera mengabarkan situasi ini kepada Chang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Chang !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, ” Terdengar suara dari seberang telp&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kita punya masalah. Dokumen kepemilikan asset atas nama anda tidak diakui oleh the fed..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Seluruh hasil trading di block. Karena pihak Global Asset Management tidak mendapatkan dukungan dari the fed ketika akan menutup posisi trading atas nama kita. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang harus saya lakukan ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu anda lebih tahu karena andalah sebagai pemilik syah asset ini. Saya hanya sebagai pihak yang mendapatkan mandate dari anda. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah. Saya terpaksa melaporkan ini kepada pihak &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Beijing&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Telp terputus. Dono menatap kesemua teamnya. Mereka nampak bingung..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari awal saya sudah curiga. Karena semua berjalan begitu mudahnya dan akhirnya beginilah. ” Jhon berbicara tanpa tahu kepada siapa pembicaraan itu diarahkan. Namun Dono menyadari yang dimaksudnya adalah dirinya sendiri. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sudah berapa lama anda mengenal Chang ? Tanya Godinez&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ketika dia menyerahkan mandate penggunaan asset itu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Sebelumnya tidak pernah ”?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa yang memperkenalkan anda dengan chang. ? Kembali Godinez mengejar Dono dengan pertanyaan layaknya investigator.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” seseorang yang bernama Tomasi. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa itu ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” seseorang yang diperkenalkan oleh sahabat saya berkwarganegaraan &lt;st1:country-region st="on"&gt;Mexico&lt;/st1:country-region&gt; yang pernah tinggal di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh tuhan. Hampir tidak bisa dipercaya . Anda mempertaruhkan biaya operasional yang begitu besar untuk sesuatu yang tidak jelas. Mengapa anda begitu yakin membayar kami dengan mahal dan menutup semua premi asuransi atas penggunaan asset tersebut ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya tidak punya pilihan. Inilah cara terbaik yang mungkinn saya peroleh untuk membantu teman saya mendapatkan pendanaan projek di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Don, ..” seru Jhon. ” Ini adalah takdir anda. Kami rasa tugas kami sudah selesai sampai disini. Karena semua terjadi diluar batas kemampuan kami. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya mengerti. Terimakasih untuk waktu dan upaya anda selama membantu transaksi ini. “ Dono menyalami mereka satu persatu dan mereka berpisah diloby gedung Global Asset Management. “ Untuk diketahui , saya akan mengajukan gugatan kepengadilan. “ Mereka hanya mengangkat bahu. “ Good Luck “ hanya itu yang terdengar dari suara Jhone. Yang lainnya hanya tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Awal desember yang berkabut dingin. Udara swiss dibawah nol derajat tidak membuat Dono menggigil karena tekanan membayangkan dana tunai yang disediakan sahabatnya disingapore untuk transaksi ini habis.Harapan untuk menyelamatkan usaha temannyapun terkubur sudah. Sementara Chang dan teamnya tidak pernah mau peduli dengan semua biaya ini. Mereka merasa seperti sudah memberikan banyak kepada Dono dengan mandate yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi dengan keadaan sekarang , Dono menyadari bahwa Chang dan teamnya tidak ada arti sama sekali. Dono merasa dijebak dalam suatu pertarungan besar untuk kepentingan orang lain. Inilah yang membuat dia merasa menjadi pecundang. Apalagi kata kata Chang terkhir yang menyebutkan bahwa dia akan melaporkan kepada pihak &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Beijing&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Apa maksudnya ini?. Apakah ada pihak lain yang berkuasa atas asset ini selain Chang. Namun , bagaimanapun semua telah terjadi karena ambisi pribadinya untuk menjadi besar. Ambisi memang kadang kala membutakan orang tentang realitas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika harapan begitu besar, seiring impian yang juga begitu besar , tentu semuanya nampak begitu indah. Namun ketika harapan hancur, yang terbentang adalah awan gelap didepan. Itulah yang dirasakan Dono ketika menjejakan kakiknya di rumah setelah menempuh penerbangan panjang dari Swiss. Dia merasa hancur. Dia tidak tahu bagaimana menjelaskan semua ini kepada Budiman yang tentu selalu menantinya untuk sebuah harapan. Rasanya dia ingin mengutuk dirinya sendiri dengan segala kebodohannya , yang begitu mudah terjebak dalam permainan yang sulit dia pahami. Mengapa awalnya begitu mudah dan akhirnya sampai pada ruang tanpa ujung. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dalam tekanan kekecewaan itu , tak ada yang bisa dia lakukan kecuali berserah diri kepada Allah. Semua telah terjadi. Ini tentu ada hikmahnya dari Allah. Setidaknya, lewat peristiwa ini keimanannya diujui untuk ikhlas dan sabar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia teringat kata kata dari Global Asset Managent tentang “ The Fed “ dan juga tentang “ mereka tidak cooperative”. Tentu yang dimaksud adalah Bank Central Amerika. Ini berhubungan dengan Pemerintahan Amerika. Walau Dono punya pendidikan cukup berkaitan dengan dunia keuangan namun dia tidak tahu banyak mengenai hubungan pemerintahan. Pada saat itulah dia teringat dengan sahabat dekatnya yang kini berkarir di pemerintah di bidang Keuangan. Dia yakin, tentu sahabatnya bisa memberikan penjelasan cukup kepadanya prihal keberadaan Bank Central itu. Atau setidaknya, sahabatnya itu bisa memberikan masukan dengan segala informasia antar pemerintahan yang dimilikinya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ya, dia harus menghubungi Amir, ya hanya Amir yang mungkin bisa dimintai tolongnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Hai ,Amir.!.Saya Dono. Bisakah kita bertemu hari ini. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; apa ?” terdengar jawaban suara dari seberang telepon.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Penting untuk anda ketahui. Saya ada masalah. Please.... ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh,” suara agak terhenti seakan Amir sedang berpikir sesuatu ” Baiklah. Dalam dua jam anda bisa bertemu dengan saya. Di hotel ambassador.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; keyakinan bahwa Amir akan membantunya. Mereka adalah sahabat lama. Banyak hal yang membuat mereka bisa bersahabat. Mungkin karena ras yang sama. Ras arab yang terlahir di bumi pertiwi, yang merupakan ras minoritas namun tidak pernah dipinggirkan dalam kehidupan sosial dan politik. Sangat berbeda dengan ras lainnya yang selalu disikapi dengan curiga. Mereka berkarir dalam dunia yang berbeda. Amin memilih menjadi birokrat dan kemudian menjadi pejabat tinggi. Sementara Dono , memilih dunia business dan sekarang menjadi consultant.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam perjalanan ketempat pertemuan, dipinggir jalan raya kadang nampak papan iklan berukuran besar yang mungkin bisa menutupi wajah buram &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang dihuni oleh sebagian besar para pendatang yang bisa dikatakan gagal.. Iklan jaringan telepon selular yang berkompetisi, real estate , Bank, Hotel, serta seluruh limpahan layanan berkelas yang terbentang dari utara ke selatan dan timur ke barat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Meskinpun begitu dia menyukai &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; bangunan Masijd terbesar di Asia Tenggara memberikan penampilan sebagai &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; religius, serta kemurnian tradisi orang Betawi. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, setiap hari seperti berada di open yang melelahkan atau menjadi kubangan besar ketika musin hujan. Tidak peduli seberapa keras &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; ini berusaha terlihat seperti belahan dunia barat, &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; tetap belahan dunia bagian timur, yang selalu bersembunyi dari lingkungan yang kumuh, para tunawisma yang tertidur dibawah jembatan, stasion &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Seluruhnya sengaja dirahasiakan ketika rombongan tamu asing datang berkunjung ke Istana, kecuali Mc Donald dan Starbuck.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hidup layak mungkin bukanlah suatu balas dendam terbaik, tetapi itu satu satunya kecenderungan yang ada bagi orang orang betawi yang sekarang merupakan minoritas populasi. Mereka terpinggirkan hanya dengan sedikit harta setelah melepas tanahnya untuk penduduk pendatang. Dan kemudian hidup dalam keterbatasan dipinggir &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;, yang mungkin bisa sedikit menghibur mereka untuk mencoba &lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt; hidup &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dari kejauhan. &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; mirip kehidupan barat, juga samahalnya sebagian &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; di negeri ini yang mempunyai majalah Playboy, trend, life style, yang mengajak para orang muda living imaging.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Para sebagian pendatang &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; yang terpinggirkan telah menambah aroma kepahitan hidup ditengah maraknya penawaran real estate walau memberi pekerjaan bagi ribuan mereka dan mempercantik &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Gubernur atau siapapun orang besar yang ada di &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; tampaknya mengerti jika hasrat kerakusan ini adalah lem yang mempersatukan penduduk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dibawa rezim yang pro barat yang lahir dari kampus secular, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; telah berkembang tempat menebar uang korupsi. Korupsi remeh pada masa lalu telah menjadi korupsi systematis bergaya wall street. Maka orangpun mulai saling curiga. Satpam dihadirkan disetiap pemukiman mewah dan apartement. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; koruptor yang private maupun pejabat public digosipkan oleh rakyat kumuh diwarung warung kopi tapi tidak pernah diterbitkan secara resmi. Kemunafikan adalah air susu ibu disini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan Jakarta juga memiliki kekuatan arus bawah yang kencang, yaitu Islam dan tradisi betawi, inspirasi dan siksaan bagi setiap pejabat korup. Itu adalah kepedulian bagi setiap pejabat intelligent untuk mengawasi siapa saja yang bersorban dan bicara lantang tentang Islam. Dari yang islam fundamental dan LSM yang garang melawan ketidak adilan , dihadapi oleh system demokrasi melalui LSM Islam liberal dan Masjid yang megah yang selalu dijaga Satpam. Orang orang taat dan religius pergi kemesjid kumuh. Kadang orang orang yang dibilang islam fundamental adalah satu satunya yang bicara tentang kebenaran dikota ini. Mereka mengolok olok korupsi dan prilaku elite baru reformis yang lebih munafik ketimbang rezim militer.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemarahan ada diJakarta, Terutama ketika para rakyat melihat Mercedez Band, BMW melintas, tetap tidak pernah mengekspresikannya secara terbuka. Penguasa mungkin sedang menjamu raksasa raksasa dari jepang atau Eropa atau AS disalah satu hotel berbintang yang ada dijantung Kota, tetapi dilorong lorong kumuh perkampungan miskin , mereka menghitung tumpukan karton yang didapatnya dari tempat sampah dan menepatkan kaligraphi Allah dan Muhammad di rumahnya yang kumuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diresto. Dono datang lebih awal. Dia dapat melihat langkah Amir ketika masuk kedalam restoran. “ Anda nampak sangat luar biasa dengan pakaian safari ini “ kata Dono menyambut kedatangan Amir. ” Ah biasa saja. Tidak ada yang luar biasa ” jawab Amir. ” ya, sesuatu tanda emas yang menempel didada mu. “ Dono memperhatikan lambang status pejabat tingkat tinggi direpublik ini. Yang membuat Amir tampil menjadi segelintir orang , mengontrol jutaan manusia. “ Itulah yang luar biasa Saya bangga dengan posisimu sekarang. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir hanya tersenyum. Sekilas ditatapnya Dono. Dia kenal betul sahabatnya ini. Selalu punya cara memikat bila menginginkan sesuatu. Benar benar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; seorang marketing sejati. Yang selalu yakin mampu menguasai target audience nya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bagaimana rasanya setelah reformasi. “Tanya Amir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Entahlah. “Jawab Dono singkat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Kok entahlah. Bukankah lebih baik sekarang. &lt;span lang="SV"&gt;Ada kebebasan dan demokrasi jalan.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Demokrasi atau apalah , itu hanya cara untuk tampilnya tiran. Tidak lebih. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kok, kamu jadi begitu skeptis , sih. ” Kata Amir dengan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sejak di amandemennya UUD 45 memang kesannya negara kita menjadi negara paling demokratis didunia , tentu dengan segala resiko menghadang didepan. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebetulnya tak perlu ada amandemen UUD 45. Yang perlu diamandemen itu adalah mindset para elite agar sadar sesadarnya bahwa kekuasaan itu adalah amanah. Tak ada yang salah dengan UUD 45. Apalagi dengan Pancasila.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maksud kamu.? Amir terpancing ingin tahu dibalik alasan Dono.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Setiap elite berkata lantang kalau ditanya soal NKRI. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jawaban mereka jelas dan tegas : “NKRI harga mati” atau “ tak bisa ditawar “. Demikianlah adanya. Dulu ketika &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; diproklamirkan maka konsep negara kesatuan bukanlah konsep yang mudah untuk dicetuskan. Rapat marathon dalam PPKI berlangsung alot. Satu sama lain bersiteganng soal ini. Pertanyaan mendasar yang sulit dipecahkan adalah “ apa yang mengharuskan kita bersatu”. Sumatera tidak punya kepentingan apapun bila harus bergabung dengan jawa. Begitupula dengan Jawa, &lt;st1:place st="on"&gt;Kalimantan&lt;/st1:place&gt; dan lainnnya bersikap sama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi sejarah mencatat , bahwa para tokoh pendiri negara kala itu, berhenti berbeda pendapat ketika ruh agama diungkapkan kedepan. Yang mempersatukan kita adalah “agama kita “. Agama kita mengenal satu Tuhan. Mengapa kita harus berbeda bila tujuan hidup kita adalah sama. Mengapa ? Demikian Muhammad Yamin berkata dan kemudian dijabarkan oleh Soekarno. Ini semua diaminin oleh Agus Halim , Hatta dan lainnya. Perbedaan suku dan budaya tak lagi dibahas bila sudah menyangkut soal agama. Itulah sebabnya Ketuhanan Yang Maha Esa ditempatkan dalam sila pertama Pancasila. Mungkin kitalah satu satunya negara didunia yang menjadikan Tuhan sebagai dasar bernegara dan menempatkan urutan pertama dari Palsafah negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa ketika Agama dikedepankan lantas semua setuju disebut sebagai negara kesatuan ? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jawabannya sederhana. Bahwa setiap agama mengajarkan satu hal , yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Tidak ada agama yang mengajarkan keadilan yang subjective. Tidak ada!. Adil dan beradab sangat tinggi sekali nilainya. Didalamnya terkandung cinta dan kasih sayang. Berbuat karena cinta untuk memanusiakan manusia. Manusia memang butuh kerja dan itu adalah keadilan. Tapi membayar upah dengan murah adalah tidak beradab. Sekolah hak keadilan bagi semua orang tapi menyuruh orang membayar uang masuk perguruan tinggi mahal maka itu tidak beradab namanya. Perbedaan kelas dan terjadi jurang yang lebar antara si kaya dan simiskin merupakan bentuk dari tidak adanya kemanusiaan yang adil dan beradab dinegeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila Kemanusiaan yang adil dan beradab dapat ditegakan dinegeri ini maka pasti Persatuan dan kesatuan akan terbentuk dengan sendirinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cinta tanah air dan bela negara akan menjadi ruh kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan kita sesali bila Papua bergolak.Itu karena rasa kemanusiaan yang adil dan beradab tidak dirasakan oleh rakyat papua. Mereka menyaksikan setiap hariFreeport menguras hasil bumi mereka tapi kehidupan mereka masih miskin dan terbelakang. Ini satu contoh. Tanyalah rakyat di Pulau Sipadan tentang keberadaan Republik ini? Kenyataanya sehari hari kebutuhan pokok mereka didatangkan dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, dan mereka lebih mengenal ringgit daripada Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika Persatuan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dilandasi oleh rasa kemanusiaan yang adil dan beradab oleh seluruh rakyat maka kepemimpinan dipercayakan kepada elite . Mereka adalah segelintir orang yang lahir dari proses kepemimpinan yang berakar dari bawah. Mereka menjadi inpirasi bagi public sebagai taladan dan akhirnya melahirkan aspirasi kolektif. Karena para elite ini bersikap dan berbuat berdasarkan hikmat dan kebijaksanaan. Merupakan perpaduan kehalusan nurani dan kekuatan pikiran untuk cinta, keikhlasan. Tidak ada menang kalah dalam mengambil keputusan. Semua dimusyawarahkan untuk menghasilkan mufakat. Semua berpihak kepada kebenaran bukan golongan atau kepentingan. Tapi lihatlah kini,..elite politik layaknya berdagang dengan amanahnya. Pemerintahpun sudah bergaya seperti broker nasional resource kepada asing. . Penegak hukum sudah berlaku diatas keadilan subjective. Karena kekuasaan didapat dari membayar dan kepemimpinan sudah jauh dari hikmat kebijaksanaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila elite kekuasaan terdiri dari orang orang yang amanah berdasarkan hikmat dan kebijaksanaan maka tentu keadilan social bagi seluruh rakyat akan terjelma. Bila Pancasila hanya jadi jargon politik saja dan mengawal NKRI dengan bedil….Tidak akan ada kesatun dan persatuan dibawan system yang jauh dari agama. Kalaupun ada maka itu adalah keterpaksaan saja. Semoga kita menyadari Pancasila sebagai sikap hidup berbangsa dan bernegara. Karena bila tidak maka terlalu mahal taruhannya bila sampai terjadi perang kelas. Tak akan ada yang bisa meleraikan karena agama sebagai pemersatu dan pendamai sudah terkaburkan Jangan jadikan Pancasila hanya sebatas jargon. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jangan.” Kata Dono &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Wah kamu hebat ya. Engga nyangka pengusaha yang jauh dari ring politik mampu berpikir seperti politisi hebat. ” Amir tertawa. Dono sadar kata katanya tak berarti apa apa bagi Amir. Karena hidup Amir tak lebih hanya untuk menjaga kelangsungan karirnya dan hidup senang dari itu semua. Soal politik dia tidak peduli. Dia hidup dalam area abu abu. Kemana angin kecang kesanalah dia pergi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah yang penting itu ” tanya Amir seakan tak ingin terjebak dalam dialogh panjang soal idealisme yang digambarkan oleh Dono. Karena pengalaman sudah sudah, dialogh seperti ini akan menghabiskan waktu banyak. Amir senang tapi waktunya sempit. Dia sudah menjadi pejabat tinggi dimana waktu sangat berharga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah. Saya ingin kamu mengeta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;hui ini semua. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah itu ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Seseorang telah menggiring saya dalam transaksi beresiko. Ini dunia baru bagi saya namun menjanjikan laba yang sangat luar biasa. ” Dono menghentikan kata katanya. Dia mencoba mengisap rokoknya dalam dalam. Sementara Amir tetap memperhatikan dirinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mir, hanya kamu yang bisa bantu saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebutkan , apa yang harus saya bantu. Tapi apa masalahmu sebenarnya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ini kamu bisa lihat ” kata Dono , memperlihatkan setumpuk dokumen dari dalam tasnya. Tahulah Amir bahwa Dono telah masuk dalam ” dunia lain” dari system yang ’ lain ” dalam dunia keuangan global. Ini transaksi sangat eklusif dan tidak semua orang memiliki akses. Amir menyadari bahwa sahabatnya ini , tidak hanya mengadu peruntungan tapi lebih dari pada itu adalah memasuki dunia yang tidak lagi melihat uang sebagai tujuan. Transaksi yang dihadapi temannya adalah bagian dari sumber kekuatan besar untuk menguasai dunia dan mengarahkan banyak negara dalam satu jaringan , yang dikendalikan oleh group raksasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Bagaimana kamu bisa sampai melakukan ini semua ” tanya Amir dalam keterkejutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Itulah.” Dono mengusap kepalanya ” Aku sendiri tidak pernah membayangkan bila akirnya aku terjebak dalam transaksi ini. Semua ini hanya karena aku ingin mendapatkan pendanaan untuk perusahaan temanku yang diambang kehancuran.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” siapa yang kamu maksud teman itu ”?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Budiman ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh. Mengapa pula kamu sampai harus bersusah payah membantunya.?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia sahabat saya dan Lagi saya kenal betul visinya untuk membangun negeri ini. Kamu bisa lihat , tidak ada yang berubah dari dia walau usahanya berkembang besar. Dia tetap sederhana dan amanah. Saya hanya tidak ingin orang baik seperti dia hancur hanya karena negara tidak bisa berbuat sesuatu membantunya. Dan lagi dia sudah keluar dana besar untuk membiayai transaksi ini.”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oklah. Itu masalah kamu. Nah, siapa yang memperkenalkan mu dengan dunia ini ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Relasi saya di Swiss..” Dono memegang tangan Amir “ Tolong aku. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah. Saya akan berusaha untuk membantumu. Saya akan mencari jalan keluar untuk kamu. Ini bukanlah hal yang biasa bagi kebanyakan orang. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh... Saya tidak mengerti ” Dono nampak bingung ” apa maksudmu ? ”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebetulnya transaksi ini hanya diblock, karena keliatannya key player dalam transaksi ini sengaja mem block transaksi. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; sesuatu yang aneh dan tidak lazim.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Aneh apa ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kita akan mengetahuinya kemudian. Yang pasti saya akan gunakan akses formal international saya sebagai pejabat negara untuk mencari tahu tentang ini.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. Mir. Terimakasih ” jawab Dono sambil memeluk tubuh Amir ” Kamu memang sahabat terbaik saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi pagi sekali Robert sudah datang kerumah Amir. Robert , pria berusia 50 an yang selalu energic. Tampil selalu plamboyan. Ciri khas pria yang tahu betul menghargai kesuksesan. Jabatannya memang bergengsi. Dia disegani khususnya para pejabat negeri ini. Dialah penguasa sesungguhnya ditengah himpitan ekonomi negeri ini menghadapi gelombang pengangguran dan keterbatasan sumber pendanaan pembangunan akibat krisis moneter.  Jabatannya sebagai wakil dari Lembaga dana multilateral , yang berkuasa penuh menentukan arah kebijakan yang diinginkan oleh ”group”. Lembaga yang diwakilinya adalah formalitas dari sebuah pengakuan dunia tentang kekuatan group yang ada didalammnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bagi Robert jabatan yang sekarang disandangnya adalah berkah yang tak ternilai.Betapa tidak ? Dia menyadari bahwa dia tidak lebih ekonom yang tak berkualitas untuk menjadi besar. Tentu ada banyak ekonom yang lebih berkualitas. Dia menyenangi semua ini apalagi harus tampil sebagai penasehat pemulih ekonomi negara yang penduduknya berjumlah diatas seratus juta. Dulu dia tidak pernah membayangkan akan memiliki tabungan super raksasa yang lebih dari cukup untuk menikmati masa pensiunnya dengan rumah besar didaerah beverlhill dan kapal pesiar. Sekarang semua sudah ditangannya berkat jabatan yang sekarang dipegangnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak ada keterkejutan ketika dia sampai dirumah Amir yang berada didaerah elite ini. Walau dia tahu sebagian besar penduduk jakarta tinggal dipinggiran atau berhimpitan diperkampung padat ditengah kota. Dihadapannya kini ada rumah mewah dengan taman yang apik. Yang terhalang oleh pagar tinggi untuk orang ramai bebas menatap kemewahannya. Bagi Robert ini adalah hal biasa bagi pejabat negeri ini. Rumah mewah dan semua yang mewah adalah bagian dari simbol kekuasaan dinegeri ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir menyambutnya dengan hangat kehadiran Robert sepagi ini dirumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hanya kita berdua, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; ” Amir melirik istrinya. Robert tersenyum pertanda dia mengerti arah yang dimaksud oleh Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Tentu , tentu. Hanya kita berdua. Kita akan menghabiskan waktu seharian memancing dilaut dengan kapal pesiar saya” Kata Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Istri Amir , menyerahkan bekal dan peralatan pancing ke pada Amir. Kepergian mereka di antar sampai di mobil. ” Hati hati , sayang. Pastikan jam berapa akan saya jemput. ” Kata istrinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya akan hubungi nanti. Tapi , tidak usah dijemput” Amir mengecup kening istrinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Didalam kendaraan menuju perjalanan ke dermaga kapal pesiarnya. Mereka tidak habis tertawa terbahak bahak. Yang dibicarakan adalah sikap para istri yang begitu mempercayai suami. Nampaknya kekayaan dan karir telah menjadikan istri harus menerima segala kebohongan yang dibuat suami. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya sudah siapkan semua untuk kesenangan kita. Empat dara import tercantik sudah menanti di kapal. Mereka akan melayani kita. ” Kata Robert.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Heh..Darimana kamu dapatkan itu.” sentak Amir &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; teman yang selalu setia memberi apa saja yang saya mau. Termasuk wanita wanita itu. ” Tahulah Amir siapa yang dimaksud teman yang setia itu.Tentu para pialang yang memburu asset BPPN. Maklum loby  Robert lebih ampuh menekan elite politik negeri ini. Amir tahu betul itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi kita tidak perlu lagi memancing. Karena ikan sudah ada dikapal.., iya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu , tentu! ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Merekapun tertawa kembali. Hidup memang memberikan banyak kesenangan. Kelelahan setelah menghadapi pekerjaan selalu ada cara untuk memanjakan diri. Begitulah hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal melaju memecah gelombang selat. Menuju laut lepas. Tujuan mereka adalah kesuatu pulau yang dikenal sebagai cagar budaya alam. Pulau ini , tadinya tempat peristirahatan mantan president tapi sekarang sudah tidak lagi dipergunakan. Mungkin president yang sekarang berkuasa lebih menyukai daerah pegunungan. Kapal terguncang hebat karena gelobang laut mulai tidak lagi bersahabat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir sudah memperingatkan bahwa lintasan menuju pulau itu arus lautnya tidak pernah dapat diduga. ” &lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt; baiknya kita merapat kepulau yang ada disebelah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, Pak. ” kata nakhoda kapal kepada Robert. Ribert memberikan isyarat tanda setuju. ” Tidak ada masalah. Kita hanya berteduh sebentar di pulau &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. ” kata robert mengarahkan tangannya kearah pulau . Amir menanggapinya dengan tidak peduli karena sedang asik bercengkrama dengan dua dara import.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; baiknya kita turun kedarat” kata Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya, keliatannya membosankan dikapal ini.” jawab robert sambil melihat kearah pulau itu dengan teropong ” Nampaknya ada penduduk disana”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, tentu. Saya kenal daerah ini. Dulu waktu semasa kuliah saya pernah datang kedaerah ini untuk reset bersama teman teman. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan sekoci , mereka menuju kepulau itu bersama empat wanita import. Kedatangan mereka ditatap dengan keanehan dari wajah penduduk pulau itu. Namun , mereka tersenyum ramah ketika Robet dan Amir menyapa mereka. Inilah khas budaya negeri ini yang selalu bersikaf terbuka dengan kehadiran orang asing. Senyuman dan keramahan adalah dua hal yang tetap hadir dalam budaya masyarakat diperkampungan. Namun , ciri khas ini ,tidak akan mudah menemukannya dikota &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; besar. Budaya asing yang individualistis dan matarialitas telah membuat orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; selalu bersikap curiga kepada siapapun. Bagi Robert dan Amin , suasana ini memberikan sesuatu nilai tersendiri yang jarang mereka dapatkan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kepolosan , keluguan dan semangat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mereka sangat miskin ” kata Robert. Ketika mereka melintasi daerah perkampung nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya. ” Amir menatap sekumpulan anak anak yang bermain dengan bertelanjang. Perut mereka nampak bucit. Kurng gizi atau gizi buruk. Inilah cermin bagi hampir 80 persen penduduk negeri ini. Kemiskian seakan akrap dengan kehidupan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang kamu ketahui tentang kemiskinan ” tanya Amir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kemiskinan adalah bagian dari kehidupan yang harus dimaklumi. Samahalnya dengan keberadaan ikan kecil didalam laut yang suka rela dimakan ikan besar.. Mereka adalah kumpulan manusia yang melengkapi kebutuhan yang lain untuk meraih kemakmuran. Tidak mungkin ada kemakmuran tanpa adanya kemiskinan. Hukum alam mengajarkan tentang proses yang kuat memakan yang lemah. Akan selalu begitu. Menghapuskan kemiskinan sama saja paradox. Mengingkari kehidupan itu sendiri. Tentu terdengar tidak adil. Tapi alam memang tidak pernah mengajarkan tentang makna keadilan. Matahari terus memberi cahaya tanpa pernah mendapatkan apapa. Begitu juga dengan kumpulan manusia miskin yang memang harus mengorbankan semuanya untuk kemakmuran bagi yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Keliatannya kamu terlalu percaya dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Darwin&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tentang teori evolusinya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak mengenal terlalu jauh tentang teori itu. Tapi saya hanya mencoba berguru dengan alam. Kemiskinan bukanlah penderitaan , seperti yang disampaikan oleh kaum humanis. Kemiskinan muncul dari kalimat kita yang mendapatkan kemakmuran. Sementara bentuk kemiskinan itu sendiri tidak pernah disepakati oleh siapapun. Sama saja dengan kalimat keadilan, yang selalu subjective. Jadi berhentilah bicara tetang kemiskinan, apalagi untuk memahaminya. Yang penting kita sadari keberadaan kita dan lalui sajalah kehidupan ini seperti ikan yang ada dilaut. Termasuk bila kita harus memakan yang lain.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’Nampak sangat tidak manusiawi” Amin mencoba tersenyum kearah Robert.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa sih makna manusiawi itu ? ” Kata Robert menggaruk kepala ” Ok. Tidak ada yang menyuruh mereka miskin. Itu terjadi dengan sendirinya. Sama dengan keberadaan kita disini. Berhentilah untuk menyalahkan diri kita sendiri.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Tapi sebetulnya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; punya peluang besar untuk menjadi bangsa yang besar. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Selalu begitu kata orang tentang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; tapi kemajuan tak nampak. Kami hanya menerimaan pujian dan harapan tapi realita tak kunjung dating. “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Robert tersenyum dan Mendekat kearah Amir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Uang tidak mengenal negara. Kalau air mengalir ketempat yang rendah maka uang mengalir ketempat yield yang tinggi. Pertumbuhan ekonomi negara Eropa, Jepang, Korea, China serta Taiwan dan lainnya, dimasa lalu lebih disebabkan oleh kebijakan politik global AS untuk memperkuat hegemoninya. &lt;span lang="SV"&gt;Lambat atau cepat kebijakan itu akan menggerogoti AS sendiri dan membuat Negara satelitnya seperti Eropa, Korea,Taiwan, Jepang juga akan limbung. Ini hanya soal waktu. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kelak China akan mencapai &lt;span&gt; &lt;/span&gt;over production dan meradang karena mata uangnya semakin kuat. Keadaan ini akan membalik situasi &lt;/span&gt;dari sorga investor menjadi neraka bagi investor. Maka &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah target berikut nya bagi para investor. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Benarkah ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ada beberapa alasan mengapa ini akan menjadi kenyataan. Pertama soal suku bunga. Dibanding AS, Eropa dan Negara asia lainnya, imbah hasil Indonesia dipasar uang maupun pasar modal , jauh lebih tinggi. Karena high rate policy yang kita anut untuk menekan uang beredar Ini akan mendorong private investor untuk mengarahkan uangnya ketempat yang lebih tinggi yield nya dan Indonesia adalah pilihan yang tepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kedua mengenai rating. Memang Rating formal Indonesia masih rendah dibandiing negara lain tapi para fund manager tahu betul bahwa fundamental ekonomiIndonesia sangat kuat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lukuiditas SUN yang kuat, Likuiditas SBPU juga paling likuid. Nasitional debt ratio atas GNP paling rendah dibandingkan dengan negara emerging market seperti CHina, Thailand, singapore, Malaysia dll. Difisit APBN yang juga termasuk paling kecil. Ini semua menunjukan secara makro bahwa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; adalah amazing investment opportunity.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketiga soal under capacitiy.. Hampir semua pusat produksi / jasa yang dikelola oleh emiten dan non emiten dibawah kapasitas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Artinya, untuk peningkatan produksi tidak dibutuhkan investasi besar. Peluang masih sangat besar untuk pertumbuhan usaha baru . Hal ini akan berhubungan dengan tingkat yield yang akan didapat bila dibandingkan dengan hal yang sama di Jepang, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Vietnam&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Thailand&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, Dimana Negara tersebut sudah sampai pada over capacity dan sulit untuk terus bersaing dan berkembang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Karena ketiga hal yang kelihatan sederhana namun hampir semua fund manager melihat ketiga factor tersebut untuk alasan utama &lt;span lang="SV"&gt;mereka mengalihkan dananya. &lt;/span&gt;Apalagi sekarang, upah murah sebagai salah satu daya saing china tidak lagi significant. &lt;span lang="SV"&gt;Hanya soal waktu, industri yang hengkang keluar Indonesia akan kembali lagi ke Indoensia. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Disamping itu, AS tidak bisa lagi mengandalkan China sebagai mitra karena system ekonomi yang berbeda telah membuat AS dirugikan secara system. &lt;/span&gt;Banyak Industri AS yang tutup karena itu. &lt;span lang="SV"&gt;AS tidak mungkin terus menjadikan Korea , Jepang , Taiwan sebagai mitra masa depannya karena selama ini Negara tersebut lebih menjadi beban bagi AS . Kebijakan kemitraan diera globalisasi tak lagi melihat politik sebagai panglima tapi lebih kepada pertumbangan business. &lt;/span&gt;Indonesiamempunyai criteria itu semua karena kebijakan makro ekonomi yang solid, upah yang murah, likuiditas pasar uang yang kuat , national resource yang melimpah . &lt;span lang="SV"&gt;Hal tersebut , akan membuat arus dana asing mengalir deras ke Indonesia dimasa masa mendatang. “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi apa yang dikawatirkan oleh pihak penentang neoliberal , sama sekali tidak beralasan . Globalisasi justru menguntungkan Indonesia dimasa depan. ” Kata Amir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Robert mengangguk dengan tesenyum puas. Karena berhasil meyakinkan Amir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;” Seru Amir ..”Indonesia hanya mungkin bisa menarik manfaat besar dari arus dana asing apabila ada dukungan significant dari pemerintah untuk tampilnya wiraswasta nasional menghadapi asing. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disamping itu harus ada new paradigms dari kelompok intelektual untuk tampil menjadi wiraswasta. Karena tantangan kedepan adalah menghadapi kekuatan arus dana asing yang didukung oleh penguasaan pasar, tekhnologi. Petani, nelayan dan buruh yan tak melek iptek tak akan mampu menghadapinya kecuali para sarjana yang terdidik baik serta bermental wiraswata , yang mampu mengatasinya menjadi peluang bagi kemakmuran rakyat."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Ya betul. ” sergah Robert. ” Kalau tidak , maka jangan salahkan orang lain bila dimasa depan kalian &lt;span&gt; &lt;/span&gt;akan menjadi kumpulan komunitas kuli berupah murah dan terjajah secara sistematis. ” Lanjut Robert. Dia langsung berdiri dan mendekati para dara yang sedang asik bercengkrama dipinggir pantai. " Mir " teriak Robert sambil merangkul dua dara yang jelita" Kesenangan seperti inilah yang membuat kelompok menengah di Indonesia tidak bisa menjadi entepreneur. Budaya manja dan ingin cepat kaya dengan cara mudah itulah yang membuat negara anda akan selalu jadi jongos. Para pemimpin yang ingin hidup senang dan manja dari kebodohan rakyat, mana ada waktu memikirkan itu semua. Kami sadar sekali itu.Kami akan selalu jadi pemenang"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir tidak mau terus berdiskusi. Ingin sebetulnya dia marah. Tapi setelah dia pikir ada benarnya. Hampir semua pejabat, termasuk dirinya,  kemaruk soal harta dan doyan perempuan seiring lemahnya kesetiaan kepada keluarga , juga tentu tak ada kesetiaan kepada tugas negara. Sementara Robert lebih asik dengan pagutan bersama nona nona cantik disebelahnya. Mereka berlarian dipinggir pantai seakan menjemput matahari senja. Tentu sebentar lagi malam akan datang. Kehidupan akan kembali sunyi didesa miskin ini. Amir hanya menurut saja ketika Robert mengajaknya kembali kekapal. Tidur dan istirahat dikapal adalah lebih nyaman. ’ Baiknya kita kembali kekapal dan terus pulang. Rencana kepulau itu , nanti saja kita lanjutkan dilain kesempatan. ” kata robert.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dibawah cahaya bulan. Kapal menderu membelah ombak. Robert menghampiri Amir yang duduk diujung buritan kapal. ” Mengapa kamu sendiri disini.?” Amir menatap kearah robert yang datang dengan dua gelas anggur. Dia mengulurkan tangan menerima tawaran Robert untuk menghangatkan tubuhnya dengan segelas anggur. ” Mereka semua sudah tertidur pulas. ” katanya menunjuk kearah empat wanita yang tertidur. Tentu mereka lelah setelah menikmati pesta sex bersama robert. ” Aku perhatikan hampir 2 jam kamu disini. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; apa ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Aku memikirkan tentang seorang sahabat ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dono..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari mana kamu tahu ?” Kata Amir terkejut. Hampir gelas ditangannya terlepas. Bagaimana mungkin Robert mengetahui apa yang sedang dipikirkannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dua hari lalu , saya mendapat telp dari teman di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Singapore&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang mengatakan bahwa ada seseorang yang dalam kesulitan besar. Seseorang itu sedang berhadapan dengan group kami di Luxemburg. Bagi saya itu bukan berita besar. Namun menjadi lain ketika teman itu mengatakan bahwa seseorang itu sangat dekat dengan kamu. Namanya Dono.. ” Kata kata robert menyadarkan dia bahwa masalah Dono tidak sederhana lagi. Hampir seluruh lingkaran dari group keuangan international mengetahui. Mengapa posisinya begitu menjadi pusat perhatian? Padahal senyatanya Dono adalah pihak yang dirugikan. Inilah yang harus Amir ketahui.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah kamu dapat berbuat sesuatu untuk sahabat saya itu ” kata Amir tanpa ada kesan memelas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Justru sebaliknya, saya ingin kamu membantu saya agar Dono tidak meneruskan apa yang sudah dilakukannya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang dilakukannya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia melakukan legal action dengan menunjuk lawyer Internatioanl. Keadaan inilah yang tidak kami inginkan. Kami akan memberikan konpesasi sepanjang dia dapat menarik gugatannya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa sebetulnya yang terjadi...” sekarang Amir dalam keadaan bertambah bingung. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dokumen yang dia pelajari dari Dono tidak ada satupun menyiratkan sesuatu tentang pertikaian hukum. Apa yang dia ketahui adalah Dono mendapatkan mandate dari pemilik asset raksasa dari suatu Naga Kuning. Dono melakukan transaksi normal yang dibenarkan secara hukum yang berlaku dipasar uang international.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dono hanya dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang sudah berencana untuk menghancurkan system moneter yang kami miliki. Yang lebih berbahaya lagi adalah dia sudah masuk terlalu dalam yang kami sendiri tidak pernah menyadari. Ini benar benar diluar perhitungan kami. Berbulan bulan kami sengaja membiarkan transaksi itu terus berjalan dengan berharap kami dapat mengetahui siapa dibalik Dono. Tapi akhirnya kami gagal. Akhirnya... , ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa ...???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” tidak ada pilihan lain bagi kami kecuali menghentikan dan mengeliminate transaksi ini dengan meminta pihak otoritas kami terlibat untuk memblock asset itu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Bukankah itu pelanggaran hukum. Bagaimana mungkin negara yang sangat menjunjung tinggi hukum dapat seenaknya berbuat diluar hukum.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hukum kami memang memberikan hak bagi the fed system untuk menghentikan setiap transaksi dan menutup informasi tersebut kepada publik, termasuk kepada Dono. Karenanya, upaya legal action tidak akan ada hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Kalau begitu apalagi yang kamu kawatirkan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ini akan menjadi bola salju bila tidak dihentikan sendiri oleh Dono. Kamu &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; tahu bahwa group kami sendiri tidak sepenuhnya dihormati oleh rakyat negeri kami. Mereka sangat menyukai setiap berita sensasi tentang kami. Tolonglah mengerti. Mintalah kepada Dono untuk menghentikan itu. Agar tidak menyebar kemana mana. Kami akan mengganti semua dana yang sudah dikeluarkannya dan juga dana konpensasi atas ketersediaannya mengikuti saran kami. Ini lebih dari cukup untuk dia..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono baru saja terjaga pagi itu namun enggan untuk langsung bangkit dari tempat tidur.  Karena hanya dua jam dia tidur setelah usai sholat subuh. Semalaman dia sibuk mempelajari berbagai dokumen yang berkaitan dengan transaksi yang sedang dia perjuangkan. Juga terlibat komunikasi panjang dengan Chang di Sanghai lewat telp international. Dari pembicaraan telp itu dia tahu Chang berusaha meminta maaf atas masalah yang dia hadapi di Swiss.  Dia berusaha memejamkan mata kembali namun pikiran tidak bisa lari dari masalah yang sedang dihadapinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dering telp membuatnya terkejut dan membuyarkan pikirannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya ” jawabnya dengan agak parau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hi, Aku Amir. Bangunlah. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; berita bagus untuk mu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh ya.” Dono menjawab dan berdiri dari tempat tidur. Dia melirik kearah jendela kamarnya.  Matahari pagi menerobos kedalam kamarnya. Istrinya masuk kekamar membawa sarapan pagi dan secangkir teh hangat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, Aku dapat menyelesaikan masalah mu. Datanglah kekantor ku pagi ini ya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” OK” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” jangan terlalu siang karena kalau diatas jam 10 pagi akan banyak tamu yang ingin bertemu dengan ku. ” Kata Amir. Dono dapat memaklumi karena sebagai pejabat tinggi tentu Amir banyak disibukan oleh berbagai pihak ingin bertemu. Tamu harus diterima karena itu membawa rezeki. Demikian alasan Amir suatu ketika sambil bergurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya Dono tidak begitu bersemangat untuk bertemu dengan Amir. Informasi yang dia terima tadi malam dari Chang menyiratkan bahwa masalahnya tidak lagi menyangkut berapa nilai uangnya yang terbuang tapi lebih daripada itu. Chang mengabarkan bahwa telah dibentuk sebuah team oleh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Beijing&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk menyelesaikan masalah ini dan memintanya untuk tidak melakukan kebodohan hanya karena dana di block. Bahkan mereka berjanji untuk mengganti seluruh biaya operasi yang sudah dia keluarkan. Tapi karena persahabatan dengan Amir lah membuat dia harus datang menemui Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kedatangan Dono , disambut oleh sekretaris Amir. Wanita jawa dengan wajah aristokrat, yang selalu bersikap ramah. ” Bapak sudah tunggu anda di dalam” Dono hanya tersenyum sambil melirik sekilas kearah wajah ayu itu. Didalam kamar kerja, nampak Amir sedang asik dengan tumpukan dokumen diatas mejanya, yang langsung berdiri menghampir Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maaf, terlalu pagi ketemunya ” Amir menyalami Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tidak ada masalah. Saya hanya heran saja. Sepagi ini kamu sudah sibuk dengan tumpukan dokument sementara saya masih terlelap dengan tidur. Sampai kapan kamu harus terus begini. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ah, ini saya nikmati saja kok. System birokrasi kita yang mengharuskan saya sibuk dengan berbagai dokumen. Staf saya butuh petunjuk dan keputusan. Jadi beginilah, saya harus membaca semua dokumen ini. Ya memang benar benar pekerjaan yang membosankan. ” Amir langsung duduk dikorsi tamu dan diikuti oleh Dono. Tak berapa lama Sekretaris Amir datang dengan teh hangat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Silahkan minum teh nya. ” Amir menyerahkan gelas kepada Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Termakasih. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Mir, saya tidak mengerti kenapa BPPN harus melelang semua asset ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Ya , itu berkaitan dengan kebijakan IMF dan kita semua tahulah negara ini sedang proses recovery akibat krismon dan IMF bertindak sebagai dokternya. ” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah tidak ada nasionalisme sedikitpun untuk mencari solusi lain selain melelang asset itu. Kan masih banyak cara lain. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya tapi cara itulah yang disukai IMF. Mau apalagi ? ” Amir tersenyum pahit seakan tak sanggup menjelaskan lebih jauh alasan dibalik kebijakan pelelangan asset itu. Dono sadar itu. Dia lebih baik diam untuk menjaga perasaan temannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Keliatannya masalah kamu tidak sesederhana seperti dokumen yang kamu perlihatkan ke saya” Matanya tertuju menatap langsung ke Dono.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mengapa ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Teman saya dari lembaga Keuangan multilateral telah memberitahukannya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ah , tidak penting. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya hanya inginkan kamu keluar dari transaksi ini dan saya pastikan uang yang sudah kamu keluarkan akan diganti, juga ada konpensasi lainnya. Kamu bisa bebas gunakan untuk apa saja. Kamu bisa menyelamatkan usaha teman mu itu dan tolong jangan pernah terlibat lagi dalam urusan seperti ini. Terlalu besar untuk kamu mengerti. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono memperhatikan setiap gerak bibir Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak semudah itu, Mir ” Dono berdiri dari sofa ” Sekarang masalahnya bukan lagi tentang rekening yang di block dan biaya yang sudah terlanjur dikeluarkan. Tapi lebih daripada itu...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa ???”Amir setengah berteriak, Karena ingat janjinya dengan Robert untuk meminta Dono keluar dari transaksi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Naga Kuning memperingatkan saya untuk tetap dengan posisi yang ada sekarang. Seluruh dana yang sudah saya keluarkan dalam transaksi itu akan diganti mereka, juga  mereka berjanji akan memberikan komisi tambahan untuk saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih untuk bantuan kamu. Saya pikir masalah ini sudah selesai bagi saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak semudah itu, Don. Kamu harus mengerti bahwa yang kamu hadapi sekarang adalah group raksasa yang mempunyai sumber tak terbatas. Mereka dapat melakukan apa saja. Saya minta agar kamu keluar dan jangan menciptakan perang yang kamu sendiri tidak bisa menghadapinya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bukan saya yang akan menghadapinya tapi Naga Kuning”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi tetap saja kamu berada digaris depan. Apapun yang terjadi kamu akan menjadi sasaran tembak lebih dulu. Mengertilah. Saya sayang kamu dan inginkan yang terbaik untuk kamu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. Saya harus pergi karena ada janji dengan putra saya makan siang di restoran bersama istri.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh..Ok. ” Amir tidak bisa berbuat banyak walau dia tetap kawatir akan tindakan Dono. Dia hanya dapat membiarkan dan berharap suatu saat dapat berbuat sesuatu untuk Dono ” Salam untuk Rizky , ya. Oh ya, sudah tingkat berapa kuliahnya sekarang. ” kata Amir ketika mengantar Dono keluar kamar.” Tingkat persiapan. ”jawab dono dengan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam perjalanan menuju restoran, Dono merasakan ada sesuatu yang luar biasa sedang terjadi pada dirinya.. Kata kata Amir yang memintanya keluar dan berjanji akan memberikan dana konpensaasi setelah bertemu dengan lembaga keuangan multilateral, telah menyiratkan tentang sesuatu yang memang tidak sederhana. Tapi apakah itu ?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari awal dia hanya mengetahui bahwa ada seseorang yang menawarkan asset untuk masuk dalam forfaiting trading program. Asset itu tersimpan disalah satu bank terkemuka di eropa, nilainya sangat luar biasa melebihi cadangan devisa negaranya.. Seseorang itu menawarkan posisinya sebagai mandate atas kepemilikan asset itu. Untuk pekerjaan ini dia akan mendapatkan komisi sebesar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; persen. Jumlah yang sangat luar bisa dan hampir tidak mungkin dia peroleh dengan kerja keras seumur hidup. Setelah semua proses transaksi terlewati , terjadi penolakan dari the Fed. Upaya hukum yang ditempuhnya untuk menuntut haknya, tidak membuahkan hasil. Bahkan dana premium yang dikeluarkannya amblas, begitupula keberadaan rekenig trading dan asset tersebut ter kunci didalam system.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi sekarang situasi berubah. Mitranya dari Naga kuning yang awalnya sangat pelit untuk mengeluarkan dana tapi sekarang menjadi pemurah. Temannya, Amir juga menawarkan solusi cepat. Hanya yang diminta oleh Naga Kuning adalah agar dia tetap dalam posisi,sementara Amir memintanya keluar dari posisi. Dua duanya menjanjikan uang untuk dia. Antara bertahan dan keluar menghasilkan hal yang sama. Manakah yang harus dia pilih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Papa kok ngelamun ” suara putranya mengejutkannya dalam lamunan. Dia lirik putranya yang berada dibelakang kemudi. Kendaraan melaju kerestoran dimana istrinya sudah manti untuk makan siang bersama. Dia baru sadar bahwa putranya sudah dewasa dan cepat merasakan apa yang sedang dia pikirkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ah , sayang. Papa baik baik aja.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh gitu. Ya udah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ki, ..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Pa.&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Papa boleh minta advice, sayang ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apaan sih pa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Papa ada masalah dan bingung menyelesaikannya. Apa yang harus papa lakukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh itu. Gampang aja. Bertanyalah kepada sumbernya dan kita akan mendapat jawaban yang pasti untuk menyelesaikan masalah.” Kata putranya sambil melirik Dono dengan tersenyum ” &lt;st1:state st="on"&gt;Kan&lt;/st1:state&gt; papa sendiri yang selalu nasehati Iki seperti itu, iya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan.&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Oh kamu ingat aja ya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Semua nasehat papa selalu iki ingat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Karena Iki bangga sekali punya orang tua seperti papa. ” Riski tersenyum. Anaknya selalu manja dengannya. Inilah harta terindah pemberian tuhan. Anak yang cerdas dan berbudi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Benar. Dia tersentak. Sudah saatnya dia mulai mencari tahu ada apa sebetulnya dibalik transaksi ini. Dia membutuhkan seseorang yang ahli untuk membantunya melewati semua proses ini dengan benar. Setidaknya membantunya menentukan pilihan yang tepat. Tapi siapakah itu ?..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono baru menyadari tentang perlunya kembali kepada seseorang yang pertama kali memperkenalkannya pada transakasi ini. Setelah semua terjadi maka Dono tidak bisa mempercayai siapapun lagi. Dia harus berusaha mengetahui sendiri ada apa dibalik transaksi ini. Dia tidak ingin lagi menemui pihak Chang , juga Amir sebelum dia mengetahui yang sebenarnya. I have to know about the truth ” Tekadnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi sudah lebih setahun sejak dia memulai transaksi ini, Tomasi tidak pernah bertemu lagi dengan dia. Ester pun tidak tahu dimana Tomasi sekarang berada. Tomasi mengingatkan dia dengan sahabat lamanya yang pernah ditinggal di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Namanya Fernandez. Tapi kini dia tidak mengetahui lagi kabar dimana Fernandez berada. Melalui Fernandez dia mengenal Ester dan akhirnya Tomasi. Pria berkewarga negaraan Italia. Sangat humoris dan enak diajak bicara. Sejak perkenalan itu, Dono terus menjalin komunikasi dengan Tomasi. Rasa ketertarikannya karena wawasan keuangan internacional yang dimiliki oleh Tomasi. Puncak hubungan itu adalah ketika Ester menyarankannya untuk meminta dukungan Tomasi memberikan solusi pendanaan projectnya. Bila akhirnya sampai kapada transaksi ini , itupun karena usulan Tomasi agar menempuh cara mudah mendapatkan dana dengan segala keterbatasan yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah itu Tomasi memperkenalkannya dengan Chang. Pria yang memperkenalkan diri sebagai bagian dari kelompok Naga Kuning. Chang menempatkan kepercayaannya kepada Dono karena referenci Tomasi. Tapi anehnya setelah kesepakatan Kerjasama itu dilakukan, Tomasi tidak pernah lagi menghubunginya. Hilang ditelan angin. Dono tidak memperdulikan itu. Dia lebih memfocuskan diri untuk menyelesaikan transaksinya. Diapun mulai disibukan dengan mencari team professional untuk mendukung transaksinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kini Dono memastikan untuk kembali menghubungi sahabat lamanya untuk mengetahui keberadaan Tomasi. Tapi diapun tidak mengetahui dimana alamat Fernández kini. Dulu dia pernah menghubungi kedutaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Mexico&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dijakarta untuk mengetahui keberadaan Fernandez tapi data tentang Fernandez terlalu banyak. Dia sendiri tidak tahu pasti nama lengkap dari Fernandez. Nampak semua ruang semakin menyempit sementara dia masih menghadapi kebingungan diatara dua pilihan. Menuruti kemauan Amir atau Naga Kuning.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;****&lt;br /&gt;Sore itu Dono mendatangi apartement tempat tinggal Fernandez yang pernah ditempati empat tahun lalu. Sebetulnya bukanlah layak disebut sebagai Apartement pada umumnya. Lokasi apartement itu berada didaerah perkampungan padat ditengah kota. Hanya lima ratus meter dari jalan utama di tengah kota Jakarta. Dengan menggunakan taksi, Dono melaju ke apartement itu. Dia berharap mendapatkan informasi lengkap tentang Fernandez dari data yang ada pada petugas pengelola apartement. Setidaknya dia bisa tahu bagaimana menghubungi Fernandez.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘’ Maaf, data yang anda minta sudah kami hapus. Karena kami hanya menyimpan file untuk satu tahun saja.’’ Kata petugas Apartement ketika dia datang meminta informasi tentang Fernandez.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Apakah ada orang di kantor ini yang dapat mengingat seseorang bernama Fernandex. Dia berkwarganegaraan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Mexico&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. ” kata Dono tanpa putus asa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’’ Saya orang baru disini. ” jawab petugas itu ” Tapi saya dapat perkenalkan anda dengan petugas cleaning service. Dia orang lama. Mungkin dia mengenal nama itu. ” lanjut petugas itu sambil mengangkat gagang telp. Nampak dia memanggil nama seseorang. ” Tolong datang kemari. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; orang yang mau bertemu kamu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Petugas cleaning service itu wanita setengah tua.Dia tersenyum ramah ketika berjabat tangan dengan Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah anda mengenal pria bernama Fernandez, Empat tahun lalu.?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Mexico&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya. Anda kenal dia ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu. Pria yang sangat baik dan selalu royal dengan kami kami semua. Setiap minggu dia pasti memberi kami uang.” Kata wanita itu. “ uuhh pria yang sangat tampan dan baik hati “ lanjut wanita itu sambil memejamkan mata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Baiklah. Apakah ada seorang yang sangat dekat dengannya.? Apakah anda mengenal orang orang itu yang mungkin dapat saya hubungi. Saya hanya ingin tahu keberadaan dia sekarang. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” banyak sekali sahabatnya yang datang kepartementnya. Saya sering lihat dari sudut curidor itu. Tapi saya tidak mengenal mereka. Anda &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; tahu siapalah saya untuk mengenal dekat mereka. ” kata wanita itu sambil menyender ditembok ruang kantor ” Tapi...saya kenal dengan teman wanitanya yang selalu datang diakhir minggu. Wanita itu baik sekali. Kami sering berbicara bila Pak Fernandez belum datang ke apartement. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa wanita itu.? Apakah anda masih mengingatnya ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu. Tentu. Bagaimana mungkin saya bisa melupakannya”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa namanya ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Susi. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dimana dia sekarang ?’&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ saya tidak tahu dimana tinggalnya. ” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kata wanita itu dengan ramah ” Tapi anda dapat menemui wanita itu bila anda bisa membayarnya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maksud anda ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia wanita panggilan. Semua orang disini mengetahui itu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Baiklah. Dapatkah saya menemuinya “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Anda harus menemui bossnya. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dimana bosnya.?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu memandang petugas apartemen disampingnya. Pria itu tersenyum penuh arti dihadapan Dono. &lt;span lang="SV"&gt;“ Anda bisa temui wanita itu di Café di daerah Selatan Jakarta..” &lt;/span&gt;Pria itu menulis alamat café itu dan memberikan catatan itu kepada Dono. “Temuilah dia disana.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bagaimana saya tahu rupa wanita itu “ Tanya Dono&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anda bisa tanyakan kepada petugas cafe. Mereka semua mengenalnya. Bilang anda kenal wanita itu dari saya. ” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh terimakasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu tersenyum penuh arti ketika Dono melangkah keluar dari kantor Apartement itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tahu bahwa tempat yang dimaksuh adalah café yang biasa dikunjungi orang asing. Tentu sebagian besar wanita penghibur di café itu bisa berhasa inggeris dengan baik. &lt;span lang="SV"&gt;Memang walau negeri ini negeri religius namun tampat maksiat dibiarkan bertaburan ditempat remang remang. &lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pejabat memberikan izin berkedok usaha pariwisata namun sebetulnya melegalisasi prostitusi secara terselubung. Ini juga membuat geram para pegiat Islam yang ingin menjadikan &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; bersih dari segala maksiat. Upaya yang tulus namun disikapi oleh sebagian besar masyarakat sebagai tindakan anarkis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Malamnya Dono mendatangi cafe yang dimaksud. Mungkin karena Dono datang lebih awal , pengunjung belum begitu ramai. Dia mendatangi petugas Cafe untuk menanyakan wanita yang ingin ditemuinya. Petugas Cafe itu menunjuk kearah sudut ruangan. Nampak seorang wanita duduk sendirian. &lt;span lang="SV"&gt;Wajahnya selalu berhias senyuman menggoda. Dono tidak bisa melihat pasti kecantikan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;wanita itu. &lt;/span&gt;Karena suasana yang remang remang. &lt;span lang="SV"&gt;Terdengar alunan musik lembut menambah suasana romantis pembangkit imaginasi sahwat. &lt;/span&gt;Memang ini cafe berkelas dan tentu semua minuman disini cukup mahal harganya dibanding diluar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono melangkah kearah tempat duduk wanita itu namun nampak seorang pria dengan setelan jas datang lebih dulu menghampiri wanita itu. Tempat duduk di cafe ini dirancang membuat orang nyaman duduk berlama lama. Dengan korsi setengah lingkaran &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang saling bersebelahan dengan korsi lainnya. Sehingga Dono dapat duduk disebelahnya sambi menunggu pria yang bersama wanita itu berlalu. Dono dapat mendengar dengan jelas pembicaraan antara wanita itu dengan pria yang duduk disebelahnya. &lt;span lang="SV"&gt;Juga dapat melihat dengan agak samar samar posisi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anda sendirian , ya ” Kata pria itu sambil berusaha mendekatkan wajahnya kewanita itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Anda lihat, apakah ada orang lain menemani saya ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya hanya ingin memastikan saja ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu tersenyum sambil melirik kearah pria itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mungkin ada seeorang yang sedang anda tunggu ? Katanya lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Aneh pertanyaan kamu. Disini semua wanita , tentu menunggu..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu tertawa kecut seakan mentertawakan dirinya sendiri yang bodoh ditempat yang semua bisa dibeli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya baru kali ini melihat anda ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya juga baru kali ini melihat anda ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Boleh saya duduk disebelah anda ” Kata pria itu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;sambil merapatkan tubuhnya kepada wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Berapa anda bisa membayar saya ? "Tanya wanita itu langsung tanpa expresi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah saya nampak sedang manawar anda ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas untuk apa anda mendekati saya , ditempat seperti ini ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tertarik dan ingin tahu saja ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tertarik apa ? ingin tahu apa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kamu nampak berbeda dengan yang lainnya.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Diantara kompetisi , kita harus menentukan cara menarik pelanggan. Saya tidak mau ikut seperti yang lain dengan turun kelantai memamerkan tubuhnya untuk ditawar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Jadi , sikap anda sekarang adalah sikap menjual dengan cara anda ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Sebutkan berapa harga nya ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak mau transaksi sex walau saya memang butuh sex malam ini ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mengapa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya ingin menikmati sex tapi tidak membeli untuk itu ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mengapa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak ingin membeli tapi saya ingin menikmati seperti layaknya saya membeli.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mengapa ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu terdiam. Wanita itu nampak mengerutkan kening. Sepertinya wanita itu mulai kesal karena pria itu tidak bisa menjawab keinginan tahu wanita itu. Ini pertanyaan termudah dan tersulit untuk dijawab, nampaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mengapa ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya orang terhormat yang percaya tentang moral. Membeli sex adalah perbuatan tidak bermoral. Ini selera rendahan. Bukan selera manusia seperti saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi tetap tidak bisa lari dari kebutuhan sex dan selera rendahan.” Kata wanita itu dengan senyum mencibir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dengar baik baik ” kata pria itu setengah berteriak agar wanita itu dapat mendengar dengan jelas kata katanya ditengah alunan musik ” Bisakah kamu lupakan tentang harga dan tarif untuk kencan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kamu akan mendapatkan lebih banyak dari apa yang kamu terima selama ini ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak bisa. Saya pedagang. Harga harus ditetapkan sebelum kita sepakat. Beda dengan istri kamu dirumah yang tanpa tarif tapi memeras kamu setiap hari ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kamu pelacur. Ingat itu..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya ingat ” Jawab wanita itu mencibir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya orang terhormat dari segelintir orang dinegeri ini. Saya pejabat &lt;span&gt; &lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa bedanya ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu ada bedanya. Kamu hanyalah wanita murahan yang terdampar didunia remang remang. Siapapun bisa membeli kamu. Jangan sombong Saya  pejabat negara yang mewakili rakyat banyak. Saya punya misi untuk kesejahteraan manusia seperti kamu”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Tetap tidak ada bedanya. Siapapun bisa membeli kamu, asal ada uang. Banyak tamu saya cerita bahwa mereka biasa membeli orang orang seperti kamu untuk kelancaran bisnisnya. Saya tidak sombong dengan profesi saya tapi kamu terlalu naif bicara tentang tugas terhormat bila setiap hari kamu melacurkan diri dengan jabatanmu"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono mendengar pembicaraan itu dengan jelas. Dia semakin tertarik. Ternyata wanita yang pernah bersama Fernandez bukanlah wanita biasa. Dari caranya bicara tahulah Dono , wanita ini cerdas &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kamu pelacur murahan. ” Kata pria itu dengan ketus namun tetap duduk merapat dengan wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Soal murah atau mahal ,itu hanya soal tarif tapi tetap saja kamu dan saya pelacur. Sama,&lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan"&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa kesamaan nya , heh..” Pria itu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;mulai kesal dan marah kepada wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sama sama melacurkan diri untuk uang. Aku melacurkan tubuhku untuk uang dan kamu melacurkan amanah untuk uang. Sama, &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi , tetap saja kamu beda dengan ku. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa sih bedanya antara aku dan kamu. Sama sama mendapatkan uang dari cara yang tidak bermoral. Kamu melindungi dirimu dengan pangkat dan saya melindungi diri dari parfum dan make up.. Semakin tinggi pangkat seorang pejabat semakin tinggi pula tariff komisi haramnya. Begitupula dengan kami ,semakin mahal parfum kami , semakin mahal pula tariff kencan kami. Bila kamu mendaptkan uang untuk kesenangan dan kebahagiaan keluarganya maka akupun melakukan profesi ini dengan alasan yang sama. Tapi setidaknya ada perbedaan mendasar antara aku dan kamu. Kamu bangga dengan jabatan mu tapi tidak suka disebut Koruptor. Sementara kami malu mengakui profesi kami didepan public tapi masa bodoh bila disebut SUNDAL. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Semua orang tahu bahwa profesi kamu adalah profesi terhina didunia ini. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebagaimana professi lainnya , maka profesi pelacur di negeri ini patut berbangga karena keberhasilan profesi ini membangun infrastruktur menududuki peringkat kedua didunia setelah Ukraina. Inilah professi yang dapat berkembang tanpa banyak fasilitas. Bahkan diburu sebagai pesakitan oleh petugas ketertiban &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Kadang kami digiring ke dalam truk sampah untuk dibawa ke pusat rehabilitasi tapi sebetulnya mirip penjara. Sangat berbeda sekali dengan para koruptor yang digiring ke penjara dengan mobil Kijang atau kadang kala menggunakan kendaraan dinas Jaksa. Dari semua perlakuan yang tidak manusiawi inilah kami tumbuh dan berkembang di negeri yang berlindung dari pancaila dimana ketuhanan yang maha esa sebagai sila pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat beda sekali dengan profesi lain seperti industriawan , pedagang , bankir yang semuanya hidup dari banyak fasilitas Negara tapi pada akhirnya tetap menjadi beban Negara. Jangan ditanya soal peringkat kesuksesan professi ini di dunia. Karena terlalu jauh api dari panggang bila berharap peringkat profesi selain palacur menduduki peringkat 500 terbaik didunia. Bahkan Lembaga Pendidikan sebagai pencetak generasi bangsa yang dikelola oleh para professor dan Phd , tetap tidak bisa berbangga diri untuk menduduki 100 universitas terbaik didunia. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terpukau dengan kata kata wanita ini. Nampak sangat jernih menyampaikan argument. Dia menjadi pembela yang ulung tentang profesinya. Dono berusaha merapatkan duduknya agar semakin jelas mendengar wanita itu bicara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hmm tentu alasan yang saya kemukakan barusan tetap saja tidak merubah pendirian anda tentang professi pelacur. Tak bermoral untuk hidup dilingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi moral. Baik ! saya setuju. Tapi taukah anda bahwa peminpin dunia yang anda agungkan sebagai pemimpin moral kebangsaan dan berhasil tercatat dalam tinta emas sejarah adalah orang yang jatuh dalam pelukan pelacur. Soekarno jatuh dalam pelukan Dewi. Wanita penghibur dipusat hiburan &lt;st1:place st="on"&gt;Ginza&lt;/st1:place&gt; , Jepang. Hitler terlelap dalam kekalahan dengan damai karena disampingnya ada seorang pelacur. Juga dengan Napoleon yang tetap bertahan dalam penjara di Pulau Elba hingga akhir hayatnya karena ada seorang pelacur disampingnya. Mereka semua tercatat dalam sejarah tapi tidak ada yang mencatat professi kami yang ikut memberikan andil dalam kehidupan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi bagaimanapun , keberadaan orang seperti kamu merusak kehidupan moral &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Lambat atau cepat profesi kamu memang harus dikikis ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Pemerintah &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; boleh mencap kami sebagai pencemar &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Tapi mereka menutupi anggaran belanja pembangunan daerahnya dari pajak hiburan wisata. Namanya pajak Hiburan. TIdak ada dunia hiburan dapat berkembang tanpa kehadiran kami. Padahal yang sebetulnya dunia hiburan adalah bagian dari promosi untuk melancarkan kegiatan professi kami. Apapun namanya bentuk dunia hiburan, dia akan berakir kepada kelangsungan professi kami. Tidak berlebihan bila goyang Inul berhasil menahan Undang Undang Porno Graphi dan Porno Aksi yang sedang di susun DPR. Goyang Inul adalah bagian promosi ampuh untuk menggiring para remaja dan orang tua untuk membayar profesi kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Banyak sekali dalam pituah agama yang menempatkan cerita tentang pelacur yang bertobat. Entah mengapa profesi kami dijadikan studi kasus tentang pendosa yang akhirnya bertobat. Tidak ada profesi lain yang jadikan studi kasus. Padahal profesi lain mungkin lebih rendah dari profesi kami. Tapi itupun kami tidak peduli. Karena romatisme sorga telah menempatkan kami sebagai profesi Neraka namun tetap mempunyai kesempatan untuk masuk sorga asal bertobat. Setidaknya , kami harus tetap bersukur karena semua agama mengharapkan agar kami bertobat. Sangat beda dengen profesi lain yang ditegur dengan banyak bahasa kiasan tanpa ada kesan menghakimi. Saya tidak tau bagaimana cara philosophy agama tentang pendosa , bila professi kami ditempatkan pada kebencian dalam bahasa yang vulgar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kadang saya iri sekali bila melihat para Ulama begitu gemarnya datang kerumah pejabat korup untuk mengisi pengajian dan ceramah agama. Ulama juga dengan mudahnya datang keacara cara nasional memberikan ceramah agama atau memimpin doa dan diliput oleh media &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Tapi Ulama tidak mungkin datang ketempat kami kerja untuk memberikan pencerahan agama. Apalagi berharap ceramah dihadapan kami diliput media maassa. Mungkin dilingkungan yang katanya “ternormat “ itu ulama dapat uang saku. Sementara dilingkungan kami ulama akan mendapatkan malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa bila kami pulang kekampung halaman maka kami terpaksa berdusta dengan profesi kami sebagai pelacur. Kemewahan yang kami bawa dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; harus dikemas dengan cerita palsu. Kami menutup rapat profesi kami dan membanggakan profesi lain dengan semua yang kami peroleh. Tapi berbeda dengan para pejabat. Mereka tidak pernah malu mengakui dirinya sebagai pejabat dengan segala kemewahan yang mereka miliki. Padahal semua orang tau bahwa penghasilannya tidak sesuai dengan gaji yang diterimanya. Semua masyarakat kampong tetap memujinya. Mereka mengagungkan profesi lain yang jelas jelas hidup dari melacurkan jabatannya demi uang. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu tersenyum. Kemudian menghabiskan minuman sambil berdiri dan berkata ” Ah mengapa sampai begini jauh saya membela profesi saya. Padahal saya yakin tidak akan ada orang yang bisa menerima pembelaan ini. Tapi setidaknya , saya harus bicara sekedar meniru para politisi seperti anda. Walau saya sendiri tau akan ditertawakan. Ya endak apa apa kok. Wong namanya demokrasi. Siapapun boleh ngomong. Siapa tau entar dapat bikin partai dan jadi president. Wong pelawak saja bisa jadi anggota dewan. Koruptor saja bisa jadi Menteri…”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tersenyum kecut mendengar kata kata terkhir dari wanita itu. Dia merasa tersudut. Sebuah tesis gemilang dari seorang wanita yang hidup dari remang remang, pikir Dono ketika mendengar obrolan ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lebih baik saya akhiri disini saja. Keliatannya anda tetap dengan pendirian anda untuk membeli sex tanpa mau disebut melacur. Kita akan tatap sama dalam cara dan perbuatan kita. Sama sama pula dikutuk oleh semua orang yang masih menghargai moral. Sebaiknya anda tetap dengan wanita dirumah anda yang selalu mau melayani anda walau sadar dia ditiduri oleh pria yang setiap hari melacurkan jabatannya untuk membayar dan memuaskan wanita yang disebut istrinya. Itulah beda kami dengan wanita dirumah , istri seorang koruptor..Entah mana yang lebh hina. Tanyalah kepada rumput yang bergoyang...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu berdiri menjauh dari pria itu. Dono mengikuti dari belakang. Wanita itu duduk&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;di meja Bar. Dono tepat berada disamping wanita itu. ” Susi” Dono menegur wanita itu. Wanita itu menoleh kesamping dan memperhatikan Dono. ” Anda kenal saya. Apakah saya pernah betemu dengan anda sebelumnya. Oh, maaf. &lt;span lang="SV"&gt;Saya memang tidak pernah mau mengingat tamu saya. ” Kata wanita itu dengan ramah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Saya tidak pernah bertemu dengan anda sebelumnya. Saya mengenal anda dari petugas apartement” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mas Budi , ya” &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak tahu pasti namanya. ” Dono lupa menanyakan nama Pria petugas apartmenti itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Pasti dia. Hanya dia yang tahu saya sering kesini. Kadang dia juga kasih order kesaya untuk melayani tamu tamu apartementnya. ” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh gitu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya.” Wanita itu kembali melirik kearah Dono. Sejenak kemudian wanita itu berdiri dari tempat duduknya ” Ikut saya” lanjut wanita itu ,yang menggiring Dono ketempat duduk. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak ada waktu untuk berlama lama. Hari ini saya memang sedang panik. Saya butuh uang untuk putri saya masuk sekolah. Jadi maaf bila saya tidak ada waktu membuang waktu disini untuk obrolan kosong. Sebutkan berapa anda mau bayar saya.? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Berapa anda minta bayaran” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Satu juta.” &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Kata wanita itu namun wajahnya nampak ragu dengan harga yang dibu&lt;span lang="SV"&gt;kanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ok saya bayar. ” Dono langsung membuka dompetnya. Dia menyerahkan lembaran seratus ribu sepuluh lembar. Wanita itu tersenyum senang. ” Saya suka orang seperti anda. Tidak pernah negosiasi soal sex ” Wanita itu mencoba merapat ketubuh Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bukan sex ” Jawab Dono singkat sambil mencoba merenggangkan duduknya dengan wanita itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas apa ” ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya butuh informasi tetang Fernandez”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanitu terdiam sambil menatap lurus kemata Dono. &lt;span lang="SV"&gt;Seakan dia mencari sesuatu dibalik wajah Dono. Kemudian nampak air matanya berlinang. ” Pria yang malang...”:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apa maksud anda ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya sangat mencintai dia tapi ....” wanita itu menutup matanya dengan kedua telapak tangannya. Seakan tidak ingin mengingat sesuatu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ada apa ? ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia terbunuh ketika kami sedang berdua dikamar apartement. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terbunuh ? ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya,. Seseorang telah menghabisi nyawanya dengan sangat kejam. Dia ditembak dalam jarak hanya satu meter dan terkapar dalam pelukan saya. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh....” Dono terkejut dengan berita ini. Dia membayangkan Fernandez sahabat yang begitu baik. . Sementara wanita itu masih menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan. ” Baiklah. Saya permisi !” kata dono. Dia pikir tidak ada lagi yang bisa diharapkan dari wanita itu. Jalan untuk menemukan Fernandez tertutup sudah. Dia tidak tahu lagi kemana akan mencari tahu dibalik transaksi yang sedang dihadapinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu berdiri dan mengusap airmatanya. “ Nampaknya fernández begitu berarti bagi anda “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya Sangat berarti…” Dono tetap melangkah kearah pintu cafe itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Kalau begitu ada sesuatu yang mungkin berguna bagi anda. ” Kata wanita itu sambil memegang tangan Dono untuk menahan langkah Dono.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa itu ? ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tas kecil.! Yang saya dapatkan didalam simpanan pribadinya. Saya pikir itu adalah sesuatu yang sangat berharga ternyata hanyalah tumpukan surat menyurat yang tidak saya mengerti. Tapi saya selalu menyimpannya. Anda tahukan, saya tidak akan pernah bisa melupakannya. Setelah dia pergi , maka kehidupan saya menjadi berubah. Pelacur murahan. Ini baru kalinya saya mendapatkan bayaran mahal, dari anda.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita itu kembali duduk disofa. ” Apakah anda menginginkan barang itu ? “ Wanita itu menatap kearah Dono.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya...mungkin perlu bagi saya. “&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Kalau begitu anda harus ambil dirumah saya. ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah, kita ambil sekarang. ” Dono dan wanita itu melangkah keluar dari cafe itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan menggunakan Taxi , mereka &lt;span&gt; &lt;/span&gt;melaju keluar dari tempat parkir cafe itu menuju kediaman wanita itu. Keadaan kembali mengecutkan  Dono ketika Taxi yang ditumpanginya mulai masuk daerah kumuh. Wanita yang disampingnya tampak tenang. Dilingkungan ini semua dapat terjadi dengan mudah. Termasuk menghilangkan nyawa orang. Menurut berita dari media massa , hanya karena uang seratus rupiah, dapat menghilangkan nyawa seseorang. Benar benar gambaran suram suatu negeri yang kaya akan sumber daya alam. Semua orang menjadi buas hanya karena ingin mempertahankan hidup. ”. Mungkin anda baru pertama kali datang kewilayah ini. tidak usah gugup. Tenang aja ” kata wanita itu seakan membaca kekawatiran diwajah Dono.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setiba dirumah wanita itu. Dono langsung mengambil tas yang diterimanya dari wanita itu tanpa memeriksa isinya dan pamit untuk segera cepat berlalu dari wilayah itu. Walau susi berusaha untuk menahannya sekedar basa basi. Dono, baru bisa bernafas lega ketika taxi sudah keluar dari wilayah itu dan melaju ditengah jalan raya. Dono , memutuskan untuk terus kerumah dan istirahat. Tentun istri tercintanya sudah menantikannya dengan sayuran hangat kegemarannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono teringat tentang Fernandez yang dulu acap dia lihat kedatangan tamu ke Apartementnya. Dono tahu tamu yang datang itu bukanlah dari kalangan pengusaha atau pejabat pemerintah. Tamu tamu itu hanyalah orang biasa. Ini bisa terlihat dari pakaiannya dan wajahnya yang nampak sebagai orang kebanyakan. Kelebihan Fernandez, dia bisa berbahasa indonesia dengan lancar. Bukan itu saja, dia juga menguasai bahasa jawa dan sunda. Dia memang jenius. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;Apa yang dibicarakan antara tamu tamu yang datang itu dengan Fernandez, Dono tidak tahu pasi. Siapakah tamu tamu itu?  Karena selalu saja ketika tamu datang dan kebetulan Dono sedang ada didalam apartement, Fernandez membawa tamu itu bicara dikamar kerjanya. Kemudian, acap Fernandez pergi keluar kota untuk beberapa lama., Menurut yang Dono tahu, Fernadez sudah mengunjungi hampir sebagian besar kota kota di Jawa. Tentu dia punya banyak teman di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selama hubungan Dono dengan Fernandez, tak pernah sekalipun Fernandez bercerita sesungguhnya tentang pekerjaannya. Yang Dono tahu dari Ester bahwa Fernandez adalah pengusaha tambang Emas asal Mexico yang sedang melakukan riset di Indonesia. Memang Fernandez adalah sarjana pertambangan  dan sangat menguasai dunia pertambangan. Tahulah Dono bahwa Fernandez bukan hanya seorang ahli pertambangan tapi juga sangat menguasai peta perdagangan emas dunia. Diluar itu, persahabatan mereka hanya sebatas teman saja. Teman untuk berdiskusi tentang banyak hal. Kedekatan Dono dengan Fernandez karena kedua duanya punya kepedulian yang sama terhadap masalah masalah sosial.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selama tinggal di Indonesia, Fernandez yang Dono tahu mempunyai beberapa sahabat namun tak begitu dekat dengannya. Setiap temannya dari luar negeri datang , Fernandez selalu memperkenalkanya dengan Dono. Dari sekian teman yang dikenalkan Fernandez, yang paling berkesan adalah Ester dan juga Tomasi. Ester adalah wanita Indonesia yang ayahnya berkebangsaan Amerika. Namun Ester lebih memilih tinggal bersama ibunya setelah menamatkan bangku kuliahnya di Amerika. Ester bekerja pada Bank asing di Indonesia yang mulai berencana untuk mengembangkan karirnya di luar negeri karena muak dengan situasi ekonomi indonesia dibahwa rezim Soeharto yang serbaga KKN. Dono ingat pernah Fernandez berkata kepada Ester agar lebih baik bertahan di Indonesia. Karena Indonesia membutuhkan banyak sarjana pintar. Rezim Soeharto tidak seburuk yang dibayangkan Ester, seharusnya putra putri Indonesia semakin mempertebal cintanya kepada bangsanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono ingat bagaimana Fernandez &lt;span&gt;&lt;/span&gt;menggambarkan kekagumannya tentang Indonesia. Ya sebuah negeri yang diberkahi oleh Tuhan sebagai sorga di dunia. Dengan cuaca yang bersahabat sepanjang tahun dan keaneka ragaman hati yang tak terbilang. Sumber daya alam yang begitu kaya. Semua itu adalah potensi raksasa untuk menciptakan kemakmuran bagi Indonesia dan menebarkannya kepada seluruh penduduk planet bumi. Ester keliatannya yang Dono tahu tidak begitu peduli soal apa yang digambarkan oleh Fernandez. Dia tetap bersikukuh untuk berkarir di luar negeri namun tetap mencintai negerinya. Bagi Dono , Ester adalah gambaran dari banyak pemuda terpelajar Indonesia yang hidup dalam apatisme tentang penguasa. Mereka kebanyakan adalah orang orang yang berbakat dan merasa mendapatkan atmosfir lebih baik dilingkungan negara yang menegakan keadilan berdasarkan hukum dan solidaritas. Indonesia bukan tempat yang layak bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan idealismenya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;Dikamar kerjanya yang berada disebelah kamar tidurnya, Dono menebar semua dokumen diatas mejanya. Satu persatu dokumen yang ada didalam tas kecil yang tadi diterimanya dari wanita bernama Susi dibacanya. Sudah hampir enam jam sejak jam 7 malam sehabis makan malam bersama istrinya, dia belum juga menemukan sesuatu yang berarti dari beberapa dokumen yang ada.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bang..” terdengar suara istrinya halus. Membuatnya tersentak karena istrinya sudah berada dibelakannya sambil memegang bahunya dengan mesra. ” Abang keliatan sibuk sekali. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Eh, iya sayang.” Dia menyambut sentuhan tangan istrinya dibahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Istirahatlah. Sudah jam 1 pagi. ” Istrinya menatapnya dengan senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tidurlah kamu duluan. Nanti aku nyusul. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh ya, bang. Lia nilainya semua bagus. Rizki juga IPnya naik, Sekarang diatas 3 ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono tersenyum menatap istrinya. ” Itulah nikmat yang luar biasa pemberian tuhan kepada kita. Kita dikarunia anak anak yang cerdas dan berbudi pekerti yang baik. Itu semua berkat mama yang jago didik mereka ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Bukankah mereka meniru papa sebagai teladan mereka ” Sargah istrinya sambil memeluknya dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mamalah yang mencetak mereka seperti apa yang papa mau. ” Dono mencium kening istrinya. ” Nah, tidur lah sekarang. Sebentar lagi papa nyusul ya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Iya dech bang. ”  Kata istrinya. Kemudian keluar dari kamar dan  masuk kembali dengan secangkir kopi susu untuk Dono. Kemudian istrinya menciumnya dan masuk kekamar untuk untuk tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu dokumen yang membuat Dono terhenti. Karena tidak ada satupun kalimat yang dia mengerti. Diapun tidak tahu bahasa apa yang dipakai dalam dokumen itu. Apa maksud Fernandez menyimpan dokumen ini dalam tempat pribadinya ?. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi apa sebetulnya yang dicari oleh Fernandez di Indonesia dan akhirnya menemui ajal dari orang yang tak dikenal. ? &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Inilah yang tidak diketahui oleh Dono. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini menimbulkan keanehan dan mendorong rasa ingin tahunya. Satu demi satu kalimat yang ada didalam dokumen itu dicarinya melalui search engine yang ada di internet. Berharap mendapatkan sedikit info.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono mengetahui bahwa di Era internet sekarang, tidak ada informasi yang tak dapat di akses. Walau begitu banyak jumlah situs &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang bertebaran didalam internet namun berkat system pencari situs atau search engine memungkinkan orang dapat menemukan situs yang dicarinya dengan mudah. Hanya dalam hitungan detik , dengan menulis singkat pokok kalimat yang hendak dicari maka search engine akan menuntun orang kedalam situs yang hendak ditujunya. Google dan yahoo , MSN adalah penyedia layanan search engine &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terbesar di dunia. Mereka telah menjadi dictator ekonomi didunia cyber setelah Microsoft yang menguasai system Window. Ini monopoli yang ada bukan karena negara tapi karena kedigdayaan Technology. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walau informasi begitu pentingnya bagi pengetahuan public.Namun &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; tak ingin informasi itu menjadi racun bagi rakyatnya. Makanya &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berusaha menciptakan sendiri search engine sehebat Google. Di China ada Baidu yang merupakan search engine paling populer. Juga untuk jariangan social china menyediakan QQ yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk blog, musik, video, conference call, Video conference, games . Kecepatan access system ini sangat luar biasa karena didukung oleh infrastruktur jaringan berkelas dunia. Hanya saja yang dilarang keras oleh pemerintah china adalah content yang bersifat merusakan persatuan dan kedaulatan china, merugikan solidaritas etnis, mempromosikan takhyul, menggambarkan kekerasan, pornographi dalam bentuk apapun, perjudian. Hanya itu, Dan ini memang tanggung jawab negara dan tugas pemerintah untuk melindungi warganya dari segala pengaruh buruk dari luar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Para elite politik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; &lt;span&gt; &lt;/span&gt;sangat paham bahwa pembangunan bangsa adalah pembangunan karakter. Pembangunan &lt;i&gt;attitude&lt;/i&gt;. Apa jadinya bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; &lt;span&gt; &lt;/span&gt;bila informasi begitu bebasnya masuk tanpa system control yang ketat dari pemerintah. Inilah yang tidak dipahami oleh Dono tentang sikap elite penguasa negerinya yang membiarkan informasi masuk bebas tanpa ada kemuaan untuk mengontrol. Padahal &lt;span&gt; &lt;/span&gt;banyak informasi yang merusak budaya kebersamaan dan kasih sayang. Merusak Moral anak bangsa. Kalau pemerintah tidak peduli dengan system pengendalian arus informasi dari luar maka itu sama saja bangsa ini &lt;span&gt; &lt;/span&gt;harus siap untuk diserang oleh teroris informasi , yang daya rusaknya lebih besar dibandingkan teroris bersenjata. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah melalui berbagai situs , dia menemukan satu situs. Ketika di kliknya, nampak dilayar komputer sebuah arsip email dari seseorang yang berinisial ” Catty_ohh”. Keliatannya Catty_ohh sengaja menampilkan emailnya dalam situs terbuka agar dapat disearch orang lain. Isi emailnya sangat singkat ” Ada tiga pilihan untuk anda yaitu pertama menerima situasi buruk dengan apa adanya dan berusaha larut dalam situasi tersebut. Kedua adalah mencari orang lain untuk bekerja sama melawan situasi dan yang ketiga adalah masa bodoh. ” Dikalimat terakhir ada kata kata yang percis terdapat dalam dokumen tersebut. Hanya sepotong kalimat yang sengaja ditempatkan dalam search engine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera dia membuka webmailnya dan mengirim email ke seseorang tersebut yang berinisial Catty_ohh. Dia hanya mengirim pesan singkat dan menyebutkan sepenggal kalimat yang ada didalam dokumen. Dono berharap pesan ini dapat menarik perhatian dari catty_ooh. Sambil berdoa agar keesokannya dia akan mendapatkan response , Dono pun membaringkan tubuhnya disamping istrinya. Tidak lupa dia memeluk tubuh istrinya yang sedang terlelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya, Dono terjaga agak siang. Dengan langkah berat dia menghampiri ruang kerjanya untuk membuka webmailnya. Benarlah, ada pesan masuk satu jam setelah email dia kirim. Pengirimnya adalah Catty. Pesan tersebut berbunyi “ Apakah kita bisa bertemu? Saya ada di Taipeh sekarang. Kalau anda bisa datang ke Hong Kong hari ini maka sayapun akan terbang hari ini ke Hongkong.” Salam Catty. Dibawah namanya juga tertera nomor telp internationalnya. Tanpa berpikir panjang, Donopun langsung membalas email tersebut ” Saya pastikan hari ini berangkat ke Hong Kong. Sampai ketemu ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono menutup webmailnya dan segera mandi untuk siap siap berangkat ke aiport. Istrinya sudah pergi sedari pagi untuk mengelola sebuah toko kecil dipasar.. Dalam perjalanan ke airport Dono mengirim pesan singkat melalui telp sellularnya kepada istrinya bahwa dia pamit untuk ke Hong Kong. Istrinya menjawab singkat ” hati hati ya sayang ” Dono tersenyum. Itulah yang dia sukai dari istrinya. Selalu menaruh kepercayaan padanya dan memberikan dukungan tanpa pernah mempertanyakan alasan setiap tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Tak terbilang kalinya dono menjejakan kaki di Hong Kong. Lebih dari 10 tahun sebagai konsultan keuangan membuatnya selalu bersinggungan dengan institusi keuangan yang ada di Hong Kong. Hong Kong adalah financial resource bagi negara negara Asia. Hampir semua pebisnis tahu bahwa Hong Kong memberikan magnit sebagai financial center untuk mendapatkan solusi pembiayaan. Tapi kedatangannya kali ini, tidak untuk bertemu dengan lembaga keuangan. Dia datang untuk sesuatu yang belum jelas. Untuk mendapatkan tahu dari seseorang yang hanya dikenalnya lewat email. Sebagai pebisnis,dia tahu sekecil apapun peluang memang harus dikejar. Ini merupakan sikap standar bagi semua pengusaha untuk keluar dari ruang sempit dang gelap. Begitulah Dono yang datang dan berharap ada setitik cahaya membantunya menemukan jalan keluar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;Di cafe Hotel Marriot Hong Kong, Dono duduk menghadap ke arah loby utama hotel. Dia memperhatikan setiap wanita masuk. Wanita yang ditunggunya adalah Catty yang melalui telp menyebutkan ciri cirinya , dengan pakaian bleser warna hitam dan tas warna putih. Dono dikejutkan oleh getaran dari telp sellularnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Hai, Saya Catty. Anda dimana ? Terdengar suara lembut dari telp sellularnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya ada dicafe , disamping,lounge executive. “ Jawab Dono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ok , Saya ada diarah jam tiga pada posisi anda. “ Dono melirik kesamping. Nampak Wanita cantik berdiri tidak begitu jauh darinya, dengan pakain percis yang wanita itu beritahukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Saya pikir anda masuk dari loby utama “ Kata Dono ketika menghampiri Catty,.” Kenalkan nama saya Dono Subagja “ Wanita itu menerima uluran tangan Dono dengan senyum “ Saya Catty Liem “ Wanita itu memperkenalkan dirinya. “ Saya masuk dari Mall yang ada disamping hotel ini. “ sambung wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono memperhatikan sekilas , Catty Liem berusia tidak lebih dari tiga puluh tahun. Cantik dan terkesan dewasa dengan bahasa inggeris yang sempurna. Wanita ini nampak terdidik dan terlahir dari keluarga kalangan atas , pikir Dono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Bisakah kita duduk sekarang ” kata wanita itu membuyarkan ketersimaan Dono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh, tentu. Mari silahkan.” Dono menarik korsi untuk memberikan ruang bagi Catty duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Anda cantik sekali. ” kata kata itu terlontar begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Termakasih untuk pujian anda. Anda juga luar biasa. Saya taksir usia anda tidak lebih empat puluhan. ” Kata Catty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Maaf, Usia saya diatas empat puluh. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oh Ya. “ Nampak wajah Catty terkejut seakan tidak mempercayai apa yang barusan dikatakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seharusnya anda membuat buku tentang hidup sehat dan selalu awet muda. Saya yakin akan menjadi best seller. “Catty tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono tertawa kecil “ Anda bisa saja. Anak saya yang tertua di universitas dan yang bungsu sekarang berusia 14 tahun “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Woww. Luar biasa. Anda sangat beruntung sebagai ayah. Tentu putra putri anda sangat bangga dengan anda ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Biasa saja. ”Dono tersenyum. ” Bagaimana dengan anda. “?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Usia saya 35 tahun. Saya bekerja di perusahaan investasi di Lugano. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oh Ya, Saya yakin tadinya usia anda tidak lebih 30 tahun.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ anda selalu memuji saya. “ Catty tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang sekarang ada dihadapan Dono sangat ramah , bahkan suasana terasa santai dan akrap. Seakan mereka sudah kenal bertahun tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Baiklah. Apa yang mengharuskan kita bertemu. Mungkin ada sesuatu. Tapi apapun itu, saya sudah sangat beruntung dapat berkenalan dengan anda. ” kata Dono dengan hati hati agar tida merusak suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ok. Saya memang sengaja menempatkan pesan menggunakan kalimat itu dalam search engine di internet dan berharap ada seseorang mencari tahu tentang kalimat itu. Hampir dua tahun sejak saya menempatkan pesan itu dalam search engine , baru sekarang saya mendapatkan response. Dan itu datang dari anda. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apakah boleh saya mengetahui , makna kalimat itu ? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sebelumnya, saya harus memastkan dulu bahwa anda memegang dokumen yang memuat lengkap kalimat tersebut.” Suara Catty nampak rendah. Seakan tidak ingin orang lain mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apakah ini yang anda maksud. ” Dono memberikan copy document yang ada ditangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Apakah anda mempunyai aslinya ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tentu , ada dikamar saya. Bukan hanya ini tapi ada beberapa lagi. “ Kata Dono sambil memperhatikan Catty membaca copy document tersebut. Kemudian Catty menatap wajahnya dengan seksama. Nampak ada airmata mengambang dipelupuk matanya. “ hanya ada satu kata yang dapat saya sampaikan lepada anda “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apa itu ?”:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Takdir”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Takdir ? Dono bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tuhan mungkin mengirim anda kedunia ini untuk menerima takdir sebagai warrior melawan ketidak adilan dimuka bumi ini. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Saya tidak mengerti ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sebaiknya kita bicara dikamar anda. ” Kata Catty yang membuat Dono tersentak. Seriuskah wanita ini . Bukankah wanita ini baru mengenalnya . ” Apakah anda mengizinkan saya kekamar anda.? ” sambung Catty yang membuat Dono tidak bisa berkata ” Tidak. ”. Dia segera berdiri dan membimbing Catty kearah Lift menuju lantai dimana kamarnya berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kamar hotel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dari mana anda mendapatkan Dokument ini ” tanya Catty ketika Dono memperlihat dokumen asli tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Fernandez ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ramon Fernandez ” Catty menyebut lengkap nama Fernandez.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Bagaimana anda mengetahuinya. ?? ” Seru Dono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Saya mengenal dia enam tahun lalu. Kami berkenalan karena kesamaan visi dan misi. Kedatangnya ke Indonesia adalah untuk memburu dokument Decade asset. Data perpustakaanlah yang menuntun dia untuk datang ke Indonesia. ” Catty terdiam dan kemudian berdiri dari tempat duduknya. Airmatanya berlinang. ” Saya kehilangan contact dengan dia sudah lebih empat tahun.. Itulah sebabnya saya membuat pesan singkat dalam bentuk search engine berharap ada seseorang dapat menjawab. Karena hanya Ramon dan saya yang tahu tentang potongan kalimat itu. Dengan adanya dokument ini ditangan anda maka lengkaplah tugas Ramon. Dapatkah saya bertemu dengan dia ?dimana dia sekarang dan anda siapa sebetulnya ? ” sekarang Catty membalikan tubuhnya menatap Dono. Masih nampak bekas aimata melekat dipelupuk matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” sayang sekali... ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apa maksud anda ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” anda tidak akan pernah bertemu lagi dengan dia. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mengapa ? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dia sudah meninggal empat tahun lalu. Seseorang telah membunuhnya” Dono tak bisa meneruskan kalimat itu. Karena wanita itu nampak limbung dan terduduk ditempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh tuhan.. ” Catty menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan kemudian menengadah keatas ” Mengapa begitu banyak korban. Sampai kapan ini akan berakhir” Dono tidak mengerti dan semua serba membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh, ya saya menemukan semua dokumen ini dari seorang teman wanita Ramon. Wanita itu sempat mengambil barang milik pribadi Ramon sebelum melarikan diri setelah peristiwa kematian Ramon.” Catty mendengar dengan seksama namun matanya tetap menatap kebawah seakan masih terpukul dengan berita kematian Ramon. ” Saya bukanlah siapa siapa. Saya juga tidak tahu apakah dokumen ini berharga. Yang pasti awalnya saya hanya ingin bertemu dengan Ramon untuk mencari tahu alamat seseorang yang dulu pernah dia kenalkan kepada saya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Siapa yang anda maksud ” tanya Catty&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tomasi ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tomasi Gonzales ” Lagi lagi Catty menyebut nama lengkap orang yang disebutnya. Artinya Catty kenal orang yang dia maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Anda mengenalnya ? Tanya Dono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Tentu. ” jawab Catty denga tegas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dimana dia sekarang ” Tanya Dono. Dia penasaran untuk mengetahui segera keberadaan Tomasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tewas, Dia dibunuh dikamar hotelnya ketika dia berada di Moscow. Kejadian itu setahun yang lalu. ” Nampak airmata Catty mengambang dipelupuk matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sejauh mana anda mengenal dia? Dono menangkap ada sesuatu tentang Tomasi bagi Catty&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dia suami saya.” Jawabnya sambil memalingkan wajah dari hadapan Dono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh maafkan saya. ” Dono memberikan tissue ke pada Catty untuk mengusap airmatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hening. Dono membiarkan Catty dengan perasaannya. Dia merasa berdosa telah membuat wanita ini mengingat sesuatu yang sangat menyedihkan. Kemudian, Catty kembali melihat dokumen yang ada diatas meja. Dia membaca lembar demi lembar dokumen tersebut ” Dengan semua dokumen ini , saya rasa kematian Ramon tidak akan sia sia. ” Catty nampak kembali tegar dan menatap Dono ” Apa yang telah Tomasi perbuat dengan anda? ” tanya catty kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Tomasi memperkenalkan saya dengan seseorang dari Naga Kuning. Orang itu memberikan mandate kepada saya untuk mengelola assetnya yang ditempatkan di bank. Tapi setelah semua terjadi melalui trasaksi clearstream dengan hasil yang sangat luar bisa, ternyata asset yang ditempatkan sebagai jaminan trading dinyatakan tidak syah oleh the fed. Akibatnya rekening hasil trading di block berdasarkan federal reserve system.Anehnya tidak ada yang menyatakan bahwa saya telah melakukan penipuan karena asset tidak syah. Ketika gugatan hukum saya ajukan, sampai hari ini tidak ada jawaban apapun dari pihak pengadilan. Alasannya tidak ada satupun lembaga keuangan dimana transakasi itu dilakukan , bersedia menjadi saksi atau mengakui keberadaan transaksi itu. Inilah yang membuat saya bingung. Apalagi belakangan ada beberapa pihak yang bersedia memberi konpensasi kepada saya bila mundur atau terus. Kan aneh. Saya tidak berharap banyak dari semua ini kecuali hanya ingin mengetahui kebenaran. Itu saja. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apa yang dilakukan oleh Tomasi kepada anda adalah hal yang biasa dari strategy untuk mengacaukan system yang memang harus kami hancurkan. ” Catty nampak serius. ” Tidak terbilang jumlah orang seperti anda yang ditempatkannya dalam permainan ini namun memang tidak ada satupun yang berani membawa masalah ini kepengadilan. Kecuali anda. Terlebih lagi sekarang ditangan anda ada dokumen yang bisa membuat seluruh system peradilan dan keuangan global akan guncang. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh...bagaimana mungkin ” dono terkesima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Tahukah anda.” Catty memegang dokumen itu ” Dokumen ini membuktikan suatu fakta bahwa ada kelompok tertentu yang menjadikan bangsa Amerika dan Eropa barat sebagai penipu besar secara systematis dan sekaligus perampok harta negara negara dunia ketiga yang tercatat dalam decade asset dibawah hukum trustee. Ketika perang dunia Kedua usai , amerika membawa seluruh harta dalam bentuk emas dan platina, permata yang ada di China, Jepang, Eropa kenegaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu mereka mengumumkan mata uang dollar dijamin oleh mas. Tidak ada perlawanan dari negara lain. Dapat dimaklumi bahwa pemenang perang berhak mendapatkan semua. Supply dollar dalam bentuk pinjaman lunak mengalir deras ke negara negara yang hancur karena perang. Seperti jepang, eropa , taiwan dalam rangka recontrucsi.. Kemudian ketika Nexon menjadi president , Amerika melepaskan mata uangnya dari emas. Ketika itu seluruh dunia sudah sangat bergantung dengan kekuatan mata uang dollar. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah uang yang terlanjur beredar itu sama dengan jumlah emas yang pernah dijadikan jaminan. ? Dokumen ini membuktikan itu semua.!!! ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Seharusnya verifikasi system tentang asset itu sudah cukup bukti untuk keberadaan asset itu dan tidak ada alasan bagi the fed untuk menolak hasil forfaiting trading program saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Itu saya tidak mengerti. Yang pasti Tomasi menggiring anda kedalam trading surat berharga diluar kuridor bank internatioanl for settlement. Dia mempunyai akses kedalam pedagangan surat berharga melalui federal reserve system yang menggunakan code pribadi dalam rangka memanfaatkan decade asset ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Lantas mengapa tidak ada satupun pihak perbankan yang terlibat meminta agar saya memberikan code rahasia?. Mereka hanya mengatakan bahwa dokumen asset itu tidak syah. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Memang benar!.Itu bagian dari cara mereka memegang kerahasiaan transaksi. Juga suatu cara untuk menguji sejauh mana kebenaran posisi anda sebagai pihak yang mewakili pemilik asset. Melalui system data base screen , anda dapat membuka posisi dalam keadaan terkunji menjadi unlock dengan hanya memasukkan code rahasia yang ada pada dokumen asset tersebut discreen.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dan untuk anda ketahui bahwa code asset yang sekarang anda pegang adalah yang terbesar dari seluruh dokumen asset yang ada. Atau mewakili 90 % dari total asset yang kini dipegang oleh segelintir orang. Dokumen yang sekarang ada didepan kita adalah code atas asset tersebut. ..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dimana letak code tersebut ” Dono memperhatikan setiap lembaran dokumen yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Saya tidak tahu. Tapi melalui dokumen ini kita dapat menemukan code rahasia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Bagaimana system dapat mengakui keberadan code itu ? tentu sudah ada seseorang yang menempatkan code tersebut dalam system sehingga hanya menunggu ada pihak lain yang dapat mengaksesnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Benar. Tapi seseorang itu sudah tidak ada. Dia meninggal dalam perisitwa pembunuhan bersejarah. Rahasia itu terkubur bersama jasadnya. Sementara Amerika tidak bisa medesign ulang system tersebut karena sudah terlanjur menjadi system yang diakui sejak emas dijadikan sebagai jaminan mata uang. Mendesign ulang system akan menghancurkan system itu sendiri dan akan mengakibatkan runtuhnya kepercayaan terhadap mata uang dollar. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apakah mereka tidak mampu menciptakan alat untuk melacak dan menemukan code access itu? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’ Sampai hari ini mereka gagal. Walaupun mereka telah menemukan alat canggih pencari code dengan jutaan processor yang mampu bekerja secara paralel untuk menemukan segala code berdigit kolosal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Benar benar code yang rumit.” Dono menggelengkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya. Seakan kecanggihan alat modern diabad 21 ini tidak berarti sama sekali. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Kalau tidak salah , dokumen yang sekarang ada ditangan kita pernah juga dimiliki oleh seseorang. yang akirnya menempatkan codenya kedalam system.Benarkah itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Benar sekali!. Tapi yang sekarang ditangan kita adalah asli. Sementara seseorang itu mendapatkan salinan. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Siapa yang menyalin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dia adalah pendiri negara anda. Pejuang kemanusian kelas dunia dan terbesar dalam sejarah peradaban modern melawan ketidak adilan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Itulah sebabnya mengapa Ramon datang ke Indonesia “Dono menyimpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Nah, sekarang anda sudah memahaminya. ” Catty tersenyum indah ” Keberadaan transaksi anda dan dokumen sandi yang ada ditangan anda , akan mampu merubah tatanan dunia menjadi lebih adil Kita harus berjuang untuk kemanusiaan setidaknya untuk menciptakan keadilan dimuka bumi. Apapun hasilnya, kepada tuhan kita berserahk diri. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mulia sekali tujuannya ” Dono mulai terpengaruh atas semangat Catty yang diungkapkan dengan kata kata yang terarur ” Nah, bolehkah saya mengetahui.bagaimana anda mengetahui semua ini...? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catty berdiri dan menghadap ke jendela. Nampak wajahnya berubah. Ada emosi bergemuruh. Di tatapnya mata Dono dan berkata " Keluarga dari ayah saya adalah salah satu pendiri dari Bank terkemuka di eropa dimana asset ini ditempatkan. Ibu saya berkambangsaan Taiwan dan tetap tinggal ditaiwan sampai sekarang. Namun kakek dari ibu saya sangat dekat dengan saya bila dibandingkan dengan cucunya yang lain. Dia berpesan kepada saya untuk berjuang menebus kesalahan keluarga dengan mengungkapkan kebenaran ini semua. Karena kami tidak bisa mengungkapkannya , disamping karena asset itu sudah tidak ada lagi akibat perang , juga dokumen asli asset itu hilang ketika terjadi perang dunia kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya kakek mengharapkan saya mencari dokumen asset itu sampai kapanpun. Jadi ini soal kehormatan keluarga untuk menjaga amanah dari pihak yang pernah menitipkan hartanya kepada keluarga kami. Saya bersyukur mendapatkan Tomasi sebagai suami yang setia mendukung obsesi saya ini. Tapi sayang diapun harus menebus ini dengan nyawanya. ...” Catty terdiam sebentar. ” saya berharap anda dapat memahami emosi saya atau setidaknya anda dapat berbuat untuk meneruskan ambisi pendiri negara anda untuk melakukan revolusi melawan ketidak adilan. Hidup memang masalah pilihan. Setiap pilihan ada resikonya dan tidak mudah ” sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sekarang saya dapat disadarkan tentang takdir. Anda benar. Ini adalah takdir yang harus saya jemput. Hidup sekali harus berarti dan mati.” Dono menimpali dengan semangat. Catty menyambutnya dengan tersenyum dan menjulurkan kelingking tanganya kepada Dono ” Janji ya.” serunya sambil menjepit jari kelingking Dono. Ini cara khas yang biasa dilakukan oleh orang taiwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ok, Katakan dari mana kita harus memulai.” tanya Dono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Pertama kita harus memecahkan makna dibalik dokumem ini untuk mendapatkan code tersebut. Memang tidak mudah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Apakah mungkin bila saya diskusikan dengan pemilik asset yang tertera dalam dokument asset yang sekarang terkunci.? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Itu tepat sekali tapi sebaiknya anda cukup bawa copy dokumen ini saja ” kata catty sambil menunjuk salah satu dokumen yang ada dimeja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Mengapa ”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Untuk menjaga keselamatan anda. Ketahuilah semua dokumen yang sekarang ditangan anda sangat bernilai. Tanpa ini , tidak ada arti dokumen asset itu. Jangan lupa, Ramon membayar dengan nyawanya untuk mendapatkan documen sandi ini ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya saya mengerti. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Keliatannya saya harus segera kembali ke Hotel saya. ” Catty melirik jam ditangannya ” Senang bertemu dengan anda. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ok. Apakah saya boleh mengantar anda sampai kehotel ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” terimakasih. Tidak usah. Anda harus istirahat. Selamat malam. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika didepan pintu kamar, Catty membalikan tubuhnya dan berkata ” Don, saya tidak ingin nasip Ramon dan Tomasi juga terjadi pada mu. Hati hati dan jaga kerahasiaan ini dengan kuat. Jangan diskusikan masalah ini kapada seseorang kalau anda tidak yakin orang itu adalah orang yang tepat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Saya mengerti. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cattypun berlalu dari hadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam telah menujukan pukul dua dini hari. Dono belum juga dapat memejamkan matanya. Pikirannya masih kepada kata kata Catty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lamunan itu, tanpa disadari ketika Dono menunduk untuk membuang isi asbak rokok kedalam tempat sampah , sikunya menyenggol gelas yang berisi teh dan tumpah membasahi meja. Sebagian dokumen yang ada dimeja terkena air. Belum hilang keterjutan Dono, diapun melihat ada perubahan warna pada kertas yang terkena air. Lambat namun pasti, kertas yang terkena air membentuk tulisan. Dalam bahasa arab dan china. Sangat aneh, sementara tulisan dasar yang tadinya tertera sebelum kena air , kini hilang. Sekarang Dono dapat membaca tulisan itu karena dia memang pernah belajar tulisan arab dan ada beberapa lembar bertuliskan sangsekerta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan seksama dia baca baris demi baris kalimat dalam dokumen tersebut. Dia terkesima. Ternyata dokumen ini memberikan petunjuk untuk mendapatkan kebenaran atas keberadaan asset dalam bentuk jumlah, nama pemilik, tahun penempatan dan nama tempat penempatan asset. Luar biasa. Tapi dimana kode tersebut. ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya semua lembaran dokumen itu dia lumuri dengan air. Sehingga semua dapat terbaca dengan jelas. Salah satu dokument tersebut menceritakan tentang proses penempatan asset tersebut. Dibagian akhir dan dibawah dokument itu tertera nama Ahamed Khalid , Istanbul. Ada tulisan yang menimbulkan tanda tanya ” Didalam ada terang dan diluar ada kegelapan. Berjalanlah kearah timur dan jangan melihat kebelakang. Karena ditimurlah mata hari terbit.” Ini kalimat sepertinya tidak ada hubungannya dengan dokumen tapi yang pasti ada maksud dibalik kalimat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin rasanya dia menelphone catty untuk memberitahukan masalah ini tapi diurungkannya karena kawatir membangunkannya dalam lelap. Beberapa menit kemudian telp selularnya berdering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Hai , Don.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya Catty. Sebetulnya saya ingin menelpone tapi kawatir mengganggu. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Aku tidak bisa tidur.” terdiam sesaat sepertinya Catty sedang berdiri dari tempat tidurnya ” Ada apa ? ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Sesuatu telah terjadi sangat luar bisa atas dokumen ini setelah terkena air. Saya dapat membaca semua isi dokumen ini. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Oh Ya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Besok pagi saya kekamar anda. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tunggu. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” OK. Bye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Suara gaduh dari gerombolang demostran dan teriakan speaker menghujat Departement yang dipimpinya terasa menyesakan napasnya. Amir benar benar terganggu dengan semakin maraknya demontrasi belakangan ini. Keliatannya tekanan publik untuk mengusir bantuan lembaga multilateral dari bumi pertiwi ini semakin kencang. Dari pengamat politik, kampus, budayawan , politisi mempunyai caranya sendiri untuk memberikan tekanan agar pemerintah menghapus keberadaan Lembaga Multilateral.&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Amir dapat memaklumi karena memang sejak lembaga multilateral itu datang dengan konsep recovery economy seperti penerbitan obligasi rekap untuk menyelesaikan credit macet sektor perbankan serta privatisasi perusahaan negara telah dilaksanakan, sampai sekarang tidak membuahkan hasil sama sekali. Bahkan banyak kebijakan ekonomy justru membuat keadaan semakin sulit. Bantuan dana tunai yang dijanjikan tidak juga kunjung datang. Keadaan ini membuat posisi president dan team kabinet menjadi bulan bulanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert yang dari tadi ada diruangan kerja Amir merasa terganggu &lt;span&gt; &lt;/span&gt;oleh &lt;span&gt; &lt;/span&gt;suasana demontrasi itu.. “ Itu orang tolol. Tidak tahu apa yang diperjuangkan. Mereka pikir siapa mereka ? Parlemen jalanan.. Udah ditolong malah tidak terimakasih. “ Gerutu Robert. Seketika itu sekretaris Amir masuk kedalam ruangannya tanpa memperdulikan kehadiran Robert. “ Pak, para demontran ingin berdialogh langsung dengan bapak.... ” Disamping sekretatis ada juga petugas Humas yang tetap berdiri didepan pintu untuk menunggu arahan selanjutnya. “ Suruh pimpinan demonstran itu masuk kedalam gedung. Saya akan menemui dia dalam setengah jam. ” Kata Amir . Sekretarisnya keluar dari ruangan. Robert berdiri dari tempat duduknya mendekati Amir dengan wajah nampak kesal. ” Saya rasa pembicaraan kita tentang strucuture asset yang akan dilelang kepada publik ditunda minggu depan saja. ”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Baiklah. ” Kata Amir dengan sikap hormat “ Maafkan saya dengan situasi ini. “ sambung Amir mengantar Robert sampai kepintu kamar kerjanya. Robert&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakangan ” Tapi ada sesuatu yang harus kamu ketahui dan ini penting. ” Katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Tentang apa ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” saya dapat kabar dari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Washington&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; bahwa NSA berhasil melacak connection Dono dengan pihak yang menjadi target kami. Dua hari lalu , Dono berhasil memancing seseorang yang menguasai informasi tentang jaringan operasi keuangan kami. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Lantas ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Ini menjadi tidak lagi sederhana. Benar benar serius. Masalah Dono menjadi masalah besar bagi kami. Lebih besar dari masalah negara anda sekarang. Keliatannya anda gagal meyakinkan Dono. Kami akan bertindak cepat. Maaf”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Apa yang akan anda lakukan ”?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Secepatnya kami harus menerjunkan team untuk memutus mata rantai Dono sebelum keadaan menjadi bertambah rumit. Ini perintah dari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;washington&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;.” Kata Robert dengan mimic serius.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Dono hanyalah businesman yang tidak mengerti apapun soal dunia keuangan yang pelik itu dan lagi dia hanya seorang diri yang berusaha mendapatkan hak atas uang yang sudah dikeluarkannya. Mengapa harus membentuk team segala?” Amir berusaha menekankan tentang sikapnya membela posisi Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Kalau begitu, saya minta anda gunakan pengaruh anda untuk membujuknya. Apapun itu saya bersedia menerima sepanjang dia mau keluar dari posisinya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ’ Saya akan lakukan itu. ” Jawab Amir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Baiklah, Waktu anda hanya akhir kwartal tahun ini. Itu artinya dua bulan sejak hari ini. ” Kata Robert dengan tegas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Robert berlalu dari ruangan. Amir minta sekretarisnya untuk menghubungi Dono karena sejak dua hari lalu dia kehilangan contact dengan Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Diruang rapat tertutup, Amir berdialog dengan pimpinan demonstran. Dia kenal baik orang ini. Karena dulu sama sama di universitas. Seorang sahabat yang tidak pernah lelah membela wong cilik. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; perasaan kagum namun Amir harus tetap berada dalam posisinya sebagai birokrat yang harus membela kebijakan pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Mir, Anda lihatkan !. Tidak ada yang kita dapat dari lembaga multilateral itu. Lantas apa lagi yang harus ditunggu. Bubarkan mereka !. Ini penting untuk kedaulatan negara dan bangsa ini. Ini jihad ” Temannya itu berbicara dengan berapi api layaknya demonstran sejati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya mengerti. Tapi saya tidak bisa memutuskan sendiri. Ini sudah menjadi kebijakan nasional. Keberadaan lembaga multilateral itu didukung oleh kebijakan Parlemen. Kami hanya melaksanakan. Mengertilah”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Ya. Saya hanya minta kesediaan anda untuk berada bersama sama kami ” Kejar temannya itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ’ Secara pribadi anda tidak perlu ragu akan sikap perjuangan saya. Tapi sekarang saya berada di birokrat. Mengertilah. ” Wajah Amir berusaha berempati dengan sikap mereka. Walau sebetulnya dia melihat sahabatnya itu tak lebih pecundang. Bicara atas nama rakyat tapi gagal dipilih rakyat dalam pemilu legislative. Ini kumpulan orang orang frustasi. Pikir Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Baiklah. Saya hanya ingin menyampaikan keluhan saya tentang lembaga multilateral itu. Ketahuilah bahwa negara ini sudah terjebak dalam konsep kampanye demokrasi yang jauh dari harapan pendiri negara kita. Demokrasi yang ada di era reformasi sekarang telah menghilangkan indentitas kita sebagai bangsa. Kita hidup dikendalikan oleh pihak asing untuk dikerdilkan dan terjajah sampai mati. ? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Kenapa kamu sampai pada kesimpulan seperti itu " Kata Amir. Dia bosan sebetulnya bicara dengan teman yang kini jadi demonstran namun dia tergelitik ingin mengetahui lebih jauh dasar sikap temanya ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;' &lt;i&gt;The silent revolution&lt;/i&gt;" Kata temannya itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Apa itu ? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" “ Itu istilah yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dipakai oleh IMF dalam mencapai rekondisi keuangan global. Tujuannya adalah semua negara di dunia tunduk dengan kesepakatan &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Washington&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Tidak ada lagi restriction yang mengatasnamakan nasionalisme untuk kebijakan proteksi dalam negeri. Gerakan ini berfocus kepada perlindungan penuh negara maju untuk memanfaatkan semua resource negara berkembang dan perlindungan dari hak intelektual technology. Sebetulnya The silent revolution adalah gerakan yang dibuat oleh kelompok elite di AS yang pro pasar bebas dalam konsep neoliberal. Semua institusi yang berada dibawah pengaruhnya menggunakan cara yang sama yaitu the silent revolution. "  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Gerakan ini diawali tahun 1980an. " Lanjut temannya. Nampak mimiknya sangat serius " Dilakukan secara systematis. Merupakan gerakan dari semua level yang berada dalam barisan neoliberal. Cara gerakan ini sangat sistematis. Cirinya adalah pertama,  Mereka tidak mempengaruhi Organisasi Massa untuk mendapatkan dukungan public tapi mendekati kelompok komunitas terdekat dengan public. Kedua,  Mereka menghindari polemic. Ketiga Karena sifatnya silent maka gerakan ini lebih mirip menggunakan cara cara dunia intelligent. Atau lebih tegasnya menggunakan &lt;i&gt;smart power&lt;/i&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" saya tegaskan IMF akan keluar. Hanya butuh proses untuk itu " Kata Amir. Dia mulai bosan dengan sikap temannya karena tidak ilmiah dan cenderung paranoia dengan informasi serba mitos.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Saya tahu , bagaimanapun IMF pasti akan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;keluar dari Indonesia tapi saya juga dapat bocoran bahwa pemerintah sudah diyakinkan oleh team okonomi dikabinet &lt;span&gt; &lt;/span&gt;untuk memperpanjangnya dalam bentuk Post Program Mnitoring  sampai tahun 2007. Saya yakin publik tidak banyak tahu ini. Kelak sumber sumber pendanaan dari luar negeripun akan dilakukan secara diam diam. Atau bisa saja dibungkus dengan segala aturan yang membuat rakyat semakin bingung agar rezim bebas bergandengan tangan dengan kekuatan asing. “ &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt; Kata temannya. Amir terkejut bagaimana temannya ini bisa tahu. Sadarlah dia, bahwa dihadapannya adalah aktivis idealis, yang tak pernah lelah berjuang untuk rakyat walau tidak dipedulikan oleh rakyat yang bodoh.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah meneguk air minum yang disediakan pada ruang pertemuan itu. Temanya kembali berkata " Silent revolution dalam rentang gerakannya telah berhasil secara significant. Kekuatan gerakan ini berada dalam kontek demokratisasi yang memungkinkan rakyat terlepas dari orbit kekuatan formal mapun informal yang selama ini sebagai kekuatan melindungi dari segala pengaruh idiologi asing. Pada tahap awal melalui gerakan ini telah berhasil menempatkan orang orang kampus dan pengusaha , artis, militer yang miskin pemahaman geopolitik dan geostrategic kedalam lingkaran kekuasaan. Orang orang inilah yang kini active secara diam diam mendekati ring ring satu yang dekat dengan public. Target mereka dalam jangkan panjang membuat gerakan  buruh dan tani menjadi tumpul karena barisan terdepan gerakan ini telah dikuasai mereka melalui smart power. Gerakan agama baik yang formal maupun non formalpun telah mulai mereka lemahkan melalui teknik pemecahan dan adu domba , intimidasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Fakta yang ada sekarang hanyalah awal dari sebuah gerakan silent revolution.  &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Euforia demokrasi wong cilik hanyalah sementara saja. Kelak ini akan dihabisi lewat silent revolution. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; aktifis &lt;span&gt; &lt;/span&gt;buruh yang selama ini dekat dengan rakyat jelata akan dikerdilkan.Ormas dan kader Partai Nasionalis akan terpecah hingga akses kemassa semakin lemah. Ormas kampus tak lagi bergigi. Gerakan agama yang terdiri para intelektual islam akan dicemoohkan lewat kampanye demokrasi yang culas. &lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang lebih hebatnya bahwa gerakan ini ada bagaikan bayang bayang namun bukan bayangan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tapi tiada. Kita hanya dapat merasakan dimana hak hak rakyat semakin terpinggirkan dan asing lewat modal semakin mendapat ruang untuk meraup apa saja potensi yang kita punya. Hanya soal waktu, setelah semua kekuatan ruh antara nasionalis dan sosialis hancur maka akan muncul kelak kekuatan baru yang sesuai dengan platform mereka. Pada saat itulah , tidak adalagi nasionalisme 45 , tidak ada lagi agama sebagai ruh berjuang untuk keadilan, tak ada lagi wong cilik sebagai icon perjuangan kelas tertindas. Yang ada hanyalah bisnis suara untuk menjadi pemenang. Negara dan bangsa menjadi wahana business semata.  Sadarkah kamu akan hal ini“ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya sadar itu ..” Kata Amir. Sekedar ingin membuat temannya puas dan segera mengakiri pertemuan yang membosankan ini.&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Berbuatlah, Nasip anak cucu kita ada ditangan kita. ” kata sahabatnya itu , yang kemudian berlalu dari ruangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tinggal Amir seorang diri diruang rapat itu. Waktu kuliah dia adalah mahasiswa yang idealis dan setamat kuliah langsung berkarir sebagai pegawai negeri. Hampir 20 tahun dia berkarir artinya lebih dari setengah jabatan Seoharto dia mengabdi sebagai pejabat. Sedikit banyak di dia tahu benar bahwa keberadaan Soeharto sebagai penguasa orde baru tidak terlepas dari pertarungan dua kekuatan besar, yaitu group Barat yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;dikomandani oleh Amerika dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Group timur komunis oleh UniSoviet. Atau istilah yang dikenal dengan “perang dingin”. Naiknya Soeharto dan jatuhnya Soekarno adalah kemenangan Amerika di &lt;st1:place st="on"&gt;asia&lt;/st1:place&gt; tenggara terhadap pengaruh paham komunis. Konsekwensinya Amerika dan barat harus memberikan dukungan penuh bagi &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; agar tidak terjebak dalam kemiskinan. Karena disadari dari pengalaman revolusi yang terjadi di china , bahwa kemiskinan menyuburkan tumbuhnya paham komonisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Makanya , peran ekonom &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; lulusan Universtas Amerika atau dikenal dengan Mafia Barclay , juga tidak bisa dilepaskan dari situasi ini. Mereka membawa paham baru tentang paradigma pembangunan yang sebelumnya bertumpu pada kekuatan rakyat atau istilah dikenal Berdikari. Paradigma mereka sederhana bahwa perlunya suatu grand design pembangunan nasional yang mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi dan pemeretaan atau dikenal dengan istilah teori Rostow. Inipun dipakai oleh Korea Selatan, Malaysia, Thailand dan Singapore , Taiwan, Turki maupun negara lainnya yang tergabung dalam kelompok dibawah pengaruh kekuatan AS-Barat. AS menyadari bahwa Negara yang berhasil mereka bebaskan dari pengaruh komunis ini mempunyai keterbatasan modal dan technologi untuk menggerakan mesin ekonominya. Makanya program bantuan pendanaan dan technology pun merupakan bagian tak terpisahkan dari politik luar negeri AS ketika itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; tiga kuridor pinjaman yang dilakukan oleh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; , yaitu pinjaman melalui World Bank Group , yang bersifat lunak. Pinjaman ini ditujukan untuk pembangunan infrastructure . Kuridor kedua adalah pinjaman Mutlilateral melalui IGGI, bersifat grand dan sebagian pinjaman lunak ber bunga 2,5% pertahun dengan jangka waktu 25 tahun dan masa tenggang bebas bunga 5 tahun. Pinjaman ini ditujukan untuk memperkuat liquiditas APBN untuk mensuplai dana ke public dalam rangka menumbuhkan sector riel. Kuridor ketiga adalah Pinjaman Bilateral, yang juga bersifat lunak dan sebagian grand/hibah. Pinjaman ini ditujukan untuk dukungan pendanaan sektoral. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa yang diterima oleh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, sama dengan yang diterima oleh Negara lain yang tergabung dalam kekuatan pro AS-barat. Artinya apapun yang diberikan oleh pihak Amerika ( barat ) kepada &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; baik modal maupun technology adalah berkaitan langsung dengan politik luar negeri dalam konteks perang dingin. Ini platform hutang luar negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Juga semua menyadari bahwa tidak ada yang gratis. Tujuan politik adalah kekuasaan dan penguasaan resource. Atau istilah yang dipakai oleh Soekarno menyikapi politik barat dan timur Soviet &lt;span&gt; &lt;/span&gt;, Neocolonialisme. Penjajahan tidak dalam bentuk pisik tapi dalam bentuk ideology. Itu sebabnya Soekarno membentuk Gerakan Non Blok untuk melindungi negara negara yang baru merdeka terseret dalam arus perang dingin tersebut. Terbukti syah saja bila Indonesia pada rezim Soeharto terjebak dalam kekuatan AS-barat ketika menerima bantuan dari mereka , yang harus menyerahkan natural resource kepada pihak Amerika ( barat ) atau istilah lain You win you take all. Tapi Soeharto tidak pernah mengorbankian nasionalisme sebagai sebuah kompromi politiknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Pihak Amerika memang ampuh dalam strategy global untuk menguasai dunia. Jepang, Taiwan, Korea Selatan yang tidak punya cukup natural resource , dimanfaatkan SDM nya untuk menjadi lebah pekerja memenuhi kebutuhan konsumsi Amerika yang rakus. Turki yang letaknya strategis diantara timur dan barat digunakan sebagai pangkalan perangnya. Mexico, brazil, argentina dan Indonesia, Iran, Arab Saudi, yang kaya natural resoucenya , dikuras untuk memenuhi kebutuhan bahan baku mesin industri Amerika (barat),. Untuk mengamankan politik globalnya tersebut Amerika memang memelihara para diktator dan monarki dinegara negara yang berada dibawah pengaruhnya. Juga bantuan militer yang tak terbatas baik persenjataan maupun training.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Setelah ” perang dingin usai ” maka politik luar negeri amerikapun berubah. Kalau tadi penguasaan resource lebih kepada penguasaan politik maka selanjutnya adalah penguasaan pasar melalui system globalisasi. Lewat WTO yang didukung oleh World Bank group memaksa negara pro barat untuk mengakui ini sebagai paradigma baru menuju milinneium pembangunan masa depan yang berkeadilan. Makanya paham demokratisasi dalam jargon Freedom, Peach, Equality dicanangkan keseluruh dunia. Sejak itulah kampanye domokratisasi melalui agent agent demokrasi yang juga lulusan amarika terus bergrilya membangun kekuatan pro demokrasi diseluruh dunia. Kampanye ini berhasil membuat Unisoviet terpecah menajdi negara negara kecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Soeharto menyadari, paska perang dingin , dia sudah diasingkan oleh AS-Barat. Dia juga tidak lagi mudah mendapatkan bantuan Pinjaman lunak. AS mulai memaksa Soeharto untuk menerima paham demokratisasi atau menghapus semua kebijakan subsidi kepada rakyat yang selama ini dibiayai dari bantuan luar negeri. Melepas semua kebijakan yang anti globalisasi dibidang investasi, perdagangan, Tourisme, telekomunikasi, keuangan yang pro kepada pengusaha lokal. Bantuan AS-Barat yang selama ini dikaitkan dengan stabilitas keamanan regional telah beralih kepada keharusan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; menderegulasi semua sektor yang anti demokratisasi dan globalisasi. Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Soeharto tentang Paket kebijaksanaan, tak pernah memuaskan amerika ( barat ). Sementara negara Asean berlidung dibalik Soehato atas tekanan Amerika tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Puncaknya kekesalan Amerika dan Barat kepada Seoharto ( juga asean ) adalah dijatuhkanya bom nuclear dalam bentuk gelombang hedge fund yang membuat mata uang Asia tenggara tumbang, termasuk Indonesia dan akhirnya asia dilanda krisis ekonomi yang parah. Ongkos ledakan nuclear ini sangat mahal sampai membuat Robin Gobin tersingkir sebagai Menteri Keuangan Amerika dan membuat Smith barney masuk dalam kubangan hutang long term investmen debt sebesar USD 100 billion dan akhirnya dimerger dengan Solomon.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Cara Soeharto untuk mengundang IMF adalah satu cara untuk menguji system yang dibangun oleh AS-Barat. Karena IMF merupakan satu lembaga didunia yang bertugas sebagai the last lending resource untuk menstabilkan perekenomian negara negara anggota. Seperti sebelumnya berhasil mengatasi negara negara yang hancur paska perang dunia kedua. Tapi ternyata IMF datang dengan memaksa Soeharto untuk mengikuti demokratisasi dan globalisasi secara utuh. Ini tidak sepenuhnya diterima oleh Soeharto, yang tidak ingin mengorbankan nasionalisme. LOI dengan IMF tidak diimplemetasikan. Dia justru mengancam IMF dan Amerika, dengan rencananya menempatkan future option delivery beberapa blok minyak yang sudah dan belum digali untuk dijadikan financial guarantee mendukung kebijakan fixed rate. Beberapa lembaga keuangan international yang tergabung dalam combine collateral ( against fedsystem ) bersedia sebagai underwriter dengan dikomdani oleh Deutch Bank. Ini terbukti berhasil dilakukan oleh china sebagai alternatif financial resource. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebetulnya ancaman ini ampuh memaksa Amerika dan IMF harus mengikuti Soeharto. Perundingan pernyelesaian krisis sudah didepan mata, sama seperti &lt;st1:country-region st="on"&gt;korea&lt;/st1:country-region&gt; selatan, &lt;st1:country-region st="on"&gt;thailand&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Apa yang diminta oleh Soeharto adalah agar IMF bertanggung jawab memberikan bantuan lunak selama 25 tahun tanpa bunga untuk menutupi BLBI dan mengembalikan kepercayaan masayarakat terhadap perbankan. Karena suka tidak suka kebijakan hutang luar negeri bukanlah kebijakan rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; tapi kebijakan politik luar negeri AS untuk mengamankan stabilitas regional dari ancama komunis. Dan indoensia sudah membayar lunas dengan terciptanya kawasan asean yang aman, termasuk bersedia mengambil alih &lt;st1:place st="on"&gt;Timor&lt;/st1:place&gt; timur dengan ongkos yang mahal dari ancaman partai Fretelin yang pro komunis. Jadi kalau kini terjadi krisis maka amerikalah yang harus bertanggung jawab. Tapi, sayang sekali, sebelum semua itu terwujud, Soeharto sudah jatuh oleh kekuatan pro demokrasi. AS lebih kuat menguasai publik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kejatuhan Soeharto dan digantikan oleh pro demokrasi, IMF bebas berbuat apa saja , sampai memaksa pemerintah untuk menerima LOI IMF. Yang lebih parah lagi adalah menyetujui penyelesaian BLBI melalui Obligasi REKAP dan menjadikan BPPN bukan sebagai penyehat tapi pengobral asset ,yang akhirnya jatuh kepihak goup asing. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pemimpin Pro demorkasi tidak ada satupun yang bermental negarawan. Mereka terjebak dalam permainan politik tingkat tinggi , dan nyatanya janji IMF untuk melakukan recovery Obligasi rekap tidak kunjung datang , sampai akhirnya rakyat menuntut agar IMF keluar dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Dan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; masuk dalam jebakan hutang luar negeri yang tak kunjung dapat diatasi , hingga mengganggu kekuatan APBN memberikan dukungan sosial bagi kesejahteraan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Soeharto dibesarkan oleh Soekarno. Bahkan dalam memoarnya Soeharto mengatakan bahwa dia adalah pengagum Soekarno dan sekaligus sebagai guru ,bapak yang selalu dihormatinya. Apa yang menyamakan Soekarno dan Soeharto ? nasionalisme yang kuat. Keduanya sangat bangga dengan tanah airnya. Bila akhirnya berseberangan maka itupun karena cara mereka untuk mencintai bangsanya. Soerkano maupun Soeharto memang tdak luput dari banyak kekurangan dan kesalahan namun semua itu tidak bisa mengurangi jasa mereka sebagai bapak pemersatu bangsa ini untuk berdaulat dan dihormati oleh bangsa lain. Dalam pertemuan dengan salah satu pejabat otoritas moneter &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Singapore&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan SWISS, Amir &lt;span&gt; &lt;/span&gt;pernah menanyakan secara pribadi tentang keberadaan dana Soeharto di negara mereka , apa jawabanya ” Itu hanya propaganda murahan. Tidak ada satupun rekening yang terbubung dengan Soeharto sebagai pribadi. Kamu &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; tahu, yang paling berharga didunia ini adalah nyawa. Soeharto tidak pernah percaya dengan luar negeri untuk kesehatannya. Dia hanya percaya dengan dokter dalam negeri. Apalagi soal uang."  Memang ada rekening atas nana putra putrinya tapi itu hanya rekening business legal yang jumlah tidak berarti bila dibandingkan dengan rekening pengusaha lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yang pasti Soeharto mengantikan Soekarno ,berhasil melakukan koreksi dengan memanfaatkan isu international bukan untuk hanyut dalam komplik perang dingin tapi memanfaatkannya untuk kesejahteraan rakyat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Era kini, pemerintah memang berganti dan rezim demokrasi membawa angin perubahan tentang kebebasan berpolitik tapi negara masuk dalam cengkraman Mutinational Corporation dibidang financial, technology, industri, mining dan distribusi. Sementara hutang terus digali untuk membayar kewajiban dari hutang yang ditimbulkan oleh kebijakan politk luar negeri AS-Barat pada rezim Soeharto dan juga kebijakan yang ditimbulkan oleh IMF dengan janjinya yang tak kunjung dipenuhi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Kita tidak pernah belajar dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;Korea&lt;/st1:country-region&gt; dan Jepang serta &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Malaysia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang bersatu ketika krisis terjadi , dengan berbaris rapat menghadapi musuh bersama : As-Barat. Kita justru ribut didalam negeri dan saling berebut kekuasaan. akhinrya AS-Barat leluasa masuk dengan perangkap kepada para amatir politik untuk merebut kekuasaan.” Demikian&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kata kata yang tak pernah dia lupakan ketika dulu bertemu dengan sahabatnya pada paska kerjatuhan Soehato.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Pak…” seru sekretarisnya. Membuyarkan lamunan Amir. ” Saya berhasil menghubungi Dono melalui cell phonenya. Apakah bapak mau bicara sekarang ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Ya, sambungkan saya sekarang. ” Amir bersegera keluar dari ruang rapat itu dan menuju kamar kerjanya yang terdapat disebelah ruang rapat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ’ Don, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dimana kamu sekarang”?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya ada di &lt;st1:place st="on"&gt;Hong Kong&lt;/st1:place&gt;. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Oh, kapan kembali ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Saya belum tahu pasti.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ok, Saya ada rencana berangkat ke &lt;st1:place st="on"&gt;Hong kong&lt;/st1:place&gt; besok. Saya harap kita dapat bertemu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ok, you take care ya. Bye&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Telp terputus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Pertemuan dengan Catty memberikan kesan tersendiri bagi Dono. Dia melihat Catty sebagai seorang wanita yang tegar. Walau orang orang terdekatnya meninggal akibat perburuan asset ini. Namun dia terus melangkah. Hanya dengan mengandalkan search engine dia berharap mendapatkan jaringan untuk bisa membantunya menemukan kebenaran dan tentu juga berharap ada orang lain yang punya kepentingan sama dengannya. Memang dalam hidup ini kalau tak mampu menyelesaikan masalah sendiri &lt;span&gt; &lt;/span&gt;maka tentu harus mencari orang lain untuk bersama sama menyelesaikan. Manusia satu sama dengan nol , dua sama dengan satu. Catty tak pernah ragu dengan tekadnya. Hanya butuh sekian jam setelah dia mendapat response email dari Dono, dia sudah terbang melintasi negara untuk bertemu dengan Dono. Dari caranya nampak jelas bahwa dia serius. Ungkapannya tentang dosa para leluhurnya terhadap asset ini bukanlah kata kata manis belaka. Tapi dia buktikan dengan sikapnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono masih belum bisa menangkap dengan jelas masalah yang dihadapinya. Apa sebetulnya yang membuat Catty selalu gagal memanfaatkan asset ini. Benarkah ada kekuatan lain yang lebih hebat menghadang niatnya. Lantas mengapa sampai Tomasi berani mengambil resiko dengan nyawanya.Begitu juga dengan Fernandez yang bertahun tahun ada di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; hanya untuk sesuatu yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;tidak jelas. Lantas mengapa Tomasi begitu mudahnay memperkenalkan dengan Chang sebagai pemilik asset. Padahal Dono bukanlah sahabat istimewa bagi Tomasi untuk pantas menerima kesempatan yang begitu besar. Soal Chang , mengapa baru sekarang Chang cerita soal ada team yang akan menyelesaikan soal asset ini. Mengapa sebelumnya Chang tidak pernah cerita. Kalaulah Dono tahu dari awal asset ini bermasalah tentu Dono tidak akan mengambil resiko yang begitu besar. Apalagi ongkos semua ini tidak murah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sedari tadi Dono masih termangu memandang kearah jendela,. Banyak hal yang dia pikirkan. Untuk sementara dia tidak akan membuka informasi tentang pertemuannya dengan Catty kepada Chang. Dia juga tidak akan menceritakan soal dokumen Fernandez yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ada ditangannya. Dia hanya ingin melihat perkembangan situasi. Selanjutnya akan dihadapinya dengan berserah diri kepada Allah. Lamunan Dono terbuyarkan oleh getaran dari telp selularnya. Dia segera menerima telp itu  ” Selamat Pagi, Don, ” Terdengar suara Chang diseberang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Pagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Dimana posisi anda sekarang ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Marriot Hotel, Hong Kong ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ok , Dalam satu jam , team saya akan bertemu dengan anda, kami segera kesana sekarang. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”OK. Bye,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dono teringat janji bertemu pagi ini dengan Catty Liem. Dia tidak ingin pertemuannya dengan Team Chang ada pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Catty ” Dono menyapa Catty melalui telp sellularnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Ya ” Catty menjawab dengan enteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Pagi yang cerah Ok “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tentu “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Pertemuan kita tunda sampai nanti ada berita dari saya “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Apakah ada yang salah “?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Tidak ada. Hanya saja , team dari Chang ingin segera bertemu dengan saya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, Ok. Saya tunggu waktu yang tepat untuk kita bertemu. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ OK, bye “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bye , honey ..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catty menyebutnya “Honey.” . Dia hanya tersenyum ketika menutup telp cellularnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diruangan Business center Hotel Mariot , Chang datang dengan team lengkap. Semua yang hadir tidak dikenalnya. Chang memperkenalkan mereka satu persatu. Huang, Professor dibidang Sospol. Yu, phd dibidang financing and banking. Wu, Ahli dibidang IT dan system computerize jaringan. Xiau Lien, wanita cantik, ahli dibidang banking law. Dono , tersenyum membalas salam hormat dari setiap mereka yang diperkenalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Kami sudah mempelajari masalah anda. ” Kata salah satu dari mereka. Orang ini sesuai yang dikenalkan bernama Huang. Professor dibidang sospol. Berwajah teduh dengan bahasa inggeris yang sempurna. ” Masalah yang kita hadapi adalah kekuatan raksasa yang ingin menguasai dunia melalui program demokrasi. Mereka mempunyai kekuatan dana raksasa dari transaksi yang penuh rekayasa. Inilah yang harus kita hentikan. ” sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Demokrasi ? ”Dono merasa ada sesuatu agenda tersembunyi dibalik kata kata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Ya, Promosi demokrasi secara sistematis untuk mengintegrasikan dunia dalam satu jaringan kekuatan untuk menciptakan tatanan dunia baru yang mereka inginkan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Oh , gitu “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Kamu sudah tahu kan" Lanjut sang professor " sebagian orang menganggap system demokrasi adalah system yang paling baik untuk mendistribusikan kebaikan, kebenaran dan keadilan. Saya tidak mempermasalahkan soal istilah demokrasi walaupun kami tetap dengan system komunis yang katanya anti demokrasi. Tapi yang harus kamu tahu bahwa system demokrasi bukanlah seperti nilai nilai demokrasi yang bicara tentang  kedamaian, kebebasan, dan kesetaraan. Demokrasi adalah alat untuk lahirnya tiran baru. Rezim  yang ingin menguasai dunia dalam satu genggaman. Merupakan bagian dari program neoliberal yang memungkinkan dunia terintegrasi menjadi wilayah private. Tak ada lagi idiologi sebagai perekat rakyat dalam barisan teratur. Kecuali semua mengarah kepada kepentingan kapitalisme global. Pada waktu bersamaan meminggirkan semangat nasionalisme, semangat kebersamaan, semangat kasih sayang. Yang ada hanyalah individualisme. You win you take all. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Demokrasi bicara tentang kebebasan. Secara teoritis telah sempurna sebagai kendaraan elite kapitalis menuju era neoliberal. Sebagai sebuah system politik maka konsep neoliberal menjauhkan tanggung jawab social dan ekonomi negara kepada rakyat. Artinya hal yang berkaitan dengan social dan ekonomi harus dipisahkan dari struktur pemerintahan.. Karenanya jangan kaget banyak negara tak berdaya  terhadapa tuntutan neoliberal. Seakan tangan pemerintah diratai untuk bebas melindungi rakyat yang lemah akibat persaingan kapitalis. Demokrasi yang kita kenal hanya ada dalam konsep yang melangit namun tak pernah membumi. Ia hannya menjadi sekedar sebuah procedural dan pemerintah hasil pemilu menjelma menjadi pemerintahan oligarhis atau plutokratis. Yang ada kini demokrasi bukannya seperti konsep idealnya dimana dari rakyat , oleh rakyat tapi dari pasar, oleh pasar dan untuk pasar. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Begitu naifnya. ” potong Don.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Makanya tidak heran, bila dalam masyarakat yang masih melekat dengan budaya , pluralis tak mudah menjadikan demokrasi sebagai sebuah cara mengelola kekuatan masyarakat. Dengan cara cara demokrasi kekuatan itu diadu domba , dibenturkan hingga menimbulkan kekerasan ditengah masyarakat. Pada saat itulah demokrasi ditegaskan sebagai sebuah solusi tentang kepahaman soal bagaimana pluralisme dikelola. Segala hal yang buruk tentang rezim otoriter selalu dihembuskan tiada henti. Namun nyatanya demokrasi menjadi masalah yang membosankan , melelahkan, menghabiskan energi, mahal, bersikap ganda dan tak pernah mencapai tujuan idealnya. Jangan kaget lambat laun demokrasi akan menimbulkan apatisme ditengah masyarakat. Mereka mulai merindukan kepemimpin yang kuat untuk membela rakyat yang lemah dari kekuatan kapitalis. Dan tentu mereka tidak peduli bila pemimpin yang kuat itu seorang otoriter. Niat baik pribadi pemimpin lebih diharapkan daripada distribusi kekuasaan yang melembaga namun tak lebih gerombolan pemeras yang legitimate. “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas bagaimana promosi demokrasi itu dilaksanakan agar menjadi icon untuk menjadikan dunia dalam lingkaran kekuasaan mereka ”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebetulnya ini berawal di era president Ronald Regen. Pada tahun 1982 Reagen, atas rekomendasi dari The American Political Foundation’s, meluncurkan pendirian sebuah LSM yang tugasnya menjadi clearing house bagi seluruh upaya-upaya Promosi Demokrasi di seluruh dunia. Lembaga itu diberi nama the National Endowment for Democracy atau NED. Organisasi ini diberi mandat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur demokrasi di seluruh dunia. Sebagaimana tertuang dalam dokumen publik NED pada 1998 dengan judul Strengthening Democracy Abroad: The Role of the National Endowment for Democracy, NED merupakan sebuah lembaga yang diinisiasi oleh pemerintah AS untuk memperkuat kelembagaan demokrasi di seluruh dunia melalui lembaga-lembaga swasta, dan LSM.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Luar biasa" Seru Dono. " Benar benar direncanakan dengan systematis “&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Itulah yang harus kita waspadai. Karena sejak saat itu, NED tak pernah kehabisan energi untuk mengintervensi kebijakan sebuah negara yang dinilai tidak sesuai dengan sistem Polyarchy atau demokrasi berorientasi pasar. Untuk menjalankan mesin organisasinya, NED bersama-sama dengan partai Republik dan partai Demokrat, Dewan Bisnis dan American Federation of Labor and Congress of Industrial Organizations atau , mendirikan Center for International Private Enterprise , the National Democratic Institute for International Affairs, the National Republican Institute for International Affairs yang kemudian berubah nama menjadi the International Republican Institute (IRI) and Free Trade Union Institute atau FTUI yang kemudian lebih dikenal dengan nama the American Center for International Labor Solidarity atau ACILS atau Solidarity Center. NED sendiri, untuk jangka waktu yang lama dipimpin oleh pebisnis kakap Carl Gershman.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bagaimana soal pendanaan bagi kampanye itu “ Tanya Don yang sekarang mulai larut emosinya untuk mengetahui lebih jauh. Dia tertarik karena ulasan yang disampaikan dengan data yang akurat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari segi pendanaan, NED menerima dana dari pemerintah AS melalui U.S. Agency for International Development atau USAID, dan dari beberapa kontributor. NED juga memperoleh sumbangan dana dari lembaga-lembaga pro-pasar bebas semacam Smith Richardson Foundation, the John M. Olin Foundation dan the Bradley Foundation. Dengan dana tersebut Promosi Demokrasi digerakkan. Salah satu publikasi paling terkenal yang mendapat dukungan dana dari NED adalah the Journal of Democracy. Melalui jurnal ini, gagasan mengenai kesesuaian dan demokrasi dan pasar bebas, diekspor ke seluruh dunia dan mendapat penghargaan sangat tinggi di kalangan akademisi di negara-negara target.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jumlah dana yang mengucur itu memang tidak kecil. Tapi yang lebih penting, setelah lebih dari 20 tahun beroperasi, kebijakan Promosi Demokrasi ini, telah berubah menjadi sebuah industri global dengan omset multi-milyaran dollar. Tetapi, NED bukan satu-satunya lembaga yang diserahi tanggung jawab untuk “Promosi Demokrasi.” Ada tiga level organisasi politik yang bertugas mendesain, membiayai, melakukan aktivitas operasional, dan mempengaruhi kebijakan negara target. Pertama, adalah level tertinggi aparatus negara AS seperti, Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, Departemen Pertahanan , dinas intelijen CIA, dan cabang-cabang kekuasannya di negara lain. Pada level ini, seluruh kebutuhan untuk melakukan intervensi politik melalui kebijakan Promosi Demokrasi pada suatu negara atau wilayah tertentu, harus disinkronkan dengan kebijakan militer, ekonomi, diplomasi, dan dimensi-dimensi lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Level kedua, adalah agen pembangunan internasional AS USAID, dan beberapa cabang departemen LN yang memperoleh kucuran dana ratusan milyar dollar. Dana-dana tersebut sebagian digunakan secara langsung, sebagian lainnya disalurkan ke lembaga semacam NED dan lembaga-lembaga lain seperti US Institute for Peace atau USIP. Lembaga-lembaga ini berkait sangat erat dengan korporasi-korporasi AS, yang juga sangat berkepentingan dalam pembuatan kebijakan luar negeri AS.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Level ketiga, adalah organisasi-organisasi AS yang menyediakangrant – dengan maksud membiayai, mengarahkan, dan menjadi sponsor politik – bagi organisasi-organisasi yang berada di negara yang diintervensi. Organisasi-organisasi ini boleh jadi telah berdiri sebelumnya, kemudian melalui program Promosi Demokrasidiinkorporasikan ke dalam desain kebijakan luar negeri AS. Atau bisa saja lembaga-lembaga itu diciptakan sebagai sebuah kesatuan dari lembaga-lembaga yang telah ada. Lembaga-lembaga ini bisa berupa partai politik lokal beserta koalisinya, kelompok mahasiswa dan perempuan, liga petani, kelompok hak asasi manusia, serikat buruh, intelektual, lembaga swadaya masyarakat, media masssa, asosiasi-asosiasi sipil, lembaga-lembaga bisnis profesional, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di lapangan, dalam pembagian kerja dengan jaringan intervensi politik, setiap agen Promosi Demokrasi ini bekerja pada bidang garapan yang telah ditentukan. Sebagai contoh, NDI dan IRI, khusus menggarap partai politik, dimana dalam tugasnya ini mereka memberikan “grant” kepada kepada partai di negara yang diintervensi. Sebaliknya, FTUI dan ILS, menggarap sektor buruh dan secara tipikal, selalu memberikan “grant” kepada serikat buruh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di sektor masyarakat sipil, jaringan kerja intervensionis ini melakukan penetrasi dan mengontrol kelompok masyarakat di negara yang diintervensi. Kelompok-kelompok lokal ini seringkali di undang jalan-jalan ke AS, di mana mereka memperoleh pemahaman lebih bahwa dirinya adalah independen dan non-partisan. Kelompok-kelompok lokal ini juga memperoleh serangkaian bantuan teknis, konsultasi, dan pakar untuk memperkuat partai politik dan masyarakat sipil. Jaringan kerja intervensi ini juga melakukan serangkaian pelatihan dan workshop mengenai pendidikan sipil,pelatihan media, dan sebagainya.” .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Benar benar program yang sistematis untuk menguasai dunia. Apakah ini tidak disadari oleh negara negara yang sekarang menjadikan jargon demokrasi untuk mendapatkan legitimate kekuasaan dari rakyat?” Dono merasa geram dan sekarang dia memaklumi alasan Naga Kuning untuk terus menghadapi transaksi ini dan meminta dia tetap dengan posisinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Sebetulnya mereka mengetahui dan menyadari ancaman itu. Tapi mereka dilarutkan akan kekuasaan dan uang untuk menjadi pemenang dalam setiap pemilu. Sangat menyedihkan bila sebagian besar negara yang menerima faham demokrasi tersebut , pada akhirnya harus menerima tekanan mengeluarkan kebijakan yang tidak pro rakyat miskin.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono terdiam. Semua yang hadir diam dengan pandangan mengarah kepada Huang. ” Nah, saya berharap anda dapat berada bersama sama kami untuk menyelesaikan kasus ini. Apapun taruhannya kita harus hadapi. Ini menyangkut nasip miliaran penduduk planet bumi yang terjebak dalam system yang tidak adil. ” Kata Huang yang sekarang menatap tajam kepada Dono.” Apakah anda bersedia untuk bergabung dalam team kami ? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Ya saya siap. ” Jawad Dono tanpa ragu. Setidaknya ini pilihan yang ada dihadapannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. ” Huang menjabat tangan Dono dan kemudian merangkulnya. ” anda sekarang resmi menjadi sahabat kami, kamerat. ” sambung Huang. Kemudian, satu persatu yang hadir juga menyalami Dono dan merangkul hangat dengan senyuman bersemangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kami akan membayar semua biaya yang pernah anda keluarkan untuk transaksi ini dan juga ada konpensasi untuk anda.. Tolong beritahu nomor rekening anda,. PIC kami di Hong Kong akan mengatur transfer.” Kata Yu. Dono terkejut dan bercampur girang. ” Baiklah termakasih. ” jawabnya antusias.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Mulai hari ini, saya minta anda melapor semua tindakan anda kepada kami. Miss Lien akan bertindak sebagai penghubung anda dengan kami. Tolong jangan gunakan Email untuk komunikasi antar kita,. Cukup gunakan telp sellular GSM karena technology itu tidak dapat disadap oleh Amerika. Oh ya Miss Lin ,juga sebagai sekretaris dalam team ini. ” Kata Huang sambil melirik ke arah ” Miss” lin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kembali kepada situasi terakhir yang terjadi di Swiss ” sekarang Dono mulai masuk kepada inti persoalan. ” Jelaskan kepada saya. Mengapa pihak the fed tidak mengakui keberadaan asset anda. Sementara ketika diverifikasi semuanya benar. ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sulit untuk menjelaskannya. ” Yu menanggapi pertanyaan Dono ” Tapi , untuk anda ketahui bahwa kami telah melakukan ini lebih dari 7 kali transaksi. Semuanya dengan hasil yang sama. Ditolak ketika sampai dibabak akhir. Hanya kali ini ada perbedaan yang mendasar yaitu anda dalam posisi yang kuat dan berani mengajukan gugatan. Itulah sebabnya team ini dibentuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ OK. Mengapa ada penolakan ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dokumen asset itu kami peroleh dari pewaris yang merupakan salah satu keluarga dinasty yang pernah berkuasa dinegeri kami. Lebih dari 40 tahun segala upaya telah kami lakukan untuk menuntut hak atas asset tersebut tapi gagal. Mulai tahun 1984 kami tidak lagi menempuh cara konpensional atau jalur hukum tapi mulai masuk melalui pemanfaatkan system moneter yang dicreate oleh the fed system. Kamipun mulai mengirim orang orang terbaik kami kepusat pasar uang amerika seperti swiss, New York, Luxemburg, Singapore, Canada, London untuk melakukan infiltrasi kedalam system mereka agar memperoleh cara yang tepat untuk mengambil hak kami.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saat itulah kami menggunakan Sistem Informatioan technology ” Wu mulai angkat bicara karena memang dia ahli bidang IT ” Melalui jalur inteligent kami berhasil menciptakan jaringan untuk memilih pretender masuk dalam keanggotaan euroclear, DTC, Cleartream. Tentu kami menyediakan modal tunai agar kami diterima oleh system tersebut. Harapan kami , dengan diterimanya kami sebagai member maka akses untuk masuk kesystempun akan terbuka. Tapi , ternyata didalam system itu ada beberapa tingkatan keanggotaan .Masing masing tingkat harus melewati access code. Level tertinggi adalah keanggotaan yang berhubungan dengan decadensi asset. Hingga kini kami belum berhasil...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono teringat apa yang dikatakan oleh Catty. Jadi yang dibutuhkan adalah code access agar dapat menguasai kepemilikan asset secara system. Inilah pertarungan yang harus dilalui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi penempatan saya sebagai mandatory adalah dalam posisi sebagai pretender. Mengapa harus saya dan mengapa tidak anda sendiri ? “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tepat sekali. Untuk anda diketahui team kami telah mampu melakukan manifulasi system mereka agar tidak mengalami penolakan ketika dilakukan verifikasi. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” kami tidak mungkin terlibat langsung dalam transaksi ini. ” Kata Yu menjawab pertanyaan Dono. ” Karena secara hukum kami telah mendaftarkan gugatan atas asset ini sejak tahun 1962. Makanya bila kami terlibat dalam system ini pasti akan ditolak oleh otoritas keuangan amerikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh. Jadi diam diam , anda semua terlibat dibelakang saya hingga sampai pada tahap mendapat dukungan credit dari global asset management. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya ” Kata Huang dengan tegas , yang kemudian tersenyum penuh arti. ” Sekarang anda telah menjadi team kami. Kita akan selalu bersama dalam situasi apapun. ” Sambungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebaiknya pertemuan kita akhiri sampai disini. ” Semua berdiri dengan serentak dan mereka menjabat tangan Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapakah kalian sebenarnya ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kami yayasan Naga Kuning. ” Kata Huang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ada kaitannya dengan pemerintah China ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak ada.! Secara formal Kami bergerak dibidang usaha kemanusiaan.” Jawab Xiau Lien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono menangkap suatu kejanggalan dengan istilah ’ Formal ”. Tapi dia tidak mau membahas lebih jauh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka pergi meninggalkan ruang rapat hotel Merriot. Dono mengirim pesan singkat kepada Catty untuk datang kekamarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kepergian team Naga Kuning telah membuat Dono merasa masuk dalam dunia lain. Dunia yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Dari pembicaran itu , dia mulai mengetahui bahwa uang bukanlah segala galanya tapi lebih daripada itu adalah misi untuk menegakkan keadilan. Ada sekelompok komunitas yang sangat berkuasa dan tak tersentuh untuk melakukan apa saja mengakumulasi dana yang tidak ada hubungannya dengan teori ekonomi sebab akibat. Ini adalah kejahatan teorginisir melebihi daripada kejahatan cara kolonialisme abad 19 dan 20. Ini cara baru penjajahan yang sangat canggih dimana menjadikan mata uang berputar tanpa terlacak dan berkembang secara dahsyat melalui cyber system. Hanya orang bebal yang tidak menyadari masalah ini. Benarlah kata Catty bahwa keberadaannya adalah takdir dari Tuhan yang harus disyukurinya dengan berjuang tanpa lelah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Walau kali pertama bertamu dengan Dono dia merasakan ada sesuatu getaran didalam hatinya. Dia merasa nyaman bertemu dengan Dono. Dia merasa seakan sudah lama mengenal Dono. Walau Tomasi suaminya adalah sahabat Dono namun Tomasi tidak pernah brrcerta banyak tentang Dono. Fernandez yang juga sahabat dekatnya , tidak pernah menceritakan tentang Dono. Pertemuan dengan Dono adalah takdir yang tak bisa dielak. Maka sadarlah dia , pertemuan Tomasi dan Fernandez dengan Dono sudah diatur oleh Tuhan, yang akhirnya menuntun Dono masuk kedalam putaran decade asset setelah kedua orang itu meninggal. Tentu &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;takdir ini tidak datang dengan sendirinya. Ada proses hingga Dono larut dalam putaran ini. Dari sikap Dono yang sangat antusias tentang masalah sosial. Dari kepedulian Dono tentang keadilan., Tentu tidak sulit bagi Tomasi dan Fernandez untuk meyakinkan Dono masuk kedalam obsesi mereka.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Semua orang yang terdidik dengan baik dan mempunyai spiritual yang tinggi seperti Dono tidak sulit untuk mengetahui mana yang salah dan mana yang benar. Ketika dia tahu , diapun akan bersikap dan tentu berusaha mencari orang lain yang bisa bersama samanya menghadapi ketidak adilan itu. Itulah keyakinan Catty tentang Dono. Kalau kini Dono membuka diri dengan Naga Kuning , tak lain karena upayanya untuk mendapatkan kebenaran. Ini proses perjalanan takdir bagi Dono, yang harus dilewatinya. Catty tidak bisa mendike Dono bagaimana harus bersikap. Dono lebih tahu. Dan Catty pun sampai kini tidak tahu pasti apakah upayanya akan berhasil untuk menebus kesalahan leluhurnya. Zaman ketika awal decade asset itu masuk dalam sistem dibandingkan dengan kini memang sangat jauh berbeda. Melacaknya hanya sekedar mencari tahu seberapa jauh kerusakan akibat sebuah &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;kesalahan dimasa lalu. Apakah kerusakan ini dapat dihentikan ? Catty tidak tahu. Apalagi dia sadar kekuatan sistem yang memanfaatkan decade asset itu telah berhasil merubah asset itu dalam berbagai portfollio investasi.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Catty tidak tahu motivasi China masuk dalam pertarungan ini. Apakah untuk berusahan merebut kembali decade asset itu. Atau sengaja menciptakan masalah agar terjadi kompromi dengan pihak yang menguasai. Memang China pada saat sekarang telah menjadi negara yang sangat berpengaruh dibidang ekonomi dan sains. Sikap China sulit ditebak. Karena mereka cenderung tertutup dalam sikap dan perbuatannya. Baru akan diketahui oleh lawan ketika China sudah berada didepan untuk menghunuskan pedangnya dengan cepat. Catty, yakin seyakin yang dia ketahui dari kakeknya bahwa China hanyalah bagian dari penguasa atas decade asset itu. Jadi China bukanlah pemilih sesungguhnya dari keseluruhan asset yang pernah tercatat ketika awal penempatannya. Harus ada catatan yang bisa membuktikan tentang sejarah penempatan harta ini oleh dinasti yang dulu berkuasa di China. . Tapi sayang, Dinasti yang pertama kali mengatur penempatan harta ini, tidak pernah memberikan dokumen itu kepada dinasti berikutnya. Akibatnya ini menjadi catatan gelap.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Catty menatap sekilas wajahnya di cermin. Dia tersenyum karena ingat kata kata Dono bahwa dia nampak lebih muda dari usianya. Dengan celana panjang denim dan tshirt warna kuning , dia melangkah keluar dari kamarnya. Dia merasa tatapan mata pria ketika dia melangkah menuju kamar Dono. Perpaduan wajah Asia dan Eropa memang kecantikan yang sempurna. Tapi dia sadar , bahwa dia hanyalah seorang janda yang telah menutup hatinya untuk perkawinan yang kedua. Dia lebih mem focusnya pikiran dan tenaganya untuk menyelesaikan tugasnya memenuhi obsesi kakeknya menebus kesalahan masa lalu. Ada harapan bahwa Dono akan bersamanya dan memahami impiannya. Mungkinkah. Ah bukankah ini terlalu cepat untuk berharap. Dalam hati Catty berdoa agar semua dapat berjalan dengan mudah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Ketika pintu kamar tersibak nampak Dono dengan rompi warna hitang dan dasi yang terlilit berwarna hitam bergaris putih  yang disesuaikan dengan baju lengan panjang warna putih. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Dono membimbing Catty ke tempat duduk yang bersebelahan dengan meja kerja. Terasa oleh Dono aroma farfum lembut ketika Catty menghempaskan tubuhnya di sofa. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Disamping nampak jendela kaca lebar yang membentangkan panorama harbour Hong Kong. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Bagaimana rapat dengan Chang “ ? katanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tidak ada yang istimewa “ Dono menjawab sambil melangkah kearah meja kerja . ” Mereka tidak bisa membantu apapun tanpa code access asset tersebut. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kitapun tidak tahu pasti apakah benar mereka sebagai pemilik syah ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa maksud kamu ? ” Dono mendongak dalam keterkejutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, masalah asset ini terlalu pelik untuk dipahami Yang pasti semua pihak dari beberapa negara merasa berhak atas asset ini. Tugas kita hanya ingin mengungkapkan kebenaran dari asset itu dan selanjutnya menghentikan pihak pihak yang menggunakan asset ini untuk mengelabui pasar uang.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya mengerti. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sebaiknya kamu tetap hati hati. Bagaimanapun sekarang kamu berada digaris depan darlam pertarungan raksasa ini. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya sadari itu. Terimakasih untuk selalu mengingatkan saya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono memberikan lembaran dokumen yang sudah menjelma menjadi tulisan yang dapat dibaca setelah terkena air. Catty memperhatikan dengan seksama. Nampak matanya tidak berkedip sama sekali ketika membaca setiap untaian kalimat berbahasa china dan arab itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Luar biasa ” serunya ” Dokumen ini membuktikan secara nyata bahwa China bukanlah pemilik yang seutuhnya. Ada bebarapa negara yang berhak atas asset ini. Dari dokumen ini jelas sekali bahwa China dulu kala sampai dengan abad ke 16 berperan sebagai clearing house perdagangan dunia. Karena mereka menguasai armada kapal yang besar hingga dapat menjamin suplai barang kebutuhan setiap negara deangan keharusan menyerahkan emas kepada mereka sebagai jaminan pengadaan barang. Inilah perdagangan imbal beli terbaik sepanjang zaman. Sangat adil dan teradmistrasi dengan baik.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa emas tersebut berada di Eropa ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari dokument ini tahulah kita bahwa ada semacam bank dieropa yang memang sengaja dicreate oleh china untuk menjaga keamanan penyimpanan emas. Karena mungkin menyimpan didalam negeri tidak aman dan eropa dipilih karena alasan keamanan ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bukankah perbankan baru dikenal pada abad 17.?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Setelah kejatuhan dinasty Usmaniyah di turkey akibat dari serangan Austria dan venesia. Tentu dulu namanya bukan bank. Namun cara beroperasinya tidak jauh berbeda dengan system perbankan yang menjadikan uang kertas sebagai alat tukar. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Nah, bagaimana hubungannya dengan dokumen ini ” tanya Dono sambil menunjuk salah satu dokument. ” Mengapa ada tertulis kalimat tentang istanbul. ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kalau saya perhatikan , jelaslah bahwa dibalik pengaturan tata perdagangan international dan admistrasi system imbal beli adalah bangsa Turky. Penempatan asset ini dilakukan pada abad ke 16 yaitu ketika berdaulat Sulaiman Al-Qanuni  .Pada masa itu , Kerajaan Usmaniyah menguasai eropa. Jadi mungkin dapat diterima dengan akal bila china meminta jasa mereka untuk membantu membangun system perdagangan international dan menjadikan eropa sebagai tempat penyimpanan asset.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Analisa Catty bisa benar tapi Dono punya analisa lain  " Atau bisa saja sebagian asset itu memang milik dari ex Khilafah Utsmaniah yang dirampok secara systematis oleh kelompok yahudi melalui konspirasi dengan elite Dinasti. Karena Pada paruh kedua abad ke-16, terjadi krisis moneter saat emas dan perak diusung ke Eropa lewat kolonial Spanyol. Akibatnya mata uang khilafah saat itu terpuruk; infasi hebat. Mata uang Baroh diluncurkan khilafah tahun 1620 tetap gagal mengatasi inflasi. Lalu keluarlah mata uang Qisry di abad ke-17.Inilah yang membuat pasukan Utsmaniah di Yaman memberontak pada paruh kedua abad ke-16. Akibat adanya korupsi negara harus menanggung utang 300 juta lira."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Wah...Semakin asyik saja pembicaraan kita. Rasanya kita mempunyai perhatian yang sama soal sejarah. " Kata Caty, kemudian berdiri dari tempat duduknya dan melangkah kearah jendela kamar hotel. Dono memperhatikan Catty. Dia semakin kagum dengan wanita ini. Pengetahuan dan wawasannya sangat luas. Pembicaraan semakin dalam soal Kejayaan Dinasti Islam dan semuanya mampu bertahan menciptakan perdamaian dimuka bumi lebih dari 600 tahun. Itu semua karena syariat Islam ditegakkan secara Kaffah. Keadilan dijunjung tinggi. Kebenaran dibela. Kebaikan diperjuangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Don ” Seru Catty ” Sekarang saya akan hubungi contact saya di Madrid untuk mencari tahu tentang Ahamed Khalid yang terkait dengan asset ini. Mungkin dari sini kita dapat menelusuri kebenaran asset ini. Saya yakin pasti ada orang yang mengetahui tentang sejarah keluarga Ahamed Khalid. Orang Turkey terkenal sangat rapi menjaga dokumen silsilah keluarga. Maklum mereka pernah menjadi penguasa dunia. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya, saya rasa itu lebih baik. Karena itulah satu satunya petunjuk “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cellphone Catty bergetar. Ada pesan singkat masuk. Dia nampak mengerutkan kening. ” Saya tidak kenal siapa orang yang kirim pesan ini. Tidak ada nomor. Hanya nama. Ini pesan dikirim melalui internet.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa pesannya ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mungkin anda membutuhkan jalan ketimur ? Dalam lima menit saya akan menelphone anda” Catty membacakan pesan itu kepada Dono. ” Ini tentu ada kaitannya dengan pesan yang saya tempatkan dalam search engine ” Lanjut Catty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam lima menit, telp cellular Catty berbunyi. Dono dan Catty saling berpandangan. Ada keraguan untuk menjawab. Kawatir itu jebakan. Namun akhirnya , Dono mengangguk kepada Catty mengisaratkan untuk menerima telp itu. ” Datanglah ke Beirut. Saya tunggu. Saya akan menghubungi anda kembali dalam 26 jam ” terdengar suara berat diseberang dan segera terputus tanpa memberi kesempatan kepada Catty untuk menjawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Beirut. Dia minta kita ke Beirut. Siapa orang ini ? ” Catty mengerutkan kening.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya tidak mengerti.” Dono mengangkat bahu ” Apa pendapat kamu ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tapi orang ini menyebutkan pesan persis sama dengan yang ada dalam dokumen ini. ” Catty melihat kembali dokumen yang ada dimeja. ” Tentu dia memiliki petunjuk yang sangat berarti ” Catty menatap Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah kamu ingin memenuhi undangannya. ? ’ Tanya Dono. Catty terdiam namun matanya terus menatap Dono. Akhirnya dia berdiri memegang tangan Dono ” Don, saya harus temui orang ini. Sama seperti ketika saya harus menemui mu. Apapun saya harus lakukan untuk asset ini ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tersentak. Dia merasa kecil dihadapan wanita ini. Begitu teguh dengan keyakinannya dan tidak mengenal lelah menjemput takdirnya. ” Saya akan menemanin kamu. ” Dono memegang jemari Catty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sungguh ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Besok kita berangkat ke Beirut. ” Catty memeluk Dono. ” Terimakasih telah memahami saya. Tuhan maha adil. Tomasi meninggal dan tergantikan oleh kamu. Dua orang pria yang berbeda namun dengan semangat yang sama. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Nah, sekarang kembalilah kekamar kamu. Istirahat dan besok pagi kita langsung go show ke airport. ” Dono melepas pelukan Catty sambil tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ kota ini seakan telah melupakan perang saudara yang pernah berlangsung lama “ Kata Catty ketika dalam perjalanan dari bandara ke Hotel yang berada dikawasan Hamra, Beirut Barat. Seseorang telah mengarahkan mereka datang kehotel itu dan menginap disana. Semua telah diatur dengan sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya rasa kurang tepat kalau disebut sebagai "perang saudara" karena melibatkan banyak kekuatan asing. Apa yang terjadi di Lebanon bisa disebut perang Lebanon-Palestina, Lebanon- Lebanon, Suriah-Palestina, Israel-Palestina, Suriah-Lebanon, Suriah-Israel, dan Israel- Lebanon.” Dono menimpali. Catty meliriknya dan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Nampaknya kamu memahami tentang negeri ini “ Catty menyenderkan kepalanya kebahu Dono dan memejamkan matanya. Dia nampak lelah dan tegang. DOno hanya memalingkan wajah kesamping dan menatap keluar kendaraan , melihat pemandangan kota dimana nampak gedung gedung pencakar langit dan apartement jangkung berserakan hamper dipenjuru kota. Memang Beirut adalah financial center di Arab. Negara ini sebagai terminal perputaran uang raksasa dan hidup dari system ini ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari beberapa literature tentang Beirut , Dona mengetahui bahwa Keberadaan Negara ini diawali ketika berakhirnya Perang Dunia I dan runtuhnya kekhalifahan Ottoman, wilayah yang sekarang ini bernama Lebanon jatuh ke tangan Perancis. pimpinan Maronit (sebuah Gereja Kristen Timur yang didirikan di Suriah sekitar abad kelima oleh seorang rahib bernama Maron. Saat itu Maronit merupakan komunitas agama yang dominan, selain Muslim Sunni) berhasil meyakinkan penguasa Perancis untuk membentuk sebuah negara bernama Lebanon di mana golongan Maronit dan sekte Kristen yang lebih kecil lainnya bersama-sama berkuasa. Sekte Kristen selain Maronit adalah Ortodok Yunani, Ortodok Armenia, Katolik Armenia, Roma Katolik, dan Protestan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selain itu, mereka juga meminta agar wilayah Lebanon itu-selain kawasan Gunung Lebanon yang secara tradisi wilayah mereka-mencakup juga kota-kota pantai yang dikuasai golongan Muslim Sunni, misalnya, Beirut, Tripoli, Sidon, dan Tirus. Mereka juga ingin memasukkan wilayah yang dikuasai golongan Muslim Syiah, yakni Lebanon Selatan, Akkar, dan Lembah Bekaa. Saat itu, menurut sensus 1932, golongan Maronit dan sekte Kristen lainnya berjumlah 51 persen lebih sedikit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tuntutan golongan Maronit itu memojokkan golongan Muslim Sunni dan Syiah, juga Drus yang sebenarnya lebih suka bergabung dengan Suriah ketimbang menjadi bagian "Lebanon Raya". Namun, pada akhirnya mereka bersepakat untuk membentuk negara baru sehingga dengan demikian Perancis angkat kaki. Kesepakatan itu yang kemudian dikenal dengan nama Pakta Nasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam Pakta Nasional-persetujuan tidak tertulis-itu mereka juga menetapkan bahwa Presiden Lebanon akan selalu dari golongan Maronit dan komposisi parlemen harus memiliki perbandingan 6:5 antara Kristen dan Muslim. Mereka juga bersepakat, perdana menterinya akan selalu dari golongan Muslim Sunni, sementara ketua parlemennya dari golongan Muslim Syiah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hal itu bertahan selama jumlah golongan Maronit dan Kristen lainnya lebih dari 51 persen. Akan tetapi, pada tahun 1970- an komposisi demografis berubah. Golongan Maronit hanya tinggal sekitar sepertiga jumlah penduduk, sementara golongan Muslim meningkat menjadi dua pertiga. Selain itu, golongan Syiah yang sebelumnya menempati urutan ketiga dalam jumlah, menjadi komunis agama terbesar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Oleh karena itu, para pemimpin Muslim menuntut agar komposisi kepemimpinan nasional diubah sejalan dengan adanya perubahan demografis. Tuntutan itu ditolak oleh Maronit yang tetap menginginkan Pakta Nasional seperti semula. Untuk memperkuat sikapnya itu, Maronit lalu membentuk milisi bersenjata. Milisi yang paling terkemuka adalah milisi Phalangis yang dibentuk oleh Pierre Gemayel. Tindakan kelompok Maronit itu dijawab oleh kelompok Muslim dan Drus. Mereka juga membentuk pasukan sendiri. Hal tersebut menyebabkan lumpuhnya pemerintahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada saat masing-masing kelompok membentuk milisi dan membangun kekuatan itu, ketegangan Kristen-Muslim jalin-menjalin dengan ketegangan PLO dan Israel. Menyusul pengusiran PLO oleh Raja Hussein dari Jordania setelah terjadi peristiwa "Black September" 1970, Yasser Arafat dan kelompoknya pindah ke wilayah-wilayah pengungsi Palestina di Beirut dan Lebanon selatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kedatangan PLO ini disambut baik oleh kelompok Muslim dan Drus. Sebaliknya hal itu tidak diinginkan oleh Maronit. Bagi kelompok Muslim dan Drus kedatangan PLO merupakan tambahan kekuatan. Karena itu, Maronit menginginkan PLO keluar dari Lebanon sehingga akan mengurangi kekuatan kelompok Muslim dan Drus. Tetapi, rencana itu ditentang oleh kelompok Muslim dan Drus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Situasi semakin tegang. Tiba-tiba semua terjadi. Suatu pagi, 13 April 1975, sejumlah orang bersenjata tak dikenal dengan mengendarai mobil melepaskan tembakan ke sebuah gereja di Ain Rammanah, Beirut Timur, wilayah Kristen. Tembakan itu menewaskan empat orang termasuk dua milisi Phalangis. Aksi itu segera dijawab milisi Phalangis. Di bawah pimpinan Gemayel mereka membantai 27 orang Palestina yang tengah menumpang bus di Ein Al-Rumaneh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Api pertempuran pun membesar. Perang Lebanon pun pecah. PLO pimpinan Yasser Arafat berpihak pada milisi Muslim. Lebanon terpecah. Lebanon bagian selatan dan Beirut bagian barat di bawah kekuasaan PLO dan milisi Muslim, sementara milisi Maronit dan Kristen lainnya menguasai Beirut bagian timur serta Gunung Lebanon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika milisi Maronit di ambang kekalahan, Juni 1976, mereka minta bantuan Suriah agar intervensi. Suriah masuk, lalu menduduki menduduki wilayah Lebanon yang tidak diklaim oleh kelompok Muslim maupun Maronit, misalnya Tripoli dan Lembah Bekaa. Masuknya pasukan Suriah memberi semangat baru milisi Maronit. Perang berkobar lagi, saling bantai terjadi di banyak wilayah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Situasi tambah pelik setelah Israel terlibat dengan menginvasi Lebanon, pada bulan Maret 1978. Serangan Israel terprovokasi oleh serangan PLO terhadap sebuah bus di Israel bagian utara. Perkembangan di lapangan mendorong campur tangannya internasional AS, Perancis, dan Italia. Begitulah bila akhirnya libanon memang selalu menyimpan potensi komplik. Ditambah lagi adanya keinginan pihak amerika untuk terus membantu Israel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Anda sudah sampai “ Kata supir taxi. Dono tersentak dalam lamunannya. Dengan lembut, disentuhnya kening Catty yang segera membukakan matanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh, sudah sampai… “ Catty segera membuka pintu taxi itu. Matanya memperhatikan sekilas kearah loby hotel dan kemudian tersenyum kepada Dono yang segera menuntunnya masuk dalam hotel. Dibelakannya petugas hotel membawa bagasi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty memberikan passportnya kepetugas reservation. Wanita cantik yang sangat ramah. Petugas jelita itu melirik kearah Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ini kunci kamar anda. “ Petugas itu menyerahkan kunci kamar kepada Catty “ Selamat menikmati layanan kami. “ Dono agak terkejut karena petugas ini memberikan satu kamar kunci. Artinya mereka tidur sekamar. Catty menangkap keterkejutan Dono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tenang saja. Saya tidak akan memperkosa kamu. “ Catty mencubit tangan Dono ketika masuk kedalam Lift. “ Seseorang telah mengatur semuanya ini. Bukan kemauan saya. “ Lanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Belum limat menit berada didalam kamar, Telp berdering. Terdengar suara diseberang “datanglah ke Kawasan Solidere . Ada seseorang yang akan menunggu anda di kafe disekitar itu. Ikutilah dia. Telp terputus. Catty tertegun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘ Sebaiknya kita brangkat ke sana”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Baik. “ Catty segera melangkah kearah pintu.” Don” Catty berbalik menghadap kearah Dono dengan tatapan serius ” Seseorang telah mendeteksi hubungan saya dengan kamu. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari mana kamu tahu itu ” Dono terkejut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya mempunyai alat didalam system komputer saya untuk mengetahui bila email server saya di sadap orang lain. Teknology ini saya dapatkan dari teman di Israel. Awalnya alat ini dipakai oleh perusahaan saya untuk mengetahui pihak yang ingin meng hecker system informasi kami. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah itu berbahaya ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya yakin pihak yang menghecker adalah pihak yang sangat mengerti tentang isi pesan saya di search engine. Tentu mereka juga menanti sama seperti saya , seseorang yang akan meresponse. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” yang pasti , sekarang posisi telah terbuka. Kita harus lebih hati hati. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentu. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono merasakan keadaan semakin bertambah pelik. Suka tidak suka dia sudah masuk dalam lingkaran ini. Resiko ada didepannya. Ada rasa takut menyelimutinya tapi itu ditepisnya. Keyakinan akan qadar dan qadir yang begitu dalam , tidak menggoyang semangatnya. Hidup memang penuh resiko. Dan resiko terbesar dalam hidup adalah kematian dan semua orang pasti mati. Lantas , apa yang harus ditakuti. Demikian dia menguatkan hatinya untuk tegar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Taksi melaju menuju kewilayah siladere yang terletak dipinggir pantai. Banyak turis yang duduk santai dipinggir pantai dan disekitarnya terdapat cafe yang berjejer. Mereka tidak tahu dimana posisi cafe yang harus didatangi. Dalam kebingungan itu , telp cellular Catty bergetar kembali. ”Cafe libanis diujung jalan.” Terdengar suara diseberang dan kemudian terputus kembali. Setiap pembicaraan melalui telp tidak pernah lebih dari dua menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Belum sempat Catty dan Dono duduk di cafe itu, seseorang pria datang menghampirinya. Dengan menggunakan bahasa italia, pria itu berbicara kepada Catty. Kemudian Catty mengangguk kepada Dono dan memegang tangan Dono. Mereka melangkah mengikuti pria itu. Mereka menyeberangi jalan yang berada disamping cafe itu. Kemudian terus masuk kedalam gang sempit disela dua bangunan Enam lantai. Pria itu berhenti sebentar didepan pintu yang berada tepat dibelakang bangunan itu. Tak berapa lama pintu terbuka. Pria itu masuk diiringi oleh Dono dan Catty yang ditatap aneh oleh orang yang tadi membukakan pintu.Tidak ada cahaya lampu didalam gedung itu kecuali mengandalkan cahaya dari jendela. Mereka masuk kedalam satu ruangan yang berada di lantai dua. Disana sudah menanti seorang pria yang bertubuh atletis. Bukan orang arab. Lebih tepatnya orang eropa dengan rambut blow dan mata biru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Selamat datang di Beirut ” Seru pria itu sambil menyalami Dono dan Catty. ” Saya yakin anda pasti datang menemui undangan saya. Terimakasih ” Lanjut pria itu dengan senyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa maksud ada mengundang kami ? tanya Catty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Untuk memberikan sesuatu kebenaran” Jawab pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kebenaran ? Apa maksud anda ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu mengambil sesuatu dari dalam laci mejanya. ” Ini ” Seru pria itu Sambil menyerahkan setumpuk dokumen. Catty menerimanya. Dia memperhatikan lembaran dokuemen itu. Catty tersentak. Dono juga. Karena terdapat dokumen mengenail Hilton Memorial Treaty yang ditanda tangani oleh JF Kennedy dan Soekarno serta Gubernur Bank cetral Swiss. Treaty ini ditanda tangani pada tahun 1962. Merupakan bukti legal pengakuan decadensi asset masuk kedalam fed system. Posisi Soekarno pada waktu itu adalah mandatory dari pemilik asset dari delapan negara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian, beberapa dokumen lagi menyebutkan tentang bukti manifes kapal yang mengangkut emas ke eropa pada abad 14. Juga ada bukti bukti tanda terima barang dengan rincian berat dan jumlah batangan emas serta asal negara.. Pria itu tetap tenang memperhatikan Dono dan Catty yang nampak antusias membaca dokume itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dokumen ini saya dapatkan pada tahun 1980. Ketika saya masih bertugas di KGB. Kami berhasil masuk kedalam markas Fed dan mengambil dokumen ini dengan memphotonya. ”Kata Pria itu seakan menangkap rasa keinginan tahu Dono dan Catty atas keberadaan dokumen.” Apa pendapat anda tentang dokumen itu ? lanjut pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ternyata pemilik terbesar asset ini adalah china. ” Catty menatap Dono. Seakan meminta Dono mengingat akan dokumen yang ada ditangannya. Dono mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas apa masuk anda sebenarnya ” tanya Dono kepada pria itu yang nampak tersenyum kepada mereka berdua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu bangkit dari duduknya. ” Kita harus bersatu untuk sebuah misi kemanusiaan. Dokumen ini sangat berguna untuk memberikan kesempatan pemilik untuk menuntut haknya dipengadilan international. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Misi Kemanusiaan ? ” Dono mengangkat alis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Kami hanya ingin membuat mereka lemah dan tak berdaya lagi mengontrol keuangan dunia. Itu saja ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty tersenyum kepada pria itu ” Semoga” Katanya. Namun Dono masih belum begitu yakin dengan pria ini. Dia merasa bahwa orang yang dihadapinya sekarang bukanlah orang biasa. Dengan dia dapat mengetahui keberadaan Dono dan Catty maka dapat dipastikan bahwa orang ini mempunyai rencana besar dengan kekuatan besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah, Apa yang harus segera kami lakukan ” Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Berikan dokumen yang ada pada anda dan kita akan bersama sama menyusun strategy untuk menghadapi mereka. Juga transaksi anda di Swiss akan menjadi satu alasan kuat untuk kita masuk dengan tepat.” Pria itu tersenyum ramah kepada mereka berdua ” Mana dokumen tersebut ” Lanjutnya dengan mata elang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak ada sama saya sekarang. ” Dono menjawab tegas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dimana ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya tempatkan di safety box bank di Hong Kong. Tapi potocopynya ada sama saya. Didalam tas saya di Hotel. ” kata Dono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh. ” Pria itu berpikir sejenak. ” Baiklah. Kita akan ambil aslinya kemudian. ” Sekarang orang saya akan bersama anda ke hotel untuk mengambil photocopy itu. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu berteriak memanggil seseorang. Tak berapa lama , seorang pria muda dengan postur tubuh tegap sudah ada dihadapan mereka. Nampak keduanya berbicara dengan serius dan akhirnya pria itu berkata ” Sebaiknya anda pergi meninggalkan Beirut sekarang. Karena kehadiran anda diikuti oleh orang lain. Anda tidak bisa keluar dari beirut melalui udara. Sangat tidak aman. Orang saya akan mengeluarkan anda melalui aridhah terus ke Damaskus. Disana sudah ada orang kami yang akan memberikan passport palsu untuk anda pulang. Saya akan kabari jadwal kita bertemu di Hong Kong. Kita harus hati hati.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono dan Catty bersegera pergi dengan mengendarai Merci menuju perbatasan Libanon dan Suriah. Tanpa mampir dulu di Hotel karena pria yang mendampingi mereka menegaskan bahwa tas mereka sudah diambil oleh temannya dan berjanji akan bertemu di perbatasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hari telah berangkat malam ketika mereka sampai Aridhah. Sementara teman pria itu yang berjanji akan bertemu ternyata tidak kunjung datang. Pria itu melirik jam tangannya dan berkata kepada Catty ” Kelihatannya ada masalah dengan teman saya. Sebaiknya kita tidak usah tunggu dia. Anda langsung saja keluar dari sini. Setelah anda keluar dari border , akan ada orang kami yang akan menjemput. Tolong telp anda dimatikan. Ini penting untuk menjaga posisi anda tidak diketahui. ” Kata pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untunglah passport tidak tertinggal di hotel. Dono dan Catty menghela nafas panjang ketika mereka berhasil melewati petugas imigrasi. Memang betul, seseorang datang menghampirinya dan memperkenalkan diri untuk menjemputnya. Dengan kendaraan Van tua, mereka melaju menuju pusat kota dan terus keairport. Dalam perjalanan Dono dan Catty merasakan kecemasan yang teramat sangat. Mereka tidak tahu apakah ini hanya sandiwara atau apa ? Siapakah yang ditakuti oleh mereka ? Siapakah itu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Don, aku harus segera pergi untuk bersiap siap kembali ke Lugano. Sebelumnya mampir ke Madrid. Kita harus terus berkomunikasi dengan cara menggunakan sandi atau membuat berbagai alamat email agar membingungkan pihak tertentu yang ingin melacak informasi dari kita.” Kata Catty ketika hendak berpisah di Damascus International Airport.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya juga akan segera kembali ke Hong Kong. Jaga diri baik baik, ya ” Dono melihat ada air mata mengambang dipepuluk mata Catty. Namun dia berusaha tersenyum tegar kepada Catty yang kemudian mengangguk dan melangkah menuju boarder.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sesampai di Hong Kong International Aiport, Dono bersegera menuju Hotel. Dia yakin Lien cemas dengan putusnya komunikasi selama dua hari. Dono tidak bisa memberi tahu keberangkatannya kepada Lien. Karena sudah tekadnya untuk berusaha menjaga kerahasiaan tentang hubungannya dengan Catty. Dono masih sulit melupakan tentang Catty. Perpisahan dengan Catty menimbulkan rasa kawatir didalam dirinya. Karena pengalaman selama di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Beirut&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sudah cukup bukti kemanapun langkahnya selalu diikuti oleh bayangan yang tak nampak.Walau Catty menyadari ini sepenuhnya tapi dia tidak peduli. Dia terus melangkah melewati resiko. Dono tidak tahu sejauh mana keyakin Catty akan berhasil menarik benang merah hubungan kepemilikan asset ini. Dari dokumen Fernadez yang ada ditangannya kini , tak banyak membantu Catty. Kecuali memberikan sedikit arah kepada keluarga Akhmad Khaled. Hanya itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari kata kata perpisahan dengan Catty, ada kesan Catty  ingin terus ke Lugano setelah dari &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Madrid&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Pulangkah Catty ?. Akankah Dia bisa bertemu kembali dengan Catty untuk bersama sama menuntaskan misteri asset ini. Dia sangat merindukan Catty. Rindu akan keteguhan hatinya. Rindu akan kecerdasannya. Rindu akan kemuliaan hatinya. Dono sadar betul akan semua itu. Kalau kini Dono berjuang untuk uang namun Catty tidak berjuang untuk uang. Catty sudah memiliki semuanya itu. Dia terlahir dari keluarga kaya raya dan berkarir diperusahaan investasi kelas dunia.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Catty hanya ingin berbuat untuk keyakinannya dan berkorban untuk itu. Sebuah proses pengorbanan yang sulit dipahami di era sekarang,&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;ditengah budaya yang serba memuja uang.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dari sosok Catty, Dono menemukan suatu pencerahan bahwa nilai kebahagian itu bukan pada uang tapi pada hati. Dan bila hati mulai berbisik tentang kebenaran maka tak ada manusia yang bisa nyaman kecuali mengikuti hatinya. BIla menolak maka pasti manusia itu akan menderita walau diluar nampak bahagia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Taxi yang ditumpanginya telah sampai di hotel. Dono segera melangkah dengan cepat menuju elevator . Sesampai dikamar dia berniat untuk ke span dan kemudian tidur untuk istirahat. Tapi diurungkannya . Dia segera menghubungi lien melalui telp kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh. Darimana saja kamu ? Terdengar suara Lien terkejut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Aku ada di hotel ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Oh, kami merasa kehilangan. Bukankah kita sudah berjanji untuk saling berkomunikasi."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Maafkan saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Ok. Saya akan segera kekamar kamu sekarang.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Telp terputus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Ketika Lien sampai di kamar, dia merasakan keanehan. Dia tahu Dono berusaha menyembunyikan sesuatu namun &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Dono menampakan wajah seperti biasa. Tanpa ada kesan bahwa selama dua hari dia mengalami hal yang mencekam. Dono tidak ingin menceritakan masalah ini. ” Maafkan saya. Karena terpaksa harus bertemu dengan seseorang ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Haruskah selama itu tanpa ada kabar apapun. ”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Suara Lien nyaris tak terdengar. Namun Dono tahu Lien sangat mengkawatirkannya. Dono tersenyum dan memalingkan wajahnya ketempat lain. ” Oh, ya saya harus ke spa. Apakah anda mau menemanin saya ” Dono berusaha mencairkan suasana. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Baik. ” Lien membalas senyumnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini Spa berkelas. Sebagian besar pengunjung Spa adalah orang asing. Hampir tak terlihat orang &lt;st1:place st="on"&gt;Hong  Kong&lt;/st1:place&gt;. Memang Spa kurang diminati oleh orang &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Mereka lebih menikmati hiburan dan bekerja. Lien melangkah keruang khusus untuk wanita dan Dono keruang khusus untuk pria mengganti pakaian. Pelayan Spa begitu terlatihnya untuk sekedar menghormati tamu. Tentu mereka dibayar cukup mahal. Tidak seperti pekerja &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang harus ikhlas dibayar ala kadarnya. Tentu bekerjapun ala kadarnya.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Ketika Dono masuk keruang Steam , Lien sudah ada didalam. Tubuhnya dililit oleh handuk putih. Sambil menyender dengan mata setengah terpejam. Lien tersenyum ketika Dono masuk kedalam ruang dan duduk disampingnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kecurigaan public khususnya pengamat ekonomi tentang adanya perdagangan rahasia untuk berbagai jenis produk pasar uang. “ Kata Dono sekedar memancing Lien berbicara karena diruang sempit ini memang membosankan “ Tapi hal ini dijawab tegas oleh pihak perbankan bahwa &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tidak ada perdagangan rahasia .Bahkan sinyalemen ini dinyatakan oleh otoritas pengawas pasar uang sabagai bentuk lain dari sekelompok orang yang ingin merusak reputasi dunia perbankan.” Sambung Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Dengan yang anda lakukan di swiss bersama Global Asset Management itu merupakan bukti. Sikap the fed dan lembaga perbankan yang tidak mengakui adanya perdagangan rahasia adalah munafik. Setiap hari , banyak jenis &lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt; hutang dan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; berharga yang diperjual belikan melalui portal service tanpa diketahui oleh public. Hebatnya kegiatan ini dilakukan oleh perbankan kelas dunia dan lembaga keuangan lainnya yang tujuannya adalah melayani kebutuhan nasabah pribadi” Kata Lien sambil melirik kearah Dono. Nampak wajahnya memerah. Dia berdiri. Dia membetulkan lilitan handuk , kemudian melanjutkan “ Tidak banyak orang mengetahui bahwa ada system yang sengaja dicreate oleh the fed.. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Sebuah system untuk menciptakan bubble asset melalui private placement. Sebagaimana ketentuan dari Lembaga pengawas pasar uang /modal yang diatur dalam SEC 144 A , menegaskan bahwa NASD &lt;span&gt; &lt;/span&gt;tidak akan mempublikasikan informasi transaksi perdagangan yang terkait dengan SEC 144 A “ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lien , ternyata cukup memahami sekitar dunia keuangan. Mungkin semua team Naga Kuning dibekali pengetahuan luas dibidang keuangan dan lengkap dengan peta situasi serta penguasaan informasi yang cukup. Ini sebagai petunjuk bahwa Naga Kuning memang mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Setiap orang harus mempunyai kamampuan analisis yang kuat dan daya kemandirian dilapangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Jadi jelas sekali bahwa perdagangan rahasia itu ada. Sebetulnya banyak hal yang tidak saya mengerti tentang transaksi ini. Saya masih menganggap ini transaksi biasa. Menjadi sangat luar biasa bagi saya ketika mengetahui dalam satu tahun laba yang didapat dalam transakasi mencapai 20 kali lipat dari modal yang ada. Ini sangat tidak masuk akal. Tapi terjadi dengan sempurna. Bagaimana bisa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Ya. “ Kata lien tegas “ Hebatnya transaksi ini menggunakan sitem elekronik dan computerize. Yang dapat access dalam 144A SEC adalah member &lt;span&gt; &lt;/span&gt;yang memenuhi kualifikasi sebagai pemain. Transaksi dilakukan diatara member untuk kepentingan nasabahnya masing masing dalam rangka meningkatkan nilai investasi. Jumlah nasabah yang terlibat dalam system ini diperkirakan mencapai 2500 rekening. Rata rata nasabah itu harus mempunyai rekening minimum USD 100 juta tunai dan mereka adalah kalangan private.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Terus… “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Transaksi ini dijalankan dengan mekanisme portal dan terhubung dengan lembaga clearing baik lokal maupun global, seperti Euroclear, clearstream, DTCC . Lembaga clearing ini bukanlah governmen body, Mereka adalah lembaga perusahaan biasa yang kepemilikannya oleh pribadi. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Namun lembaga ini berdasar hukum Amerika bagian dari system moneter AS. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mereka melakukan transaksi dengan sangat spektakuler baik dari sisi jumlah maupun volume. Sebagai perbandingan , rata rata per tahun terjadi perpindahan asset di DTC sebanyak 164 juta transaksi dengan volume USD 77 trilion dan total asset yang dipegang oleh DTC mencapai USD 19 triliun. Ini baru DTC , belum lagi yang lain. Total seluruh asset yang ditempatkan dalam system ini diperkirakan mencapai USD 540 trilion.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Sangat fantastic!!!” Seru Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Ya Bandingkan dengan GNP British yang USD 15 triliun ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Jadi karena sifatnya rahasia tentu diatara members dapat melakukan apa saja sesuai kesepakatan. ” Dono menyimpukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Tepat sekali. !! Tentu saja ini juga kesepakatan dengan the fed. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Mengapa harus dirahasiakan ? lantas uang siapa yang mereka kelola? Siapakah nasabah private tersebut ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Inilah yang menjadi pertanyaan yang tak pernah terjawabkan. Setiap pihak yang masuk tidak pernah menyadari bila dirinya telah berada dalam lingkaran ini. Sama halnya dengan anda. Yang pasti tidak ada transaksi kecuali bagaimana menciptakan laba dan laba. System di create untuk laba. Inilah system yang menjamin semua pemain mendapatkan untung. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Luar biasa” Dono kembali dalam keterkejutannya atas penjelasan Lien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Jadi sebetulnya, mereka mencetak uang melalui system rekayasa transaksi keuangan tanpa peduli dengan fundamental ekonomi.. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Lien tidak mengomentari kesimpulan Dono. Dia hanya duduk memejamkan mata. Dono terhenyak. " Seharusnya dunia kembali kepada mas sebagai mata uang. Itu alat pembayaran yang adil sebagaimana sistem Islam. " Kata Dono Lien nampak tersenyum namun lebih kepada mentertawakan pandangan Dono terhadap emas sebagai alat pembayaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Don," seru Lien. " Dulu ketika emas masih dijadikan alat pembayaran memang keadilan alat tukar terjadi dengan baik. Stabilitas harga terjamin. Tapi itu didukung oleh kontrol negara yang ketat terhadap distribusi emas itu sendiri. Negara juga menjamin stock emas, produksi emas dan explorasi emas. Hampir semua transaksi emas dilakukan oleh otoritas negara dan lembaga keuangan multilateral. Namun karena explorasi emas terus terjadi dan hukum ekonomi bekerja dengan efektif untuk mengejar laba. Orang tak mau lagi emas dikendalikan oleh negara karena untuk mendapatkan emas orang melakukan resiko yang besar. Liberalisasi perdagangan emas tak bisa lagi dibendung. Siapapun boleh menimbun emas dan memiliki emas tanpa harus dibatasi. Negara kehilangan kendali. Akibatnya terjadi perubahan kualitatif dan kurs mata uang menjadi mengambang. Ditambah lagi moral penguasa juga berperan untuk orang tidak percaya. Karena negara mencetak uang melebihi cadangan emas yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pada saat sekarang emas diperdagangkan secara meluas melalui mekanisme borderless. Sistem keanggotaan pasar dan spektrum transaksi juga berubah dengan membangun komunitas sendiri dengan struktur yang lepas dari negara. Perdagangan emas berlangsung setiap detik dalam 24 jam sehari dan terus berlangsung sepanjang tahun. Tranksaksi ini tidak hanya sebatas emas phisik tapi juga meluas kepada berbagai instrument berbasis emas yang tersebar dilantai bursa Zurich, Hong-Kong, London, New York, Dubai.Para peman terdiri dari lembaga keuangan kelas dunia dan perusahaan khusus yang terdaftar di offshore untuk melayani permintaan private investor. Mereka adalah institusi yangmempunyai qualifikasi dengan credit rating yang tinggi atau tersedia likuiditas tunai tak terbatas. Dalam transaksi ini tidak ada pajak dan kontrol bea cukai. Semua peraturan dibuat oleh pelaku pasar sendiri ! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari sistem perdagangan emas dunia ini, perdagangan emas lokal juga sebagai pengekor namun motivenya adalah untuk investasi atau spekulasi. Pemain lokal bukan key player namun mereka bagaikan tawon yang mengelilingi sarang dan bergerak sesuai kehendak pasar utama ( international ). Kita bisa bayangkan segelintir pemain dilantai bursa menentukan nasip value jutaan investor dari retail sampai kelas pedagang kecil. Persentase kenaikan harga emas ditentukan oleh pemain utama dan para folower mendulang laba dari itu semua. Pertanyaannya apakah benar valume perdagangan dilantai utama itu mencermin phisik dari emas itu sendiri ? Inilah yang tak bisa dijawab karena data fundamental pasar tertutup oleh awan konspirasi antara pelaku pasar dengan pengelola clearing perdagangan. Negara dirantai tangannya untuk mendapatkan akses ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di Era sekarang adalah siapa yang pegang stok , pegang resource maka dialah raja diduni ini. Ini sebagai PR bagi pejuang gerakan syariah yang ingin mengembalikan system jual beli menggunakan alat tukar emas. Umat islam harus mulai berpikir strategis sebelum menetapkan aturan. Suka tidak suka selama lebih enam abad kita tidur dan selama itu orang lain bekerja keras siang dan malam, menembus hutan belantara mencari resource emas dan mengambil resiko setiap waktu . Mereka juga membangun jaringan dan sistem pedagangan emas yang melibatkan lembaga keuangan, clearing house, lawyer, fund manager. Semua itu dilakukan dengan disiplin tinggi dan kesetiaan penuh . Mereka menjadi segelintir orang yang mengatur dunia namun terorganisir dengan baik.'"Kata Lien. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Mengapa pemain kunci perdagangan emas itu begitu kuat ? Tanya Dono dan sebetulnya tak ingin Lien menjawabnya. Karena Dono sudah dapat menyimpulkan sendiri. Namun Lien dengan cepat menjawab"Pertama karena mereka mempunyai aturan sendiri.Kedua , mereka punya group lembaga keunagan sendiri untuk menjamin likuiditas pasar dan sekaligus sebagai lending resource perusahaan tambang emas dan tentu mereka mengontrol reserved baik yang digudang maupun diperut bumi. Ketiga , mereka pemain dan mereka juga regulator. Inilah peta situasi dunia emas sekarang." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Benar. " Kata Dono dan dia lihat Lien tersenyum puas karena yakin Dono dapat menyadari peta emas dunia sekarang. Menjadikan emas sebagai mata uang tak lebih memberikan kanal bagi segelintir orang semakin berkuasa di bumi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang anda pikirkan?. ” Lien melirik Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” ah tidak. Saya harus keluar dari ruangan sempit ini. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” wanita itu cantik juga ” Terdengar suara Lien dari belakang ketika Dono melangkah keluar dari ruangan sauna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa yang anda maksud ? ” Dono kembali masuk kedalam. Lien nampak memejamkan matanya dalam keadaan duduk dan menyender didinding.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Catty liem ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Anda mengenal dia ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Kami mengikutinya sejak dua tahun lalu. Melalui pesan singkat yang dia tempatkan pada search engine di internet ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Oh...” Dono tak bisa lagi memandang pada Lien.Dia merasa terjebak. Ternyata dihadapannya bukanlah orang biasa. Mereka memang telah mempersiakan diri untuk segala galanya. Termasuk mengikuti semua gerak langkah Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Don, bagaimana anda bisa bertemu dengan Catty ? ” Lien bangkit dari tempat duduknya dan Dono nampak salah tingkah dengan situasi ini ” hai, kita sahabat. Tenang saja ” sambung Lien&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Anda sudah tahu jawabannya ” kata Dono singkat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Kami akan selalu bersama anda. ” Kata Lien , tersenyum sambil keluar ruangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dono kembali keruangan pemandian air hangat yang terpisah dengan wanita. Lien menghilang dibalik ruangan lainnya. Naga Kuning tidak pernah menanyakan langkahnya bersama Catty. Begitupula tidak menanyakan tentang tindakan hukum yang sudah dilakukannya terhadap posisinya di Luxemburg. Tapi mereka semua mengetahui apa yang sedang dia kerjakan. Sampai pada tahap ini mereka hanya melakukan briefing atau lebih tepat mencuci otaknya untuk menyadari apa yang sedang dilakukannya dan mengapa harus menjadi bagian dari team mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Petugas Spa menghampirinya sambil membawa tel cellularnya ” Pak, ada telp untuk anda. Apakah anda akan menerimanya ” Kata petugas itu. Dono langsung mengambil telp sellularnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Don, “ Terdengar suara Amir “ Anda dimana sekarang ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Di Hotel Marriot. Tapi lagi spa nih..”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ jam berapa bisa ketemu ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ‘ Dua jam lagi , ya."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Ok., dimana ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Terserah .” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ok , kamu datang ke hotelku saja ya. Ritz &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Carlton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” OK. Bye ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Ketika Dono berada di kolam renang. Lien sudah lebih dulu berada disitu. Nampak sedang berenang &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kupu kupu. Dia baru menyadari tubuh wanita ini sangat sexi. Layaknya usia dibawah tiga puluh. Wajar bila dia nampak awet muda karena pandai merawat diri. Dono bergabung masuk kedalam kolam dan melakukan renang mengikuti Lien dari belakang dengan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; bebas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya ada janji ketemu teman. Dia pejabat tinggi di negeri saya” Kata dono ketika mereka istirahat sambil tiduran dipinggir kolam renang.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Jam berapa ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Sejam lagi ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Oh, OK. Saya juga harus ke &lt;st1:place st="on"&gt;Macau&lt;/st1:place&gt; sore ini. Karena sesuatu urusan. ”Dono langsung bangkit dan diikuti oleh Lien. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Keep in touch “ Kata Lien ketika mereka berpisah &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ritz &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Carlton&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; adalah hotel paling bergengsi. Di Hong Kong, ia berlokasi di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Financial&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. Ini memang cirri khas Ritz Carlton yang selalu memilih &lt;span&gt; &lt;/span&gt;berada dijantung geliat business papan atas. Tak ada satupun orang yang tidak merasa raja tinggal di hotel ini. Standard pelayanannya meyakinkan semua orang bahwa mereka adalah orang yang pantas dihormati dengan segala layanan prima. Bagi pejabat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, hotel ini adalah pilihan utama. Termasuk Amir. Dono masuk lewat loby hotel dan berbelok kekanan menuju loung executive. Amir sudah menanti dengan senyum mengambang. Kali ini dengan pakain santai. Tak nampak dia sebagai pejabat tinggi. “ ” Bagaimana perkembangan kasus anda ? tanya Amir sambil memeluk Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya belum tahu. Lawyer saya masih menunggu pemberitahuan dari pengadilan , apakah kasus ini dapat disidangkan atau tidak ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Tidak mungkin ” Amir tersenyum penuh arti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Maksud mu ? ” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir segera berdiri. “ Baiknya kita bicara di room business center dilantai atas. “ Kata Amir. Dono sadar Amir tidak ingin pembicaraan ini didengar orang. Atau setidaknya dia ingin ada ruang privasi untuk bebas bicara. Mungkin ada sesuatu yang khusus yang hendak disampaikannya. Dono mengikuti Amir ke dalam elevator. ” Saya sudah katakan bahwa anda berhadapan dengan group raksasa yang mengontrol negara adidaya dan pasar uang global. Merekalah penguasa mata uang sesungguhnya. Jadi terima sajalah saran saya. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Menghentikan gugatan ? Dono melirik kearah Amir dari samping. Tapi Amir tetap menatap kearah depan. Elevator  berhenti. Seseorang masuk.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Mereka berdua memilih diam tanpa suara. Ketika seseorang itu keluar dari elevator dan tinggal mereka berdua kembali, Amir menatap kearah Dono “ ” Bukan itu saja tapi melupakan semua yang pernah anda lakukan. ” Katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Apakah kamu tahu yang sebenarnya terjadi ? Tanya Dono mengerutkan kening. Dia merasa ada agenda tersendiri kedatangan Amir ke hong kong bertemu dengannya. ” Masalah ini terlalu besar untuk saya abaikan. ” Sambung Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Saya mengetahui dengan pasti bahwa kamu dipihak yang lemah”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Amir memegang bahu Dono dan terasa keras. ” Bukan hanya kamu. Tapi juga sebagian besar negara dan dua pertiga penduduk planet bumi ini dalam posisi yang lemah berhadapan dengan group raksasa itu. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ”Saya tidak mempercayai itu. Itu hanya mitos.. Yang pasti tidak semudah itu group swasta dapat mengendalikan negara. ” Kata Dono setengah berbisik. “ &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Itulah yang membuat mereka semakin kuat. Cara kamu bersikap adalah cermin dari sebagian pejabat negara yang terlalu lemah.” Sambung Dono.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Wah , keliatannya anda sudah mulai berpolitik , nih ” Amir tersenyum, kemudian tertawa kecil. Bagi Dono ini terkesan mengejek. Tapi dia harus terus berusaha meyakinkan sahabatnya agar dapat berubah. Mereka keluar dari Lift dan berjalan menuju ruang businesss center. Pelayan business center itu menyambut dengan ramah seperti sudah mengenal dekat tamunya. Ruang meeting sudah disediakan. Pelayanan itu menanyakan apakah mereka butuh minuman atau makanan kecil. Tapi Amir menggelengkan kepala. Pelayan itu berlalu dengan ramah. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Amir duduk berhadapan dengan Dono dengan dihalangi&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;meja yang cukup panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Terserah apa katamu. Yang pasti saya tidak akan pernah keluar dari transaksi ini. Lupakan soal permintaan bantuan saya dulu. Anggap masalahnya selesai.. OK ” Dono sudah mulai geram dengan sikap sahabatnya ini. Padahal dia mengetahui pasti bahwa sahabatnya tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi diera globalisasi ini. Tapi membutakan diri dengan realitas yang ada. Pembodohan secara systematis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Don, ” seru Amir’ Saya mencitai anda sebagai sahabat. Saya hanya inginkan yang terbaik untuk mu dan keluarga. Itu saja. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Terimakasih. ” Dono menatap mata Amir sepertinya ada sesuatu dibalik kata kata yang barusan disampaikan” Apa maksud mu ?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Sahabat saya yang bekerja dilembaga multilateral telah memberitahu saya bahwa anda telah membuka contact dengan seseorang bernama Catty. ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dono terkejut. Semua pihak telah mengetahui. Ini semakin menyadarkan Dono bahwa search engine yang dia access pada situs Catty menjadi perhatian semua pihak yang merasa berkepentingan atas asset ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Oh ya. Saya tidak kenal siapa itu Catty ” Dono menjawab tenang seperti tidak terpengaruh dengan informasi yang disampaikan oleh Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Mereka minta agar kamu menghentikan upaya mu atas asset tersebut. Bukankah mereka sudah berjanji untuk memberikan conpensasi ” Amir tersenyum kearah Dono ketika bicara tentang konpensasi ” Bukankah anda juga sudah menerima transfer dana dari satu perusahaan PIC di Hong Kong. Jadi &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; bisa doble terimanya kalau anda sepakat untuk merima usulan dari saya. Ingat pemberian ini tidak ada kontrak apapun. Just trust” Kata kata terakhir ini membuat roman wajah Dono berubah. Dia terjebak. Tidak ada lagi rahasia. Semua yang dia lakukan dapat diketahui dengan cepat oleh orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Siapakah group raksasa ini? ”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Mereka adalah organisasi tanpa ujud. Begitu rapinya organisasi ini, baik dalam bentuk maupun kecerdasannya yang tinggi dalam menyiasati gerak kehidupan manusia. Menyebabkan seluruh jaringan serta aspirasinya secara sangat halus telah membentuk warna dunia global, seperti yang kita rasakan saat ini. Seorang musuh group ini yang paling membencinya sekalipun tanpa terasa akan mendukung "warna" budaya mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Keberhasilannya membangun kerajaan teknologi informasi, industri, dan keuangan, menyebabkan mereka mudah untuk mengontrol gerak dan denyut perkembangan suatu bangsa dan pemerintahannya. Untuk kamu ketahui pada tahun 1999 ini, seluruh wilayah belahan bumi sudah dikuasai oleh jaringan kekuasaan group ini. Semua umat manusia harus memandang pada satu arah, yaitu kekuatan mata uang, sebagaimana yang dilambangkan oleh mata uang satu dolar Amerika --novus ordo seclorum. Seluruh struktur perekonomian global telah dikuasai oleh group ini, gerak Lembaga Kuangan Multilateral telah menjadi "agent" yang akan menyelamatkan umat manusia sekaligus menguasainya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Amir tidak lagi menampakan wajah persahabatan yang dikenalnya sejak kuliah dulu. Dalam sekejap Amir telah menjelma menjadi yang lain. Seakan menyadarkan Dono bahwa negara hanyalah lambang dan bukan penguasa sesungguhnya. Apalagi ketika Amir berkata “Untuk mewujudkan cita-cita mereka tersebut, berbagai bidang strategis harus dikuasainya dan tidak memberikan peluang kepada selain group mereka. Mereka menguasai dunia informasi karena dibutuhkan satu global system untuk kelangsungan kegiatannya dalam jangka panjang. Mereka kuasai seluruh lembaga keuangan dunia, karena dengan menguasai perekonomian global, roda kehidupan suatu bangsa lebih mudah mereka kontrol, dan sekaligus membuka jalan menuju cita-citanya kembali ke tanah yang dijanjikan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Don,” mata Amir menatap keras “Tujuan group hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu menempatkan orangnya dalam jajaran pengambil keputusan agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat saja orang yang diluar group , tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem group ini.” Amir berhenti meneruskan kata katanya namun memandang keras ke mata Dono “ Keluarlah dari transaksi itu. Saya harus pastikan dalam bulan depan kamu sudah melupakan transaksi ini. Mereka bersedia membayar berapapun kamu minta. Tapi mereka juga tidak segan segan melakukan pembunuhan bila menolak keinginan mereka. Apalagi sekarang mereka ketahui bahwa kamu sudah berada dalam lingkaran musuh raksasa mereka. Naga Kuning.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dono terkesiap dengan kata kata Amir. Ini bukanlah bujukan tapi ancaman. Antara menolak dan terus bersikap melawan berkecamuk dalam pikirannya. Dono berdiri dan melangkah kearah jendela dalam kegelisahan.. Pandangannya ke hamparan panorama Bandar yang sibuk dilalui oleh kapal. Baru kali ini dia merasa sangat kecil dan tersudut. Ramon, Tomasi telah menerima akibat dari perlawan terhadap group ini. Tewas. Tentu awalnya merekapun sama dengan Dono dalam obsesinya melawan ketidak adilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dono membayangkan wajah istrinya dirumah yang selalu setia menantinya pulang. Juga anak anaknya. Tapi bila dia berhenti melawan, maka yang terbayang adalah wajah para penduduk miskin yang kehilangan perlindungan karena penguasa telah menyatu dengan group yang rakus. Keadilan adalah hak bagi siapa saja dan semua orang wajib memperjuangkan tegaknya keadilan. Itulah yang membedakan manusia dan binatang. Dono harus menentukan sikap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapakah kamu sebenarnya ” Dono berbalik menatap Amir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” saya hanya mengingatkan kamu. ” Kata Amir tetap dikorsinya. " saya mencintai kamu, Don. Kamu sahabat terbaik yang pernah saya miliki. Mengertilah"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; “ Saya belum bisa putuskan. Mungkin sebaiknya saya pulang dulu. “ Dono tertunduk. “ Mungkin ada baiknya saya mencoba menjauh dari ini semua. “ Lanjutnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Amir nampak tersenyum puas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; ” Kita pulang bareng , ya “ Kata Amir. Dono segera berdiri dan berlalu dari hadapan Amir. Bagi Dono , Amir telah menjelma menjadi sosok lain. Yang hanya memikirkan uang dan kekuasaan. Tanpa peduli dengan esensi kemanusiaan. Tapi bagaimana Amir tetaplah sahabatnya. Hanya sikap yang membuat mereka berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Lien dapat memaklumi rencana Dono untuk kembali Kejakarta karena memang Team Naga Kuning belum ada rencana yang jelas untuk menyelesaikan transaksinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sudah hampir sebulan Dono dirumah. Sementara upaya gugatannya dipengadilan &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;New York&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; belum ada kabar beritanya. Hidup memang misteri , demikian guman Dono. Sebagaimana ancaman Amir terhadap posisinya bila melawan kekuatan group tanpa ujud itu. Apa yang harus ditakuti. Kematian ? Bukankah semua orang pasti mati, hanya soal waktu itu pasti datang. Tak peduli sebegitu kerasnya manusia menghindar namun kematian tak bisa dielak. Dan lagi, pikir Dono tak ada manusia yang bisa berumur lebih dari 100 tahun. Kalaupun ada itupun hanya segelintir. Dan bahkan orang yang satu ini menghabiskan setengah dari kurun waktu kehidupannya sebagai anak anak yang tak berdaya atau orang tua yang sudah pikun. Dari waktu yang tersisa, setengahnya dihabiskan untuk tidur atau terbuang disiang hari. Selanjutnya dari sekian waktu yang tersisa dari itu semua masih didera oleh rasa sakit, penyakit, kesedihan,dendam, kematian,kerugian , kekawatiran serta ketakutan. Dalam kurun waktu sepuluh tahun atau lebih, boleh dikatakan bahwa tidak sampai satu jam seseorang dapat merasakan kedamaian terhadap diri sendiri dan lingkungannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila demikian untuk apakah dia hidup ? Apakah kesenangan yang dapat diperoleh dari kehidupan itu ? apakah dia hidup untuk menikmati keindahan serta kekayaan? Apa kah untuk menikmati keindahan suara dan warna wani alam ? Bukankah ada saatnya ketika keindahan dan kekayaan tidak lagi memenuhi kesenangan hati, dan ada pula saatnya ketika suara dan warna menjadi sesuatu yang menggangu telingan dan mata. Apakah dia hidup agar ditakut takuti sehingga mudah di ancam oleh Amir. Dono tak ingin membiarkan dirinya hidup dalam pujian demi memuaskan sahabatnya. Dia harus mencari akal untuk menemukan bagaimana caranya nama baiknya tetap dikenang setelah kematian. Dono tak ingin melintasi dunia dalam suatu celah sempit yang penuh dengan berbagai hal remeh yang dia lihat serta dengar, sambil berpikir berdasarkan prasangka prasangka , mengambaikan kenyamanan hidup , tanpa menyadari bahwa dia telah kehilangan segala galanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Hanya orang tolol yang disadarkan bahwa kehidupan dan kematian datang secara tiba tiba. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Hidup adalah proses dan semua orang harus melewati proses. Soal kematian adalah sesuatu yang harus disadari sebagai bagian dari takdir manusia. Dono sadar bagi mereka yang memahami kehidupan tidak akan mengupayakan sesuatu yang tidak diberikan oleh kehidupan. Mereka yang memahami kekuasaan Allah tidak akan mengupayakan sesuatu yang berada diluar jangkauan takhdirnya. Memahami adalah puncak dari keimanan. Kelemahan manusia terhadap sang waktu. Kseharian yang terisolasi oleh kekuasaan Allah. Maka Allah berfirman dalam Alquran ” Sesungguhnya manusia itu hidup dalam keadaan merugi, kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat menasehati untuk kebenaran dan nasehat menasehati supaya berlaku sabar." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walau begitu tebal awal hitam membentang didepan namun ada yang sedikit menggembirakan adalah upaya lawyernya untuk meminta &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;US&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; treasury memberikan bukti keberadaan transaksinya. Hal ini didasarkan oleh pertimbangan tentang kontrak legal yang dibuatnya dengan pihak Global Asset Management serta legalitas yang didapat dari SEC ketika transaksi ini akan dijalankan. Namun hasilnya belum juga nampak.Ketika Dono bertanya kepada lawyernya maka selalu mendapatkan jawaban. ” Tunggu” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Juga Catty belum menghubunginya. Sementara email dan telp tidak pernah diresponse. Ada perasaan kawatir tentang Catty tapi Dono tidak bisa berbuat banyak. Chang tidak pernah ada komunikasi apapun. Lien juga tidak. Pria ex KGB pun tidak menghubunginya. Semua nampak seolah tidak pernah tejadi apa apa setelah pertemuan terakhirnya dengan Amir di Hong Kong.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam penantian itu, dia teringat dengan isi salah satu dokumen yang menyebutkan kalimat dalam bahasa sangsekerta. Dono mencoba melihat copy dokumen itu kembali. Memperhatikan barisan kalimat yang tidak dia mengerti. Setelah berpikir sejenak akhirnya Dono memutuskan untuk mendatangi perpustakaan Nasional , mendapatkan informasi tentang kalimat itu. Setidaknya dari kumpulan tulisan sejarah tempo dulu mungkin dia akan mendapat tahu makna dibalik tulisan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tulisan ini ada hubungannya dengan babat tanah Jawa. ” Kata petugas perpustakaan ketika dia memperlihatkan copy dokumen itu.” Baiknya anda baca buku tentang babat tanah jawa itu dan sejarah masuknya islam di Indonesia. ” Lanjut petugas itu. Kemudian melangkah kesuatu rak buku. Satu satu buku yang berhubungan tentang babat tanah jawa dan sejarah islam diberikannya kepada Dono. Ada lebih lima belas buku yang ditumpuknya di Meja baca.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hampir seharian Dono membaca buku tersebut dan dia dapat menarik satu benang merah yang menghubungkan apa yang dikatakan oleh Catty tentang keterlibatan bangsa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Arab&lt;/st1:city&gt; , &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan hubungannya dengan dinasty di Nusantara.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Tulisan bahasa sangsekerta yang ada pada Dokumen asset itu , tidak bisa dimengerti oleh Dono namun dia dapat memastikan hubungan satu sama lain dengan adanya tulisan arab , china dan sangsekerta itu telah terjalin kerjasama yang kuat antara ketiga bangsa ini sedari dulu khususnya soal pengaturan harta bagi kepentingan ekonomi global.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Mungkin kedatangan Fernandez&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;ke Indonesia dan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;tinggal bertahun tahun tak lain mencari benang merah tentang kepemilikan decade asset. Apalagi dia berhubungan dengan Catty yang sedikit banyak memberikan petunjuk tentang decade asset. Apakah motivasi Fernandez melacak decade asset sampai ke Indonesia. Apakah dia datang atas kemauannya sendiri atau karena maksud untuk mendapatkan manfaat decade asset itu untuk dirinya sendiri? Atau memang tulus untuk menegakan keadilan ? Dono tidak tahu. Yang pasti dokumen itu menunjukan bahwa bangsanya adalah bagian dari penguasa dunia tempo dulu yang menguasai harta tak ternilai. Bangsa yang &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;secara genetik mempunyai DNA sebagai bangsa besar. Tidak seharusnya berkiblat dengan budaya bar bar dari Barat yang hanya mementingkan uang dan menggunakan segala cara untuk berkuasa menindas bangsa lain.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Didalam buku itu disebutkan bahwa pada Bulan XI tahun 1292 tentara Kubhilai Khan tinggalkan Fukien, Kiangsi dan Kukuang tiba di Sungai Mas, Jawa Timur pada tanggal 3-3-1293. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Namun ternyata pada tanggal 19-4-1293 dihancurkan oleh tentara Raden Wijaya yang kemudian naik takhta sebagai penguasa pertama di Majapahit pada tanggal 12-11-1293 dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Kemudian dari buku itu juga disebutkan bahwa wilayah kedaulatan Majapahit di selatan daratan Cina adalah terbesar meliputi wilayah kedaulatan Republik Indonesia kini plus Campa, Semenanjung Peninsula (Malaysia), Tumasik (Singapura), Kalimantan Utara, Timor Timur. Tahun 1368 utusan Prabhu Hayam Wuruk (1351-1389) berkunjung ke &lt;st1:place st="on"&gt;Peking&lt;/st1:place&gt; guna menghadap Kaisar Hung Wu dari Dinasti Ming. Tahun 1370, Kaisar Hung Wu kirim utusan ke Majapahit dan dilanjut tahun 1375 dan 1377. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Mungkin pada saat itulah terjadi kerjasama erat dibidang perdagangan dan ekonomi hingga memungkinkan harta kerajaan Nusantara ditempatkan di Eropa dibawah sistem pengawasan dari China. Hubungan kerjasama itu tidak terjadi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;begitu saja di Era Majapahit tapi sudah berlangsung berabad abad yang lalu. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam catatan sejarah sebetulnya sejak seputar abad ke-1 Masehi telah terjalin lintas budaya Cina di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; karena memang Jalur Sutera ke Konstantinopel berpangkal pada jalur pelayaran dari Ternate dan Tidore, sebagai pusat produksi rempah rempah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Masuknya Islam tidak bisa dilepaskan dari misi kebudayaan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang mengirim Laksamana Cheng Hong dalam muhibah pelayaran yang paling spetakuler pada tahun 1406. Walau sebenarnya terhitung sejak abad ke-7 siar agama Islam telah diprakarsai oleh Sa’ad bin Abi Waqqas, tidak lama setelah penguasaan Makkah oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Peta siar agama Islam berawal dari Aceh, Samudera Pasai, Kedah, Malaka, Singkil, Barus, Pariaman, Palembang, Bengkulu, Banten, Demak, Giri, Goa, Tanjungpura, Banjar, Kutei, Brunei, Sulu, Mindanau, Ternate, Tidore, Gorontalo, Hitu, Dompu, Jailolo, Irian, Bintan. Jadi masuknya pengaruh islam dari misi kebudayaan china bukanlah sesuatu yang baru bagi bangsa &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ketika itu. Seiring semakin melemahnya pengaruh agama Hindu /Budha dari Kerajaan Majapahit, Sriwijaya, Sunda, bermunculanlah Kerajaan Islam dibekas wilayah kekuasaan Majapahit. Ketika itulah kerajaan Islam menguasai hampir sebagian besar Nusantara di era Kesultanan Mataram.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Peradaban China yang dikenal dengan sejarah lembah Kuning sudah ada sejak 3000 SM. Sementara Indonesia sudah ada sejak 2000 SM dan Peradaban lembah Nil sudah ada sejak 3400 SM. Bandingkan dengan Eropa yang tercatat baru ada sejak 600 SM. Artinya bangsa China, Arab, Indonesia ,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;jauh lebih dulu menjadi bangsa beradab.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Itulah sebabnya bahasa Arab dengan tulisan Arabnya yang begitu indah dan tulisan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang melambangkan hubungan antara manusia dengan alam. Tulisan sansekerta yang memadukan keyakinan ketuhanan dan lingkungannya. Sangat beda dengan tulisan latin yang lebih purba.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Makanya tidak aneh bila Penyebaran pengaruh &lt;st1:city st="on"&gt;Arab&lt;/st1:city&gt; , &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; keseluruh daerah taklukannya lebih beradab, jarang yang menggunakan kekuatan senjata. Lebih banyak menggunakan kekuatan budaya dan agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Keberadaan globalisasi bukanlah sesuatu yang baru. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ini sudah dilakukan jauh berabad abad yang lalu oleh bangsa &lt;st1:city st="on"&gt;Arab&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt; dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; lewat misi perdagangan dan budaya. Sebagaimana tumbuh pesatnya peradaban yang berada diwilayah yang menjadi jalur perdagangan sutra , yang berawal dari &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Arab. Ketiga bangsa Inilah yang menjadi pelopor lahirnya peradaban di planet bumi ini. Termasuk memberikan pencerahan bagi bangsa Eropa yang masih tergolong bangsa bar bar ketika itu. Globalisasi bagi bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;China&lt;/st1:country-region&gt;, Arab dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ketika itu adalah untuk menebarkan perdamaian ,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;membangun peradaban yang lebih baik dibidang perdagangan,ilmu pengetahuan dan agama.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Rusaknya peradaban Asia belakangan tak bisa dilepaskan dari eksistensi bangsa Semit. Yang pernah membangun peradaban di Arab atau tepatnya Syria (Mesopotamia ). Namun belakangan pada tahun 330 SM, peradaban ini mulai memudar dan hancur ketika kekuasaan Persia berdiri dan serangan dari bangsa Yunani. Namun bangsa Yahudi tidak hilang dari muka bumi. Mereka justru bertebaran keselatan, ke utara, ke Barat dan ke Timur menjadi bangsa nomaden. Kelak sejarah mencatat bangsa Semit inilah yang menjadi penghasut terjadinya perang salip , yang membenturkan barat dan timur. Utara dan selatan. Menjadikan dunia tak lagi tempat yang damai. Ketika cahaya timur mulai meredup maka globalisasi yang dimaknai bangsa &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;B&lt;/b&gt;arat pada awal abad&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;17 lebih kepada kolonialisasi untuk menguasai sumber daya alam yang dimiliki bangsa lain. Globalisai bagi mereka terletak pada perluasan manfaat modal dan meningkatkan nilai modal lewat memeras bangsa lain. Itu semua tidak lain karena pengaruh bangsa Yahudi yang ikut memberikan pencerahan bagi kemajuan peradaban bangsa Barat dan itu terjadi sampai kini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt; Hari t&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;elah berangkat sore. Dono beranjak dari Gedung Perpustakaan Nasional. Kepulangannya dinanti oleh istrinya di depan pagar rumah. ” &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; tamu didalam. " Kata istrinya sambil mengikuti Dono masuk kedalam rumah lewat grasi samping rumah. "Siapa ? tanya Dono. Istrinya hanya menggelengkan kepala " Aku tidak pernah kenal tuh orang. Tapi dia kenal dengan abang " Kata istrinya melangkah kedapur untuk menyiapkan minum untuk Dono. Dono mengerutkan kening dan menuju keruang tamu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tamu itu seorang pria. Nampak berusia kira kira diatas enam puluh. Berkupiah hitam dengan wajah yang bercahaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Assalamualaikum, Nak Dono. ” katanya menyambut Dono tanpa ragu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Waalaikumsallam ” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;Dono masih bingung. Siapakah pria tua ini ? bisik hatinya. Pria tua itu memandangnya dengan seksama. Wajahnya berhias senyum memandang Dono. &lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ternyata percis sekali dengan apa yang ada dalam mimpi saya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maksud bapak ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Wajah anda ! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh, ya. ” Dono tidak menampakan terkejut. Dia masih beranggapan orang tua ini mengenalnya dari orang lain yang dia kenal. ” Darimana bapak tahu alamat saya ”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dari dalam mimpi ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apalagi yang bapak ketahui tentang saya dari mimpi ” Dono masih meragukan pria tua ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anda lahir bulan oktober , hari senin dan tahun 1955.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono terkejut. Sekarang dia mulai merasakan suatu keanehan apalagi pria tua ini menjawab dengan enteng dibalik senyumnya. Terlebih lebih ketika nama orang tuanya, anaknya, istrinya disebutkan dan ternyata tepat. Padahal Dono belum pernah bertemu dengan pria ini. Diapun tidak mengenal siapa nama orang tua ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa nama bapak ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Darsa”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Apakah semua itu bapak ketahui dari mimpi ”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya betul !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak ada yang perlu dianehkan. Bagi kebanyakan orang menganggap dunia hanyalah satu dimensi. Tapi sebetulnya ada beberapa dimensi.Antara satu dimensi dengan dimensi lain bukan hal yang sulit untuk dijangkau bagi orang yang terpilih. Inilah makna tentang kebijakan dari Maha Pemberi. Sang Maha Agung. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono tidak begitu memahami makna dibalik ungkapan itu. Pria tua ini tetap tersenyum namun matanya sangat tajam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Nak, Dono ... ” serunya ” Saya datang kemari hanya ingin menyampaikan sesuatu yang harus anda ketahui. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tentang apa , pak ?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Didalam ada terang dan diluar ada kegelapan. Berjalanlah kearah timur dan jangan melihat kebelakang. Karena ditimurlah mata hari terbit”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono terkejut. Hampir saja rokok ditangannya terlepas. Pria tua ini baru saja mengatakan kalimat yang terdapat dalam dokumen decande asset. Siapakah pria tua ini? Ingin Dono bertanya tapi pria itu kembali berkata :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia meminta saya untuk menuntun anda menemukan jalan menuju timur ..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” siapa yang anda maksud dengan dia ”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ahamed Khalik ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh Tuhan. ” Dono tersentak ” Siapakah anda sebenarnya ?” Pertanyaan itu langsung terlempar begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dia menanti anda di Danau Angsa tempat dimana Zou pernah berkuasa “ Pria ini tidak memperdulikan pertanyaan Dono tentang siapa dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Saya tidak mengerti “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dia menanti anda selalu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Siapa dia itu ?” Tanya Dono dalam kebingungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ahamed Khalik. “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Pak, Ini abad 21. Ahamed Kahlik hidup di abad ke 12. “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dia menanti anda “ Pria itu tersenyum. “ Hanya ini yang dapat saya sampaikan untuk anda ketahui. Saya akan selalu bersama anda dimana saja. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu langsung bangkit dari tempat duduknya ” Maaf, saya harus segera kembali. ” Dono melongo dan tak bisa berkata apapun, hanya mengangguk dan membiarkan pria tua itu berlalu dari hadapannya. Setelah Pria itu hilang dari pandangannya, barulah Dono menyadari , dia lupa menanyakan alamat pria itu. Peristiwa ini berlangsung tidak lebih lima menit. Cepat sekali. Namun memberikan arti besar bagi Dono. Pengejaran mencari kebenaran telah memasuki ruang dimensi lain. Sangat membingunkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Spanyol. Sebuah titik ledakan kebebasan berpikir. Bangkitnya ilmu pengetahuan mengukir lahir peradaban modern. Ketika itu di abad 12, para pemuda Kristen Eropa menjadikan Spanyol sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan disegala bidang. Karena mereka terpesona dengan kenyataan yang ada tentang Spanyol yang maju dan makmur dibawah kekuasaan Islam. Sama seperti kini, para pemuda yang menjadikan Eropa dan AS sebagai tujuan untuk exist dibidang pengetahuan Modern. Para pemuda eropa ketika datang berbondong bondong memenuhi unversitas Islam yang ada di Spanyol seperti seperti universitas Cordova, Seville, Malaga, Granada, dan Salamanca. Selama belajar di Spanyol, mereka aktif menerjemahkan buku-buku karya ilmuwan-ilmuwan muslim. Pusat penerjamahan itu bernama “Toledo “.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Para pemuda yang belajar di universitas islam di spanyol mendapatkan pencerahan dari Pemikiran Ibn Ruyd ( 1120-1198). Suatu pemikiran yang melepaskan belenggu taklid dan menganjurkan kebebasan berpikir. Ibn Rusyd mengulas pemikiran Aristoteles dengan cara yang sangat memikat bagi orang yang berpikiran bebas. Ia mengedepankan sunnatullah menurut pengertian Islam terhadap pantheisme dan anthropomorphisme Kristen. Pihak gereja menolak pemikiran rasional yang dibawa gerakan Averroeisme ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah pulang ke negerinya, mereka para pemuda pemuda ini mendirikan sekolah dan universitas yang sama. Universitas di Eropa yang pertama adalah Universitas Paris yang didirikan pada tahun 1231 M, tiga puluh tahun setelah wafatnya Ibn Rusyd. Di akhir zaman pertengahan Eropa, baru berdiri 18 buah universitas. Di dalam universitas-universitas itu, ilmu yang mereka peroleh dari universitas-universitas Islam diajarkan, seperti ilmu kedokteran, ilmu pasti, dan filsafat. Pemikiran filsafat yang paling banyak dipelajari adalah pemikiran al-Farabi, Ibn Sina dan Ibn Rusyd&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka para pemuda ini telah menjadi elite pembaharu di Eropa dan pengaruhnya sangat besar, hingga di Eropa timbul gerakan Averroeisme (Ibn Rusydisme) yang menuntut kebebasan berpikir. Berawal dari gerakan Averroeisme inilah di Eropa kemudian lahir reformasi pada abad ke-16 M ,rasionalisme pada abad ke-17 M dan pencerahan (aufklaerung) pada abad ke-18 M. Buku-buku Ibn Rusyd dicetak di Venesia tahun 1481, 1482, 1483, 1489, dan 1500 M.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bahkan edisi lengkapnya terbit pada tahun 1553 dan 1557 M. Karya-karyanya juga diterbitkan pada abad ke-16 M di Napoli, Bologna, Lyonms, dan Strasbourg, dan di awal abad ke 17 M di Jenewa. Dari reformasi inilah lahirnya dua paham Kapitalisme dan Sosialime. Sebetulnya filsafat islam tidak mengajarkan terjadinya dua paham yang bersifat subjective. Islam mengajarkan kesimbangan untuk lahirnya kebenaran dan kebaikan yang universal dan keadilan sejati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Paska Ibn Rusyd muncul berbagai filsuf dalam islam mapun diluar islam. Dalam konteks isme maka munculnya paham kapitalisme karena pemahaman tentang fungsi akal dan nafsu dalam islam. Dimana akal berperan untuk dapat menembus segala keterbatasan manusia. Dan lebih dahsyat lagi bila akal didukung oleh nafsu. Maka manusia akan menjadi kekuataan luar biasa. Akal dan nafsu ttidak menjadikan laut luas sebagai ancaman tapi justru peluang. Hutan lebat yang ganas menjadi peluang. Bahkan ruang angkasa yang jauhpun menjadi rahasia yang harus ditemukan jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi satu hal yang tidak penah mereka pahami tentang fungsi nurani yang menyuarakan ketulusan dan kebenaran serta keadilan. Disisi lain sebagai lawan Kapitalisme , tebentuk paham yang disebut sosialisme. Yang lebih mengedepankan akal dan nurani namun memasung nafsu atau hak pribadi melalui system kekuasaan negara. Akibatnya Sosialis pun hidup dalam philosophy tanpa ada kemampuan menjadikan komunitas berbuat untuk kemajuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dua paham ini, kapitalisme dan sosialime adalah bagian dari syariat islam. Satu sama lain tidak boleh dipisahkan sebagaimana fitrah manusia untuk menjadi khalifah dimuka bumi. Kapitalisme diperlukan untuk berbuat namun sosialime sangat perlu untuk menciptakan keseimbangan. Sebuah perpaduan antara akal, nafsu dan nurani. Namun nafsu haruslah ditempatkan sebagai lascar , akal sebagai raja dan nurani menjadi hakim agung. Dengan demikian keseimbangan terbangun dan kemakmuran tercapai. Hal inilah yang menjadi tesis dari Keyness untuk mengkoreksi kapitalisme cara Karl Max. Dimana peran negara harus dominant menjaga arah kapitalisme agar tujuan kapitalisme untuk kemakmuran dapat tercapai. Walau kenyataannya Kapitalisme tidak pernah mencapai tujuannya bagi kemakmuran planet bumi. Begitupula dengan sosialime.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lambat namun pasti selama berhubungan dengan Dono, Caty dapat memahami tentang kehebatan Islam membawa pembaharuan dalam peradaban umat manusia. Dinasti Islam sudah membuktikan mampu bertahan dengan peradaban tinggi dan damai selama lebih 600 tahun menguasai hampir lima benua. Seharusnya ini menjadi keyakinan bagi semua penduduk bumi tentang syariat islam kalau ingin sebuah keseimbangan terbentuk. " Kalau tidak maka apapun pilihan selalu menimbulkan paradox. Percayalah !" Itu yang pernah disampaikan Dono kepadanya. Karena apa saja yang sekarang berkembang diseluruh universitas terbaik didunia barat /AS berasal dari khasanah ilmu pengetahuan Islam. Mereka memahaminya sepotong potong karena mereka tidak beriman akibatnya menimbulkan paradox. Kita umat islam haruslah lebih baik dibandingkan dengan mereka karena kita mengimani konsep kitab mulia dan hadith secara utuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sudah lebih satu bulan Catty berada di Madrid. Dia memilih tinggal di Crowne Plaza Hotel yang berada dijantung kota madrid. Tepatnya di Plaza de Espana. Keberadaannya di Madrid adalah untuk berusaha mendapatkan contact dengan ahli waris Ahamad Khalik. Sementara orang yang dia temui dibeirut bersama Dono tidak ada kabarnya lagi. Sebetulnya dua minggu lalu dia ingin segera kembali ke Lugano bila tidak ada kemajuan usahanya menemukan pihak yang dapat menuntunnya keahli waris Ahamad Khalik. Tapi , setiap pihak yang diharapkan membantu selalu menjanjikan walau akhirnya diapun harus bertemu dengan pihak lain lagi dan begitulah seterusnya. Ini benar benar melelahkan. Ada keinginannya untuk langsung ke Istanbul , terlalu beresiko. Akan sangat mencolok, apalagi ada pihak lain yang sudah megetahui langkahnya. Ingin sekali dia menghubungi Dono tapi diurungkannya. Karena alasan yang sama , yaitu menjaga keamanan setiap langkahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dering telpon dikamarnya menghentakannya dari lamunan. Ada ketakutan pada dirinya. Siapakah yang menelpon ini. Gumannya dalam hati. Bukankah tidak ada satupun orang yang tahu dia tinggal dihotel ini. Mungkinkah petugas Hotel. Catty membiarkan telp terus berdering sampai akhirnya berhenti. Dia yakin , bila orang itu berniat baik , tentu akan memberikan pesan lewat mesin penjawab. Begitupula bila petugas hotel. Akirnya dering telp berhenti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak berapa lama, tanda merah menyala diatas mesin telp. Itu tandanya ada pesan masuk. Catty segera mengangkat gagang telp untuk mendengarkan pesan. ” Kami tahu anda ada dikamar. Kami hanya ingin anda menemui kami sekarang di Hotel Lusso Infantas Madrid. Kami tahu apa yang sedang anda kerjakan di sini. Diloby sudah ada seseorang yang akan menjemput anda.” Ada keraguan untuk mengikuti pesan ini. Nalurinya menyiratkan tidak ada salahnya untuk menemui sepanjang pertemuan itu dilakukan ditempat terbuka. Memang disekitar hotel itu banyak terdapat restoran, bar. Hotel ini tidak begitu jauh dari financial center Madrid. Jadi bukan tempat yang tepat untuk membuat keributan apalagi untuk menghabisi nyawa orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lift terbuka. Catty menebarkan pandangan keseluruh ruang yang ada diloby. Seseorang pria muda datang menghampirinya. Pria ini sebetulnya gagah namun terkesan sangat kaku dan formal. Hingga tidak ada lagi yang membuat dia tertarik kecuali keraguan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anda Catty ” Sapa pria itu ketika berada dihadapan Catty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mari ikut saya. ” Pria itu berjalan didepan. Ini membuat hati Cattyn nyaman. Tepat didepan loby hotel, mobil limosine sudah menanti. Pria itu dengan sangat sopan membukakan pintu untuknya. Catty masuk dengan sedikit ragu. Keyakinan dan ketenangan dapat dirasakannya ketika pria itu tersenyum. Itu sudah cukup bagi Catty walau dalam perjalanan tidak ada sapa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kendaraan limo berhenti tepat didepan loby Hotel Lusso Infantas Madrid. Pria itu dengan sigap membukakan pintu untuk Catty ” Anda ditunggu di lantai 4. ” Catty mengangguk sambil melempar senyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dilantai 4 , Didepan corridor lift sudah ada dua orang pria. Semua berusia tidak lebih empat puluh. Mereka adalah pengawal profesional. Salah satu dari kedua pria itu mendekat kearah Catty. ” Mari saya antar anda bertemu dengan pimpinan kami ” kata pria itu dengan ramah. . Didalam suatu ruangan yang cukup luas. Nampak seorang pria setengah tua. Berkepala agak botak. Duduk didepan meja besar. Nampak sedang berbicara lewat telp dalam bahasa arab. Pria itu langsung melambaikan tangan kearah pria yang mengantarnya . Petugas itu keluar dan meninggalkan Catty seorang diri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maaf ” Seru pria itu sambil berdiri setelah menyelesaikan pembicaraanya lewat telp. ” Kenalkan , nama saya Abdul. ” Kata pria berkepala botak itu mengulurkan tangan. Catty menerima jabat tangan itu dengan cepat. ” Tentu anda Catty, kan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Betul. ” Catty agak terkejut. Pria ini menebak namanya dengan tepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah anda ingin minum sesuatu ? ” Pria itu mencoba menawarkan keramahan kepada Catty. Tentu tujuannya agar Catty tetap tenang dan menyadari bahwa dihadapannya bukanlah sesuatu yang ditakuti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih, Tidak usah. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ok. Silahkan duduk. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” OK” Pria itu menatap Catty sekilas ” Kami tahu bahwa anda sedang berusaha mencari ahli waris Ahamad Khalik ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty terkejut namun tetap tenang dan berusaha tidak menimbulkan reaksi apapun .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Untuk anda ketahui, keluarga Ahamad Khalik semua sudah tidak anda. Delapan belas tahun lalu , satu keluarga terbunuh hingga mata rantai keluarga ini punah. Sampai hari ini polisi tidak mengetahui siapa dibalik pembunuhan keji itu. ” Kata pria itu. ” Tapi , kami tahu apa yang ada inginkan.? “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty tidak bisa terlalu lama berpikir. Dihadapannya ada seorang pria yang hidup dikelilingi banyak pengawal. Tidak ada lagi yang harus ditutupi karena semua tentangnya sudah diketahui oleh pria ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah. Apa yang anda punya ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sesuatu yang sangat berharga. Sesuatu yang membuka jalan anda menuju ketimur.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa ??” Ini mengingatkannya tentang dokumen yang ada ditangan Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya. ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bagaimana anda mengetahui bahwa dokumen ini sangat penting ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’Bulan lalu kami mendapatkan dokumen ini dari seseorang, yang katanya mendapatkan dokumen ini dari seorang ex KGB. Mereka menjual dokumen ini kepada kami. Saya pikir bukanlah investasi yang buruk bila melihat tulisan yang ada dalam dokumen tersebut.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ex KGB ”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Tapi dia sudah meninggal karena terjatuh dari lantai 20 hotel di Beirut. Bunuh diri, mungkin.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kapan ”?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bulan lalu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty tersentak. Baru dia sadari bahwa perburuan asset ini beresiko besar.. Rencana bertemu di Hong Kong dengan pria ex KGB itu tidak akan pernah menjadi kenyataan. Catty menyandarkan tubuhnya kekorsi dan menatap ujung sepatunya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria didepannya menyeringai..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang anda inginkan ? ” kata Catty&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang anda punya ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saat ini tidak ada ” Catty mengangkat bahu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” saya mengerti. ” Kemudian terdiam sejenak. ” Baiklah. Saya tawarkan kerjasama diantara kita. Apakah anda bersedia ” ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak mengerti apa yang anda harapkan dari saya. Kalau ini menyangkut uang maka anda salah mengerti tentang saya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kami tidak butuh uang dari anda. Kami hanya butuh anda menuntun kami untuk bersama sama membuka tabir dibalik dokumen ini. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty berpikir keras menghadapi situasi ini. Tidak ada salahnya untuk bekerja sama dengan orang ini. Setidaknya dia akan memperoleh informasi berharga dari orang ini. ” Saya tidak yakin bisa membantu anda ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kami yakin. Anda bisa ! ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu berdiri dan berjalan kearah dinding dimana terletak sebuah lukisan besar. Lukisan yang bercerita tentang Salahuddin dalam perang Yarmuk. Dibalik lukisan itu nampak lemari penyimpanan surat berharga. Setelah membuka konci kombinasi yang terdapat pada lemari itu, pria itu mengambil selembar dokumen yang nampak usang. Kemudian menyerahkan kepada Catty ” Tolong anda lihat dokumen ini ” Katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beberapa saat Catty memperhatikan lembar dokumen bertuliskan arab.. Abdul dengan sabar menanti reaksi Catty. Informasi yang sulit dipahami. Dari sekian tulisan yang ada, hanya satu yang kalimat yang dimengerti oleh Catty yaitu Danau Angsa tempat dinasty Zou berkuasa. Dia tidak melihat dokumen legal asset yang berkaitan dengan Bullion account, Hilton Memorial. Dimanakah dokumen tersebut. Mungkin sudah dijual oleh pria ex KGB itu keorang lain. Sebagaimana dokumen yang sekarang ada ditangan Abdul. Tapi dia tidak mempercayai bila pria ex KGB itu bermental culas atas aset ini. Mungkin Abdul yang telah menghabisi nyawa Pria Ex KGB itu. Kemudian menjual dokumen itu kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya tidak mengerti maksud dokumen ini ” Kata Catty mengerutkan kening dan menyerahkan kembali dokumen itu .Apakah ada dokumen lain ” ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Hanya itu yang saya punya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Maaf. Saya tidak mengerti. Tapi nanti akan saya coba mencari tahu. Anda akan saya hubungi segera. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Terimakasih. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Terdengar ketukan dibalik pintu. ” Ya, Silahkan masuk ” Pria yang bernama Abdul itu menatap kearah pintu dengan alis ditarik keatas..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria yang tadi menjemputnya dihotel sudah ada diambang pintu. Pria itu melangkah mendekati mereka tanpa kata kata. ” Mengapa kamu. ...”. Kalimat Abdul terhenti seketika dan matanya mendelik. Pestol berperedam dari tangan pria yang baru masuk itulah yang menyebabkan Andul tersungkur. Pria itu dengan cepat mengambil dokumen yang ada ditangan Abdul dan memasukkannya kedalam jas. Cepat sekali kejadiannya. Pria itu menghadap kearah Catty ” Anda ikut saya sekarang ! ” Terkesan dingin tanpa emosi apapun. Tangan Catty ditarik dengan kasar untuk mengikutinya keluar dari kamar. Diluar ruangan, dua pria yang tadi mengantarnya masuk , telah menjadi mayat. Pria itu terus berjalan tenang kedalam lift dan menekan tombol lantai basement Car Park . Tidak ada suara apapun yang keluar dari mulut pria ini. Namun pancaran ketenangan setelah menghabisi tiga nyawa , menyadarkan Catty bahwa pria ini adalah professional. Bukan Amatir. Dia tidak akan membunuh tanpa alasan yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pria itu menggiring Catty masuk kedalam kendaraan Van yang terparkir, mendududkannya didepan. Dari samping nampak wanita muda berjalan tenang kearah mereka. Pria itu agak terkejut sebentar dan segera bergerak mengambil sesuatu dibalik jasnya tapi geraknya terhenti ketika wanita itu melepaskan tembakan berperedam tepat mengenai jantung pria itu. Catty menyaksikan pria itu tersungkur bersimbah darah hanya berjarak setengah meter dari tempat duduknya. Wanita itu dengan cepat memeriksa kantong jas mayat pria itu dan mengambil dokumen yang tadi diambil pria itu dari Abdul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Keluar ” Sentak wanita itu sambil membuka pintu mobil. Catty tersekat dan menuruti kemauan wanita itu. Beberapa detik kemudian terdengar mobil menderu dibalik tikungan lantai parkir dan mengarah kemereka. Wanita itu membuka pintu mobil dengan cepat ketika tepat berada disamping mereka. ” masuk! ” Kata wanita itu dengan tenang. Pengendara mobil itu adalah pria berwajah kasar dan berkumis. Catty berusaha menarik nafas dalam dalam untuk mencoba menenangkan detak jantungnya agar kembali normal. Ini diperhatikan oleh wanita yang ada disampingnya ” Tugas kami melindungi anda. Tidak usah kawatir. ” Kata wanita itu dengan tenang. ” Sebaiknya anda tidak usah kembali ke Hotel. Orang kami akan mengambil barang barang anda dihotel dan mengatur penutupan bill hotel. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kemana anda akan bawa saya ” Tanya Catty diliputi rasa takut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Airport ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Membutuhkan waktu empat puluh menit menuju airpot. Kendaraan terus melaju menuju hanggar jet pribadi. Didalam pesawat telah menanti dua orang pria tegap berkulit gelap. Diantara mereka saling bersapa seadanya ketika menggiring Catty ketempat duduk. Sepuluh menit kemudian pesawat jet pribadi itu sudah melesat membelah angkasa. ” Kemana mereka akan membawa saya” guman Cattty dalam hati. Dia tidak ingin bertanya lebih jauh. Keinginannya sekarang adalah berusaha tenang dan kalau bisa tidur. Menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Mungkin itu lebih tepat dalam situasi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dua orang pria yang ada didepannya , juga bukan pria yang bisa di ajak berbicara. Mereka professional melaksanakan tugas dan tidak peduli dengan alasan membawa Catty. Sementara wanita yang tadi baru saja menghilangkan nyawa orang ada disebelahnya. Catty melirik kesamping , Wanita itu nampak tertidur seakan tidak peduli dengan peristiwa yang barusan terjadi. Yang pasti hari ini, telah hilang lima nyawa untuk sesuatu yang belum jelas. Untuk perang yang tidak jelas. Siapakah mereka ini ? Gumannya dalah hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kita telah sampai di Bankok. “ Kata wanita itu membangunkannya dari tidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Oh Bangkok ,,?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya. “ Jawab pria yang ada didepannya dengan tersenyum. Baru kali ini dia melihat pria itu tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ditengah suasana serba hijau menyelimuti seluruh ruangan. Dono terpana melihat lingkaran cahaya yang begitu indahnya. Cahaya itu terus berputar putar secara teratur didepannya. Kemudian menerjang kearahnya. Seketika mata Dono mengedip, Ketika mata terbuka dia sudah berada disuatu tempat yang asing. Diatas pebukitan. Dibawahnya terdapat pemandangan yang begitu indah. Danau yang berair bening dan banyak terdapat angsa berenang. Bunga teratai yang tumbuh diatas permukaan danau menambah keindahan tersendiri. Dimanakah ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seorang pria tengah baya keluar dari balik rimbunan tumbuhan, berjalan kearah Dono dengan berhias senyum. Pakaiannya serba putih dan kapeyah yang juga putih. Pria ini berjanggut keperakan , dengan wajah yang sangat bersih..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dialah yang selalu menanti kedatangan anda” Suara lain terdengar dari arah belakang. Ketika Dono menoleh , nampak Darsa, Pria misterius yang pernah mengunjunginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Assalamualaikum, anakku ” Pria paruh baya berpakaian serba putih itu sudah berada didepannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Waalaikum salam ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Mari ikut bersama ku” Kata pria paruh baya itu. Dono mengikuti langkah pria itu. Dibalik rimbunan pohon itu, terdapat pemandangan yang sangat luar biasa. Gudang tempat penyimpanan harta. Rak rak penyimpanan Emas batangan serta berbagai permata tersusun rapi didalam gudang itu. “ Inilah harta itu “ Kata pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono memperhatikan satu demi satu rak rak tersebut. Disetiap rak tersebut tertulis angka angka dalam tulisan arab . Dono memperhatikan tulisan tersebut dan ternyata semua sama tulisannya. Dono mengambil pulpen disakunya dan mencatat tulisan itu ditelapak tangannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Anakku. Kamu orang kedua yang datang kemari. Dulu pernah ada juga anak muda yang datang. Semoga Tuhan melindungimu. Jangan pernah takut melawan kezoliman dimuka bumi ini. Karena Allah selalu bersama orang orang yang ikhlas berjuang menegakan kebenaran. Ikhlaslah,maka bumi beserta alam semesta akan berbaiat untuk mu. Karena kamu terlahir sebagai khalifah dimuka bumi untuk menebarkan cinta dan kasih sayang. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seketika pandangan gelap. Ketika terang kembali, pria paruh baya itu sudah menghilang dan juga gudang harta itu tidak ada lagi dihadapannya. Yang nampak adalah pria lain yang mengingatkan Dono tentang seseorang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Senang akhirnya ada anak muda yang dapat meneruskan misi saya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa anda ” ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya hanyalah manusia yang ditakdirkan melawan ketidak adilan dan kezoliman dimuka bumi. Penjajahan hak adalah kejahatan serius dari waktu kewaktu ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Penjajahan ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” ya ” jawab pria itu tegas ” Apa yang membuat Indonesia merdeka setelah 350 tahun dijajah. ? ” Dono masih belum mengerti arah pertanyaan orang tua ini. Keliatannya dia tidak butuh jawaban dari Dono ” Banyak jawaban berupa analisis dari sudut budaya dan agama tentang kemampuan Indonesia merdeka dari tangan kolonialis asing. Tapi ada orang lupa hal yang sangat mendasar , yaitu Persatuan dan kesatuan. Inilah kunci kemenangan bangsa ini melawan dan mengusir penjajah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan persatuan dan kesatuan , belanda tidak bisa menggunakan politik adu dombanya dan akhirnya harus menerima kenyataan untuk keluar dan begitupula dengan jepang. Untuk menjaga kekuatan persatuan inilah maka ruh UUD 45 sangat dominant menempatkan president sebagai pusat kekuasaan dipemerintahan dan Negara. Tujuannya untuk menjaga seluruh eksponen bangsa dalam satu barisan yang kuat agar mampu melawan segala kemungkinan bentuk impiltrasi asing yang dapat menggoyahkan barisan tersebut. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Apa yang membuat semangat persatuan begitu terjalinnya. Padahal indonesia terdiri dari berbagai etnis dan ribuan pulau. Kata Dono "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Agama dan Budaya." Jawab orang tua itu dengan cepat. " Tokoh Agama tampil mencerahkan para pemuda terpelajar melalui pendekatan budaya. Budaya yang gotong royong, senasip sepenanggungan, dikemukakan dalam tesis agama yang begitu menggugah semangat menegakkan keadilan melawan konolialisme dan segala bentuk yang berbau kolonialisme. Indoensia menjadi icon perjuangan melawan penindasan kolonialisme diseluruh dunia khususnya bagi negara asia afrika. Semangat persatuan inilah yang dijadikan target utama bagi pihak asing untuk dilunturkan agar mereka dapat dengan mudah menguasai kembali ibu pertiwi. Melalui system demokrasi , system parlementer , umat islam terpecah dalam barisan diatas semangat pluralisme. Terbukti setelah Indonesia merdeka, system ini berhasil melucuti Soekarno sebagai presiden sebagaimana nafas UUD 45 dinegeri ini. Ini hanya empat bulan setelah kemerdekaan , pada 14 Nopember 1945 indonesia memberlakukan system Perlementer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan demikian kekuasaan tunggal presiden berdasarkan UUD 45 telah dilucuti secara constitutional oleh KNIP. Sejak itulah Indonesia hidup dalam ketidak pastian dan dilanda kemiskinan parah. Tidak ada pembangunan. Kabinet gonta ganti dan krisis anggaran yang sangat parah. Keadaan ini berlangsung 14 tahun lamanya yang berakhir pada 5 juli 1959 ketika Soekarno mengeluarkan dekrit kembali kepada UUD45. Alasan Soekarno pada waktu itu adalah revolusi Indonesia telah disesatkan ke arah jalan yang salah – jalan demokrasi liberal, yang kemudian dalam era globalisasi melahirkan aliran neo-liberalisme.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tiga tahun setelah itu pada tahun 1962, Soekarno berhasil merebut Irian Barat kepangkuan Ibu Petiwi. Suatu usaha yang sangat gemilang ditangan presiden penguasa tunggal dengan membakar semangat persatuan untuk menjadikan segala kekuatan asing harus angkat kaki dari republic ini. Sejak itupula, bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan disegani bangsa bangsa lain. Jargon anti konolialisme, neo kolonialisme telah menjadikan Soerkarno disegani dan ditakuti oleh pihak barat. Apalagi ketika Soekarno mulai menjadikan China sebagai mitra melawan kekuatan barat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun pihak barat sebagai musuh utama yang tidak ingin Indonesia bersatu dan kuat maka menjadikan kelompok Islam yang merupakan komunitas terbesar di republic ini untuk menggoyang kekuasaan Soekarno. Lagi lagi agama dijadikan cara untuk membangun kesatuan menghancurkan rezim yang tak disukai .Isu Poros Jakarta – Beijing dengan komunisme sebagai anti Agama adalah alat ampuh untuk membakar semangat umat Islam untuk keluar dari barisan. Kudeta terselubungpun berhasil dilaksanakan dengan diawali dari Penumpasan G30S, melalui pengkhianatan Supersemar, mencapai titik finish pada sidang MPRS, yang mengeluarkan TAP No.XXXIII/1967, yang akhirnya melahirkan rejim Orde Baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rezim Orde Baru dengan bangganya menjadikan Pancasila sebagai alat pemersatu emosi rakyat untuk membiarkan pemerintah dengan leluasa berkolaborasi dengan pihak asing untuk merampas seluruh kekayaan alam tanpa memberikan manfaat luas bagi rakyat. Tidak ada perlawanan berarti dari rezim Soeharto terhadap pihak asing karena mekanisme bantuan luar negeri yang memberikan ruang untuk berpesta poranya para pejabat dan kroninya menikmati korupsi. Namun Soeharto masih menjadi ancaman serius bagi Asing dengan kekuasaannya yang begitu besar berdasarkan UUD 45. Inipun akhirnya Seoharto harus dijatuhkah dengan kekuatan moneter international yang membuat kekuatan ekonomi nasional yang tadinya dibanggakan sebagai macan asia menjadi loyo menghadapi kenyataan rupiah terjun bebas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Puncak keberhasilan asing untuk melemahkan persatuan dan kesatuan adalah ketika era reformasi yang bertekad bulat menjadikan bangsa ini menelan penuh demokrasi ala barat. System multipartai dan adanya Tap MPR tentang kekuasaan President dalam hubungannya dengan kekuasaan DPR telah menjadikan Presiden lemah. Kekuasaan menjadin terdistribusi secara sistematis. Akibatnya. demokrasi yang diyakini dalam era reformasi ini telah menggiring bangsa ini dalam ruang terbuka untuk diperalat oleh kekuatan globalisasi , neo kolonialisme disegala bidang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mungkinkah kita kini dapat menyadari bahwa garis politik dan ideologi Bung Karno yang anti nekolim-neoliberalisme, ajaran Pancasila dan Nasionalisme Kerakyatan kapan pun merupakan duri dalam daging pihak barat yang ingin menjadikan bansa ini kerdil. Politik persatuan lintas agama, suku, etnis , yang selalu diserukan oleh Bung Karno demi usaha dan perjuangan untuk terbentuknya masyarakat demokratik, damai, sejahtera berdasarkan Pancasila merupakan penghalang bagi tujuan kaum nekolim dan neoliberalis. “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Mengapa anda bicara tentang Soekarno “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Soekarno adalah saya dan saya adalah Soekarno dan kita semua adalah Soekarno, bila mempunyai nurani melawan ketidak adilan, bila ada keberanian melawan sebenar benarnya musuh umat manusia yang beradap. Ruh Soekarno harus melekat dalam jiwa juang kita untuk mengenal siapa sebetulnya musuh kita. Ketahuilah anakku. Walaupun Allah mengingatkan kita untuk berhati hati terhadap yahudi dan Nasrani namun kita diminta bijak untuk tidak memusuhi mereka apalagi memerangi. Kita hanya ditugaskan memerangi penyebab terjadinya ketidak adilan yang membuat orang hidup dalam kekufuran. Itulah misi kita.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Ya , memang masalahnya bangsa Indonesia tidak pernah menyadari kekuataan yang dimiliki sesungguhnya. Seharusnya jalinan erat budaya dan agama dipertahankan sebagai alat pemersatu untuk melawan segala bentuk penjajahan dari luar. Seharusnya kekuatan budaya dan agama sebagai dasar membangun kekuatan nasional disegala bidang termasuk dibidang ekonomi" Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Ya,dan pihak asing tahu betul itu. Makanya budaya gotong royong dalam kebersamaan dirusak oleh budaya Individualisme. Agama dipinggirkan dalam hiruk pikuk demokratisasi merumuskan kebijakan publik. Keadaan ini terjadi secara perlahan tapi pasti melalui cara yang systematis lewat media massa dan pendidikan disemua jenjang" Orang tua itu berlalu setelah usai berkata. Kembali kegelapan menyelimuti. Ketika dia sudah mulai memahami arah pembicaraan , orang tua itu sudah menghilang dari hadapannya. Dono berteriak memanggil orang tua itu ” Pak ..Pak...jangan pergi dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Terasa pipinya dingin. ” Bang, bangun, bangun. ” Dono tersentak. Nampak istrinya tersenyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Abang mimpi ya. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sholatlah. Udah subuh. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. ” Dono memandang sekitarnya. Memastikan bahwa dia ada ditempat tidur dan tadi sedang bermimpi. Dengan langkah berat Dono pergi kekamar mandi untuk berwudhu. Betapa terkejutnya dia ketika hendak mencuci tangan. Ini nyata !.Yang ditulisnya dalam mimpi sekarang tertera jelas ditelapak tangannya . Segera Dono keluar dari kamar mandi dan mencatat tulisan itu diatas kertas .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;****&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Robert tidak bisa menolak ketika ” Group” memanggilnya ke Washington. Padahal sebetulnya masih banyak agenda untuk diselesaikannya di Bumi pertiwi. Dia juga kesal karena sahabatnya , Amir tidak berdaya memenuhi permintaannya menghentikan langkah Dono. Padahal selama ini tidak ada satupun usulan yang disyaratkan Washington kepada Bumi pertiwi mengalami penolakan. Negeri Amir bagaikan anak angkat yang tidak pernah berani berkata ”tidak ”. Mungkin Dono adalah segelintir penduduk dinegeri Amir yang sulit dikendalikan. Tapi Washington keliatannya punya cara sendiri untuk menghentikan Dono. Dia tidak peduli lagi dengan saran Amir agar mempertimbangkan posisi Dono. Bahwa Dono bukan ancaman serius.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sore ini Robert sudah berada di Virginia , sepuluh kilometer dari Washington. Memasuki suatu gedung perkantoran berlantai 60, didepan kuridor gedung itu terdapat Plat kuning menempel ditembok , bertuliskan “ Fidelity Group “ Setelah melewati lorong disuatu basement gedung pencakar Langit, Robert mendapati pos penjagaan. Pemeriksaan standard yang harus dilaluinya. Kemudian petugas mengizinkannya masuk. Dipintu berikutnya Robert terhenti. Dia memasukkan Kartu Digital kedalam mesin pemindai identitas pribadi.Pintu terbuka setelah dia memasukkan code acess. Didalam ruangan itu terdapat orang yang sibuk bekerja. Tidak kurang 40 orang yang mengdedikasikan pekerjaannya bersama group dilantai basement ini. Setiap orang yang bekerja disini dilengkapai komputer super canggih yang terhubung langsung dengan sistem computerisasi di NSA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tugas mereka yang ada disini adalah memonitor setiap pergerakan transaksi yang dilakukan para member yang tergabung dalam Clearstream, Euroclear dan DTCC. Namun ada sekelompok kecil diruangan lain yang bertugas sangat rahasia, Keruangan inilah Robert dinantikan untuk mengadakan rapat khusus. Didalam ruangan itu sudah menanti Boss nya bersama empat orang lainnya. Dia mengenal dengan baik semua yang hadir. Wajah diantara mereka tidak ada yang cerah. Sepertinya ada sesuatu peristiwa yang membua pertemuan penting ini dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Robert ” Duduklah .” Kata Bossnya. Robert menempati korsi disamping pada meja rapat itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saudara saudara sekalian.” Boss nya langsung membuka pertemuan ini. ” Operasi kita di Madrid digagalkan oleh pihak tertentu. Kita tidak tahu siapa lawan kita ini. Yang pasti serangan ini dari kelompok yang sangat kuat. .”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apa yang terjadi ” Robert menyela pembicaran Bossnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Agent kita terbunuh di tempat parkir ketika akan membawa Catty bersama dokumen Decande Asset. . Keliatannya dia sudah ditinggu oleh seseorang ditempat parkir itu. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh, Jadi operasi ini sudah bocor sebelum dilakukan ” Robert menaikkan alisnya.” bagaimana ada pihak lain yang mampu menyadap sistem komando kita ” lanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Itulah yang membingungkan. Kita sedang melakukan audit menyeluruh terhadap system komunikasi internal kita. Ini pasti ada orang dalam yang terlibat ” Boss nya menatap satu persatu yang hadir. ” Nah kalian saya beri tugas dua hal , pertama , cari tahu siapa kelompok yang telah menggagalkan operasi kita dimadrid ?. Kedua , temukan Dono sebelum kelompok lain menemukannya. Bawa dia kemarkas kita. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Apakah begitu pentingnnya kehadirannya Dono dimarkas kita ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Upaya yang pertama tidak akan berhasil kalau yang kedua gagal. Paham, kan ? Kata Bossnya. Semua yang hadir tanpa komentar. ” Baiklah. Pertemuan sampai disini. Bergeraklah mulai hari ini. Kita berburu dengan waktu ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka semua berdiri dan berjalan keluar ruangan untuk kembali kemeja kerjanya masing masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sang Boss, datang khusus ke meja Robert ” Kamu ikut saya ” Dono melangkah mengikuti Bossnya. Mereka menuju suatu ruangan lain. Didalam ruangan ini terdapat alat computer canggih yang dirancang untuk melakukan pelacakan setiap Code. Ini kali pertama Robert melihat alat itu ” Alat ini baru dipasang dua minggu lalu. Harganya miliaran dollar. Harga tidak penting , yang penting tujuannya,. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Robert tidak mengerti mengapa Boss nya membawa dia keruangan ini. Padahal tempat ini sangat rahasia dan dikawal ketat serta dilengkapi security system yang canggih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Alat ini akan mampu memblock access setiap ada pihak yang mencoba menggunakan access codenya masuk kedalam Fed system decande asset deposit. Sehingga hegemony kita terhadap Mata uang dollar tetap eksis. Jadi ini pertarungan hidup mati bagi kelangsungan organisasi kita. ” Lanjut Boss nya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Lantas apa yang dikawatirkan lagi. Alat ini adalah sumber kekuatan tak ternilai untuk menghalangi pihak luar mengontrol deposit decade asset. ” Kata Robert.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Benar! Tapi yang kita kawatirkan , apabila mereka mengakses code ini setelah mendapat persetujuan pengadilan Internatioanl , Alat ini tidak ada gunanya bahkan apabila digunakan akan merusak integritas mata uang kita. Seluruh kelembagaan moneter kita akan kehilangan trust. Ini tidak boleh terjadi. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Artinya bila mereka mengakses code sebelum ada keputusan international ,maka semuanya selesai dan kita sebagai pemenang” kata Robert walau dia merinding mendengar penjelasan kemungkinan buruk terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian Bossnya menatapnya dengan mimik serius ”Tugasmulah sekarang untuk memastikan Dono ada dalam genggaman kita. Tim pendukung akan bergerak sesuai perintah mu ” Bossnya mengangkat telp ” Suruh Felix masuk ” Perintah Boss nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Setelah itu ” ? Tanya Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Pastikan dokumen yang ada ditangannya berpindah ketangan kita ” Kata Bosnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seseorang yang dipanggil Felix , masuk kedalam ruangan. ” Robert, kenalkan ini , Felix.” Boss memperkenalkan pria itu. Felix tanpa basa basi membawanya keluar menuju ruangan lain. Ditempat ini sudah ada seorang wanita cantik. ”Ini kenalkan , Marry. ”Marry menyalaminya. Robert baru mengetahui siapa Merry setelah mendengar penjelasan rinci tentang operasional ini. Ternyata Marry adalah pimpinan komando. Sementara Felix adalah petugas lapangan. ” Operasi ini sangat rahasia. Karena lawan kita sudah membuktikan kemampuannya melacak setiap gerakan kita. Jadi perhatikan dengan benar setiap langkah operasi ini. Sedikit saja kesalahan akan menghancurkan kita. ” Kata Merry.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tugas ini harus dilaksanakan dengan baik. Robert tidak pernah ada keberanian apapun untuk berkianat kepada group. Karena keberadaannya pada posisi formal dilembaga multilateral adalah berkat koneksi group di Gedung Besar dan diparlemen. Siapapun dia, akan menjadi terhormat apabila group mendukung. Inilah kekuasaan sejati yang membuat negara sebesar Amerika tidak berdaya. Anehnya, sebagian besar rakyat Amerika tidak menyadari ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono baru saja mendapat telp dari banknya di singapore bahwa ada kiriman uang yang masuk kerekening offshorenya. Pengirimnya adalah lembaga investasi di Hong Kong. Dono merasa lega ternyata team Chang menepati janjinya setelah lama menanti. Dono memesan ticket ke Singapore dan tidak berencana untuk menginap. Rencananya hanya ingin bertemu dengan team yang akan bertugas mengatur penyelesaian hutang Budiman di Jakarta. Cukup dua jam disingapore , dia sudah bisa kembali lagi ke Rumah. Karenanya dia tidak memerlukan pamit kepada istrinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tanpa ada pirasat apapun , Dono keluar dari Changi Airport dengan langkah ringan. Se orang wanita datang menghampirinya dan berkata ” Ikuti saya.” Dono terkejut karena dia tidak pernah mengenal wanita ini. ” anda bisa lihat depan pintu lift itu. ” kata wanita itu sambil mengarahkan wajahnya kearah lift. Ada dua orang pria tegap ” Mereka bersenjata. Ikutin saya dengan tenang. Semua akan beres. ” Lanjut wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika masuk kedalam elevator, kedua pria itu mengapit Dono dikiri dan kanan. Dono hanya diam sambil berdoa didalam hati. Semoga tidak terjadi apapa walau dia merasakan sesuatu yang buruk akan menimpanya. Ketika keluar dari lift , salah satu pria tegap itu menutup matanya dengan kain hitam kemudian kedua tangannya dilipat kebelakang dengan keras .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Dudukkan dia ditempat itu ” Terdengar suara wanita. Kemudian kain penutup matanya dibuka. Dono menatap kesekitarnya. Ruang ini tentu berada dibasement. Mereka melucuti pakaian Dono satu persatu sampai dia bugil. Di depannya ada seperangkat alat yang tidak dia mengerti. Baru kemudian dia ketahui ketika alat itu disambungkan dengan kabel ketubuhnya. Tepatnya diselangkangannya. Apa yang akan mereka lakukkan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Kami tidak punya waktu banyak. Jadi tolong anda beritahu kepada kami. Dimana dokumen itu anda simpan ” Kata wanita itu. Sementara dua pria tegap berada disamping nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono menyadari kini bahwa pihak yang dihadapinya adalah suatu kekuatan raksasa yang sangat berkepentingan dengan dokumen yang ada ditangannya. Ancama maut telah dekat. Inilah resiko yang harus dihadapinya, yang sedari awal Amir sudah memperingatkannya namun tidak pernah membayangkan akan seperti ini jadinya. Dia yakin mereka tidak akan membunuhnya sebelum mendapatkan apa yang mereka inginkan dari dia. Kecuali alat yang tersambung dengan kabel keselangkangannya akan bekerja dan memaksanya untuk bicara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono diam tanpa suara apapun. Matanya terpejam. “Apakah kamu mengerti apa yang saya katakan. ” Teriak wanita itu. Dono tetap diam. Berkali kali wanita itu berteriak tapi Dono tetap diam. Kemudian dia merasakan sakit yang teramat menyebar keseluruh tubuhnya. Berawal dari selangkangannya , terus keotaknya dan akhirnya keseluruh tubuhnya. Alat itu bekerja. Sekejab kemudian, Dono merasakan tubuhnya melayang keudara menuju satu lingkaran cahaya putih berkilau. Tubuhnya terhisab kearah lingkaran cahaya itu. Tapi tertahan oleh tangan seseorang yang mamagut dirinya dengan kuat . Orang itu adalah Darsa.. ” Belum waktunya anda kesana ” Katanya menunjuk kearah lingkaran cahaya itu ” Misi ada belum tuntas. ” Sambung Darsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono melihat dirinya sendiri terbujur dikelilingi oleh dua orang pria dan satu wanita. Mereka berusaha memberikan kejutan pada jantungnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh, tuhan. Kita terlalu menyiksa dia. Kita lupa satu hal bahwa pria ini tidak dilatih untuk menjadi agent professional. Alat ini terlalu keras untuk dia. ” Kata wanita yang tadi mengintergogasinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka sibuk memberikan pertolongan kapada jasad Dono. Disaat itulah pintu ruangan itu terbuka. Dua orang pria berkulit kuning masuk sambil melepaskan tembakan kearah dua orang pria dan wanita yang ada didalam ruangan itu. Kejadian berlangsung sangat cepat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saatnya anda kembali ketubuh anda. Ikutilah dua orang pria itu. Mereka adalah takdirmu. Jemputlah ” Kata Darsa. Seketika Dono merasakan dirinya sakit teramat sangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Nadinya masih bergerak. Dia masih bernyawa ” Kata salah satu pria itu kepada temannya. Kemudian pria itu membopong Dono keluar dari ruangan itu. Dia melihat dari balik bahu pria yang menggendongnya , jalan menyusuri lorong yang diterangi neon. Dono tidak tahu kemana mereka akan membawanya. Hanya kemudian, pria itu menurunkannya sebentar ketika sampai pada tangga besi menjulang keatas. Kedua pria itu mengikat tubuh Dono dengan seutas tali dan kemudian salah seorang menaiki tangga itu. Dono merasakan tubuhnya terangkat ketika pria yang sudah sampai diatas menariknya. Pria itu memeluk dirinya ketika sampai diatas. Kni Dono baru menyadari bahwa dia berada disamping landasan Pacu. Ternyata lorong tadi berada dibawah landasan pesawat terbang. Tidak jauh dari tempat mereka sudah menanti kedaraan. Dari dalam kendaraan keluar satu orang pria yang berlari kerahnya dan segera membopongnya. Sementara pria yang tadi menariknya keluar masih menunggu temannya sampai diatas. Kemudian nampak mereka berdua berlari menuju kendaraan. Bergerak cepat tanpa suara. Itu kesan yang nampak oleh Dono. Dia masih lemah , hanya dapat menggerakan matanya. Kendaraan melaju menuju parkir pesawat jep pribadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono dibaringkan didalam pesawat itu. Salah satu pria yang ada didalam pesawat memberikan suntikan ketubuhnya. Kemudian dia tidak ingat apapun. Ketika terjaga dia sudah berada di .suatu ruangan serba putih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dia sudah siuman. Detak jantung dan darahnya stabil. “ Terdengar suara seorang wanita berpakain serba putih berbicara lewat telp yang terdapat disisi tempat tidur Dono. Tak berapa lama seorang wanita setengah baya masuk kedalam ruangan “ Selamat datang kembali, Don “ wanita ini berusia kira kira lima puluh. Nampak masih cantik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Dimana saya sekarang “ Dono memegang kepalanya dan menatap heran kepada wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Anda ditempat yang aman. “ Jawab wanita itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh ya..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya.” Wanita itu memegang kening Dono. ” Lihatlah siapa itu yang datang ” Katanya kemudian sambil menunjuk kearah pintu ruangan yang terbuka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh, Honey. Puji tuhan, Kamu sudah siuman. ” Catty memeluk dirinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Catty...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya., Honey ..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bagaimana kamu ada disini. ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Panjang ceritanya. Istirahatlah dengan nyaman. Yang penting sekarang kamu sudah siuman. ” Catty nampak berlinang air mata. Telapak tangannya mengenggam jemari Dono.Wanita setengah baya itu menyaksikan dengan senyum ramah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono kembali tertidur setelah wanita berpakian serba putih itu menyuntiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika kembali terjaga. Dia merasakan tubuhnya segar. Sakit diselangkangan tidak lagi terasa. Dia berusaha berdiri dan berjalan kearah pintu. Langkahnya terhenti ketika melintasi satu ruangan tepat disamping kamarnya , dimana wanita berpakain putih nampak sedang asik menonton televisi ” Oh anda saudah bangun ” Kata wanita itu menghampirnya dengan senyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Saya mau bertemu dengan Catty ” Kata Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Baiklah. Saya antar ” Wanita itu berjalan disamping Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah menaiki tangga melingkar. Dono sampai disuatu ruangan seperti kamar penthouse hotel bintang lima. Catty terkejut ketika melihat kedatagannya. ’ Cepat sekali kamu sumbuh. Ternyata obatnya bekerja dengan baik ” Catty memeluk Dono.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Katakan pada ku, mengapa kamu ada disini. ” Kembali Dono bertanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Duduklah. ”:Catty menuntun Dono kesofa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Catty menceritakan peristiwa yang dialaminya di Madrid. Dono semakin sadar bahwa dia dan catty terjepit ditengah pertarungan besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Mari kita bertemu dengan Madam Lyian “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapa itu Madam Lyan ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Yang pertama kali menyapamu ketika siuman”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Oh..” Dono mengikuti langkah Catty keluar dari kamar. Mereka melewati satu lorong yang panjang dan kemudian berbelok ketika sampai diujung. Dono menyaksikan ruangan yang penuh dengan orang bekerja dan dilengkapi oleh layar monitor komputer disetiap meja. Diujung ruangan itu nampak wanita setengah baya melambaikan tangan kearah mereka. Isyarat untuk mendatanginya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;’ Don, bagaimana keadaan mu ” ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Sudah merasa lebih baik. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Bagus. ” Wanita itu tersenyum ” Anda sekarang berada ditempat kami. Disinilah kami bermarkas lebih dari 10 tahun sejak kami melancarkan operasi tandingan melawan group Fidelity. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Group Fidelity ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Ya. Group yang ingin menguasai Decade asset. Mereka tidak ingin ada pihak yang berhasil mengungkap keberadaan Asset itu. ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Siapakah mereka itu ? ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;” Tidak mudah untuk menjelaskan eksistensi mereka. Bukan saja karena sifatnya yang rahasia, tetapi tenggang waktu gerakannya yang sudah berlangsung ratusan tahun dan warna sejarahnya yang panjang menyebabkan berbagai spekulasi dan hipotesis tentang mereka.. Mereka adalah yahudi dengan paham zeonismenya. ” Madam Lyian berhenti sejenak sambil menuangkan teh kecangkir dan menyerahkannya kepada Catty dan Dono. ” Memang pada awalnya, zionisme lahir dari aspirasi kaum Yahudi untuk memenuhi panggilan "tanah yang dijanjikan" atau Ezrat Yisrail. Akan tetapi, dalam perkembangannya, zionisme menjadi sebuah ideologi imperialisme baru yang ingin "mengangkangi" dunia dengan melemahkan potensi umat beragama termasuk agama Yahudi itu sendiri. Dengan kata lain, zionis adalah Yahudi sedangkan zionisme adalah ideologi atau gerakan sekuler-materialistis berskala internasional untuk mengkafirkan umat beragama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di samping itu, keyakinan-keyakinan terhadap agama, serta berbagai kontroversi sekitar ketuhanan Yesus dan kedatangannya kembali ke dunia; menjadi suatu bahan kajian kaum zionis, yang melahirkan berbagai pemikiran pencerahan berupa mistik atau bid'ah yang bertentangan dengan konvesi di lingkungan Gereja.Gerakan zionisme berkaitan dengan sejarah kaum Yahudi itu sendiri. Suatu bangsa yang sangat unik, yang bertebaran ke berbagai sudut dunia yang dihubungkannya dengan simbol angka "13" yang bila dijumlahkan menjadi 4 , yang menunjukkan cita-cita mewujudkan kesatuan dunia serta panggilan seluruh bangsa Yahudi yang tersebar  di empat penjuru angin: utara, timur, selatan, dan barat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebagaimana kita ketahui, sejak pembuangan di Babel, 3 kaum Yahudi mulai bertebaran ke seluruh pelosok dunia. Oleh karena waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan mereka tidak lagi menjadikan bahasa Ibrani sebagai bahasa sehari-hari, melainkan mereka menggunakan bahasa Yunani atau Koine. Juga oleh sebab, Injil Perjanjian Lama diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani sekitar 200 SM. Dan pertama kali terbit di Mesir dengan nama Septuaginta 4 dan menurut hikayat alasan memberi nama Septuaginta dikarenakan disusun oleh tujuh puluh ahli bahasa yang mengarangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Betapa pun penyebaran mereka ke berbagai kelompok. Ikatan kesejarahan, emosi, dan khususnya keyakinan akan kitab sucinya serta kebanggaan pada jati dirinya sebagai bangsa pilihan tuhan telah membentuk bangsa tersebut untuk selalu menjadi pembicaraan di atas panggung sejarah peradaban manusia. Penderitaan dan kekecewaan bersatu padu dalam cinta dan harapan, sehingga melahirkan satu bangsa yang unik. Falsafah hidupnya selalu melambangkan jiwanya yang penuh dengan tantangan. Pandangan hidupnya yang bertumpu pada kekuatan, kebijaksanaan, kemanusiaan, dan cinta --dengan karakternya yang cerdik dan licik-- menyebabkan lahirnya tokoh-tokoh dunia di segala bidang. Sederetan nama, seperti Karl Marx sang tokoh komunis, Friedrich Wilhelm Nietzsche yang dikenal sebagai seorang filosof kontroversial, Albert Einstein, Steven Spielberg, dan sebagainya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dono dan catty menyimak dengan seksama setiap kata kata yang keluar dari Madam Lyan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Tentu ada yang ditokohkan oleh mereka untuk membangun gerakan ini “ Tanya Catty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“ Ya “ jawab tegas Madam Lyan “ Tokoh yang paling dikenal dikalangan mereka adalah Adam Weishaupt Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya. Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan zionis untuk mendirikan satu pemerintahan dunia  yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham. Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya group Fidelity.. Dikatakan oleh Albert G. Mackey: "Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di Universitas. Ini adalah awal rencana mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer Conspiracy serta Gereja Setan . Menurutnya, setan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Setan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota mereka bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global. Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Langkah langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, mereka harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mereka melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggota mereka yang prospektif di masa depan. Pihak yang sudah terperangkap dalam jaringan mereka, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita mereka akan dijadikannya 
